News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rumah Restorative Justice, Masalah Hukum Bisa Selesai di Balai Desa

Guna menyelesaikan masalah hukum tanpa harus sampai ke pengadilan, Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang membuka Rumah Restorative Justice di tingkat desa.
Rabu, 30 Maret 2022 - 17:55 WIB
Rumah Restorative Justice Desa Duren diharapkan jadi penyelesaian masalah hukum.
Sumber :
  • Tim tvOne - Aditya Bayu

Semarang, Jawa Tengah - Guna menyelesaikan masalah hukum tanpa harus sampai ke pengadilan, Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang membuka Rumah Restorative Justice di tingkat desa.

Sebagai yang pertama di Kabupaten Semarang, Kejaksaan Negeri Kab. Semarang membukanya di Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

" Rumah Restorative justice ini merupakan petunjuk dari pimpinan dan kami berharap penyelesaian permasalahan hukum tanpa harus sampai tahap pengadilan," ujar Husin Fahmi, Kajari Kabupaten Semarang usai melakukan lounching Rumah Restorative Justice, Rabu (30/3/2022).

"Kita ditugaskan di suatu daerah untuk membantu Pemda setempat dan pemilihan di desa Duren memang di sini terdapat keberagaman, tidak menutup kemungkinan konflik sosial," lanjutnya.

Kajari menambahkan, saat ini tingkat kerawanan kriminal di Bandungan cukup tinggi dibandingkan daerah lain di Kabupaten Semarang. Pihaknya berharap dengan adanya Rumah Restorative Justice bisa memberikan jalan dalam penyelesaian masalah hukum.

" Kita koordinasi dengan kapolsek di sini berbeda, tingkat kriminal tinggi, lebih dari polsek lain. Kita selaku penegak hukum mencoba melakukan sesuatu kembali ke jati diri bangsa, musyawarah. Sekarang sudah berubah polanya. Ini kearifan lokal yang akan kita gunakan," imbuhnya.

Kajari juga menekankan bahwa tidak semua kasus hukum bisa ditempuh melalui restorative justice, karena dibutuhkan kesepakatan antara korban dan pelaku. Selain itu ada sejumlah syarat yang dipenuhi untuk bisa dilakukan restorative justice. 

" Syaratnya antara lain terdakwa baru satu kali, kalau berulang kali tidak bisa. Kemudian motifnya apa. Sekarang masyarakat gampang emosi jadi kita akan coba musyawarahkan, dan libatkan tokoh masyarakat tokoh adat," tegasnya.

Diharapkan dengan adanya Rumah Restorative Justice akan tumbuh kesadaran masyarakat untuk semakin taat hukum.

" Jangan sampai orang tidak dihukum karena sesuatu hal. Tujuan RJ memberikan kepastian kemanfaatan dan keadilan hukum. Serta memberikan pemahaman kepada masyarakat bisa melalui konsultasi masalah hukum," tutupnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa ( Dispermades ) Edy Sukarno, menyambut baik adanya Rumah Restorative Justice di desa Duren, Bandungan.

" Ke depan Insya Allah pilot project ini bisa dikembangkan di kecamatan yang lain. Ini akan menjadi rumah penyelesaia perkara pidana ringan, bukan berat yang merugikan umum. Ini bagian kinerja pak Kajari mengembalikan filosofi masyarakat Indonesia pada era dulu. Jaman dulu balai desa digunakan untuk menyelesaikan perkara perdata dan pidana ringan," harap Edy.

Senada dengan Kajari, Edy juga menyampaikan bahwa saat ini, masyarakat gampang emosi, dan hal-hal kecil bisa menjadi masalah hukum. 

" Ini jadi keprihatinan kita semua, jati diri masyarakat kita adalah gotong royong musyawarah mufakat. Ini kesempatan emas desa duren dan masyarakat Kabupaten Semarang pada umumnya untuk jadi pelopor mengembalikan ke jati diri bangsa indonesia. Ini filosofi dasar yang semakin lama semakin bias. Kami atas nama pemda sangat apresiasi dan menyambut baik semoga bisa dikembangkan ke daerah lain," imbuhnya.

" Kejaksaan mendampingi kita semua, semakin ke depan pejabat publik tantangannya semakin berat. Dihadapkan fenomena masyarakat semakin terbuka, butuh pendampingan agar rekan rekan kades bisa amanah slamet mewujudkan masyarakat sejahtera," harapnya.

Saat ini Pemkab Semarang sedang mengolah desa-desa mereka menjadi desa Smart yang bisa mengelola kemajuan teknologi informasi secara mandiri.

" kita dorong semua pengelolaan keuangan secara non tunai, kita dorong transparansi keuangan desa secara digital. Kami juga wacanakan mekanisme reward bagi desa, akan kita upayakan lewat alokasi dana desa," tutupnya. (Aditya Bayu/Buz)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Cetak 16 Gol di Eropa dan Ngebet Gabung Timnas Indonesia, Striker Keturunan Jakarta Jadi Top Skor Klub Belanda Musim Ini

Cetak 16 Gol di Eropa dan Ngebet Gabung Timnas Indonesia, Striker Keturunan Jakarta Jadi Top Skor Klub Belanda Musim Ini

Tampil tajam dengan 16 gol, pemain keturunan Jakarta ini bisa jadi salah satu opsi dipanggil ke Timnas Indonesia. Sang striker bahkan sudah lama mengaku siap.
Danlanud Soewondo Resmi Tutup Kejurda Funakoshi Karate Antar Pelajar se-Sumut

Danlanud Soewondo Resmi Tutup Kejurda Funakoshi Karate Antar Pelajar se-Sumut

Komandan Pangkalan TNI AU Soewondo, Marsma TNI Tiopan Hutapea, secara resmi menutup Kejuaraan Daerah (Kejurda) Funakoshi Karate antar pelajar se-Sumatera Utara yang digelar di Gelanggang Olahraga (GOR) Basket Sioux, Lanud Soewondo, Medan, Minggu sore (8/2/2026).
Kepala BGN: Program MBG Investasi SDM untuk Tahun 2045

Kepala BGN: Program MBG Investasi SDM untuk Tahun 2045

Kepala BGN Dadan Hindayana mengatakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan investasi sumber daya manusia (SDM) terbesar untuk tahun 2045.
Heboh! Timnas Futsal Indonesia Disamakan dengan Arsenal Usai Gagal Juara Piala Asia 2026: Mereka Terinspirasi

Heboh! Timnas Futsal Indonesia Disamakan dengan Arsenal Usai Gagal Juara Piala Asia 2026: Mereka Terinspirasi

Timnas Futsal Indonesia jadi sorotan dunia usai gagal juara Piala Asia 2026. Akun populer TrollFootball sampai menyamakan skuad Garuda dengan Arsenal!
‎Tepis Isu Pemain Diaspora Ramai Berkarier ke Super League Demi Tampil di Piala AFF 2026, Arya Sinulingga: Terlalu Banyak Teori Konspirasi! 

‎Tepis Isu Pemain Diaspora Ramai Berkarier ke Super League Demi Tampil di Piala AFF 2026, Arya Sinulingga: Terlalu Banyak Teori Konspirasi! 

Sejumlah klub di Super League melakukan berbagai pergerakan dalam bursa transfer putaran kedua Super League 2025/2026
Megawati Hangestri Jadi Satu-satunya Pemain Lokal di 10 Besar Top Skor Proliga

Megawati Hangestri Jadi Satu-satunya Pemain Lokal di 10 Besar Top Skor Proliga

Megawati Hangestri membuktikan kualitasnya dengan menjadi satu-satunya pemain lokal yang menembus 10 besar top skor Proliga 2026, bersanding dengan pemain asing

Trending

Kabar Bahagia untuk John Herdman, 3 Bek Abroad Timnas Indonesia Unjuk Gigi di Asia dan Eropa:  Pratama Arhan Pamer Senjata

Kabar Bahagia untuk John Herdman, 3 Bek Abroad Timnas Indonesia Unjuk Gigi di Asia dan Eropa: Pratama Arhan Pamer Senjata

Kabar gembira datang untuk pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, jelang agenda internasional ke depan. Pratama Arhan, Sandy Walsh, Dean James unjuk gigi.
4 Nama Baru yang Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia Usai Pantau Duel Persija Jakarta vs Arema FC

4 Nama Baru yang Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia Usai Pantau Duel Persija Jakarta vs Arema FC

John Herdman bisa memanggil nama-nama baru ini ke Timnas Indonesia setelah memantau laga Super League antara Persija Jakarta vs Arema FC di Stadion GBK (8/2).
Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Bojonegoro, Ada Jakarta Pertamina Enduro vs Livin Mandiri

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Bojonegoro, Ada Jakarta Pertamina Enduro vs Livin Mandiri

Jadwal Proliga 2026 pekan ini akan diramaikan dengan sejumlah laga seru termasuk big match antara Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Livin Mandiri di Seri Bojonegoro.
Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Jay Idzes Babak Belur, Dean James Menghilang

Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Jay Idzes Babak Belur, Dean James Menghilang

Para pemain Timnas Indonesia kembali beraksi di mancanegara pada akhir pekan kemarin. Jay Idzes menerima hantaman bertubi-tubi saat Sassuolo berhadapan dengan Inter Milan.
Tiga Pelaku Penyiram Air Keras ke Pelajar di Cempaka Putih Tidak Saling Kenal, Alasannya Takut Diserang Duluan

Tiga Pelaku Penyiram Air Keras ke Pelajar di Cempaka Putih Tidak Saling Kenal, Alasannya Takut Diserang Duluan

Tiga pelajar pelaku penyiraman air keras ke pelajar lainnya di Cempaka Putih, Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat ternyata tidak saling mengenal. 
Siapa Diva Siregar? Model yang Kecelakaan di Tol Jagorawi sampai Mobil Ringsek

Siapa Diva Siregar? Model yang Kecelakaan di Tol Jagorawi sampai Mobil Ringsek

Berikut profil sosok Diva Siregar, model sekaligus aktris sinetron Takdir Cinta yang Kupilih mengalami kecelakaan di ruas Tol Jagorawi Km 24, Sabtu (7/2/2026).
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 Februari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 Februari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces, membahas peluang rezeki, kondisi finansial, dan angka hoki harian.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT