News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Naikkan Pajak, Bupati Sragen Bebaskan PBB hingga Denda bagi Warganya

Ramai kenaikan pajak bumi bangunan (PBB) di Kabupaten Pati, Bupati Sragen Sigit Pamungkas justru membebaskan PBB bagi empat kategori warga.
Jumat, 15 Agustus 2025 - 12:32 WIB
Bupati Sragen, Sigit Pamungkas.
Sumber :
  • Tim tvOne - Mahfira Putri

Sragen, tvOnenews.com - Ramai kenaikan pajak bumi bangunan (PBB) di Kabupaten Pati, Bupati Sragen Sigit Pamungkas justru membebaskan PBB bagi empat kategori warga.

Empat kategori warga, itu yakni warga miskin, penyandang disabilitas, veteran atau pejuang dan guru berpenghasilan rendah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ya kami membebaskan pajak bumi dan bangunan untuk empat kelompok masyarakat. Penyandang Disabilitas, masyarakat tidak mampu, veteran atau pejuang dan guru berpenghasilan rendah," kata Sigit, Jumat (15/8/2025).

Kebijakan pembebasan PBB bagi empat golongan ini telah diberlakukan sejak April 2025 hingga akhir periode jabatannya sebagai Bupati Sragen atau lima tahun ke depan.

Selain membebaskan PBB, Pemerintah Kabupaten juga membebaskan denda bagi para penunggak pajak yang mau melunasi PBB. 

Pembebasan denda itu berlaku selama sebulan terhitung mulai 17 Agustus-17 September 2025. Sementara sepanjang 2024 lalu, tunggakan PBB di Sragen mencapai Rp 3,5 miliar.

"Jadi bagi warga yang menunggak PBB dan hendak melunasinya mendapatkan keringanan, dengan [kami] menggratiskan denda. Jadi cukup membayar pokoknya," tambahnya.

Sigit mengatakan kebijakan ini berlaku dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Selain itu, pemberian insentif fiskal ini juga dalam rangka untuk meringankan beban perekonomian masyarakat. 

Ia menjelaskan pemberian Insentif Fiskal berupa bebas denda PBB ini merupakan wujud nyata keperpihakan Pemkab Sragen kepada Masyarakat Sragen.

Sigit menyampaikan dua kebijakan PBB tersebut tidak mengurangi potensi pendapatan asli daerah (PAD) yang signifikan. D

Penggratisan denda itu, kata dia sebenarnya memastikan pendapatan PBB yang mestinya diterima Pemkab.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sedangkan untuk kebijakan bebas PBB bagi empat kategori warga itu memang sedikit banyak mengurangi PAD tetapi bisa dicarikan dari sumber PAD lainnya.

"Kebijakan PBB Sragen ini tidak ada kaitannya dengan Pati karena kebijakan PBB ini sudah diambil lebih awal sebelum Pati,"jelas dia. (uti/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Penabrak Anak 15 Tahun di Mampang Prapatan Diduga Pakai Tembakau Sintetis, Polisi: Hasilnya Negatif!

Penabrak Anak 15 Tahun di Mampang Prapatan Diduga Pakai Tembakau Sintetis, Polisi: Hasilnya Negatif!

Sebab, Joko menyebutkan, pihaknya juga telah melakukan pemeriksaan urine terhadap pengendara mobil yang menabrak anak tersebut. Namun didapati hasilnya negatif.
Harga Cabai Merah dan Rawit di Aceh Barat Naik Drastis jadi Rp 85 Ribu per Kilogram

Harga Cabai Merah dan Rawit di Aceh Barat Naik Drastis jadi Rp 85 Ribu per Kilogram

Harga cabai merah dan cabai rawit yang dijual pedagang di Kompleks Pasar Induk Bina Usaha Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat mengalami kenaikan harga jual di kisara
Survey 2 Tahun Kabinet Merah Putih: Menteri Perempuan Paling Menonjol Jatuh pada Meutya Hafid

Survey 2 Tahun Kabinet Merah Putih: Menteri Perempuan Paling Menonjol Jatuh pada Meutya Hafid

Salah satu nama yang menonjol dalam pemetaan Indopol Survey adalah Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid.
7 Fakta Terbaru Kasus Anak Difabel Dibully hingga Tewas di Surabaya, Bocah yang Diduga Terlibat Masih Beraktivitas

7 Fakta Terbaru Kasus Anak Difabel Dibully hingga Tewas di Surabaya, Bocah yang Diduga Terlibat Masih Beraktivitas

Kasus kematian Zulkarnain, anak difabel berusia 10 tahun di Surabaya, menyita perhatian publik.Simak fakta-fakta terbaru yang terungkap.
Info Demo Besok di Istana Negara, Polda Metro Siapkan Skema Rekayasa Lalu Lintas

Info Demo Besok di Istana Negara, Polda Metro Siapkan Skema Rekayasa Lalu Lintas

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Firman Darmansyah menerangkan, penerapan rekayasa lalu lintas ini masih bersifat situasional melihat kondisi di lapangan.
Kasus Oknum TNI Hajar Kepsek di Lamongan Naik ke Penyidikan, Kodim 0812: Kami Tak Benarkan Aksi Kekerasan

Kasus Oknum TNI Hajar Kepsek di Lamongan Naik ke Penyidikan, Kodim 0812: Kami Tak Benarkan Aksi Kekerasan

Kodim 0812/Lamongan secara resmi menyerahkan penanganan kasus dugaan penganiayaan terhadap Kepala Sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI) Meluntur, berinisial MM, kepada Sub Satuan Polisi Militer (Subdenpom) V/2-3 Lamongan

Trending

Dikenal Sosok Periang, Korban Tabrakan Maut di Mampang Diantar Ratusan Pelayat Menuju Pemakaman

Dikenal Sosok Periang, Korban Tabrakan Maut di Mampang Diantar Ratusan Pelayat Menuju Pemakaman

Remaja 15 tahun korban meninggal dunia dalam insiden tabrakan maut mobil pajero di Mampang Prapatan, Minggu (18/10/2026) diantar ratusan pelayat ke pemakaman.
Update Ranking BWF usai Denmark Open 2026: Jonatan Christie Terjun Bebas, Dua Ganda Putri Kompak Tembus 10 Besar

Update Ranking BWF usai Denmark Open 2026: Jonatan Christie Terjun Bebas, Dua Ganda Putri Kompak Tembus 10 Besar

Update ranking BWF usai Denmark Open 2026. Sejumlah posisi pebulu tangkis Indonesia melesat, namun ada beberapa andalan tanah air yang turun peringkat seperti Jonatan Christie.
Mengenal Pastor Patricio Alfredo Sanchez Molinari yang Meninggal usai Tertimpa Salib saat Pimpin Misa di Guayaquil, Ekuador

Mengenal Pastor Patricio Alfredo Sanchez Molinari yang Meninggal usai Tertimpa Salib saat Pimpin Misa di Guayaquil, Ekuador

Mengenal Pastor Patricio Alfredo Sanchez Molinari yang meninggal dunia usai tertimpa salib saat pimpin Misa di Guayaquil, Ekuador.
Diduga Anak Purnawirawan TNI, Siapa Sosok Penabrak Remaja 15 Tahun di Mampang Prapatan hingga Tewas?

Diduga Anak Purnawirawan TNI, Siapa Sosok Penabrak Remaja 15 Tahun di Mampang Prapatan hingga Tewas?

Hal yang tak kalah menarik perhatian adalah sosok terduga tersangka dalam insiden mengerikan tersebut. Diketahui, bahwa terduga pelaku baru berusia 26 tahun.
Keluarga Korban Minta Kapolri Turun Tangan Usut Tuntas Kasus Penembakan Bharatu Valdo oleh Juniornya

Keluarga Korban Minta Kapolri Turun Tangan Usut Tuntas Kasus Penembakan Bharatu Valdo oleh Juniornya

Kematian tragis anggota Ditpoludara, Bharatu Valdo, di Mako Polairud Tangerang Selatan oleh diduga juniornya, menyisakan tanda tanya besar bagi pihak keluarga. 
Rival Megawati Hangestri Sabet MVP, GS Caltex Akhiri Penantian 3 Tahun di KOVO Cup 2026

Rival Megawati Hangestri Sabet MVP, GS Caltex Akhiri Penantian 3 Tahun di KOVO Cup 2026

GS Caltex berhasil merebut gelar juara KOVO Cup 2026 setelah mengalahkan Korea Expressway Hi-Pass dalam pertarungan lima set. Rival Megawati Hangestri raih MVP.
Bisnis Terus Berkembang, Mengapa Sistem yang Digunakan Harus Ikut Berubah?

Bisnis Terus Berkembang, Mengapa Sistem yang Digunakan Harus Ikut Berubah?

Bisnis yang terus berkembang membutuhkan sistem operasional yang adaptif. Kenali tanda sistem perlu diperbarui melalui integrasi data, ERP, dashboard, dan otomasi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT