News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bocah 7 Tahun di Sukoharjo Meninggal Dunia Usai Dianiaya 2 Sepupunya

Dua pelaku penganiayaan yang menyebabkan tewasnya bocah UF (7), warga Dukuh Blateran, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, dibekuk aparat Polres Sukoharjo.  
Kamis, 14 April 2022 - 16:58 WIB
Tersangka F saat dihadirkan dalam jumpa pers di Polsek Kartasura Sukoharjo, Rabu (13/04/22).
Sumber :
  • Tim tvOne - Efendi Rois

Sukoharjo, Jawa Tengah – Dua pelaku penganiayaan bocah inisial UF (7) warga Dukuh Blateran RT 01/02, Desa Ngabeyan, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, dibekuk aparat Satreskrim Polres Sukoharjo. 

Mereka adalah G (24) dan adiknya F (18) yang merupakan kakak sepupu korban. Keduanya ditangkap di rumahnya tanpa perlawanan sehari setelah korban meninggal di rumah sakit. Dari pemeriksaan petugas, kedua pelaku terbukti telah melakukan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dari keterangan saksi dan  bukti-bukti, penyidik menetapkan pelaku F dan G sebagai tersangka,"  terang Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setiyawan, Rabu (13/04/22). 

Menurut Kapolres, penyebab korban meninggal karena diduga adanya benturan keras dikepala belakang korban.

"Pemicu yang menyebabkan korban meninggal dunia dilakukan oleh tersangka F pada 12 April 2022, dimana pelaku menendang dua kaki korban dari belakang sehingga korban terjatuh dan kepala bagian belakang membentur lantai,” imbuh Kapolres. 

Kepada penyidik, pelaku mengaku menendang dua kaki korban karena korban telah mengambil uang warung sebesar Rp30 ribu. 

“Ketika mendengar bunyi benturan, istri dari G sempat menghampiri dan menolong korban dengan memberikan obat dan makan nasi dan setelah itu korban tidur di kamar lantai 2,” sambung Kapolres.

Pada pukul 16.00 WIB, istri pelaku terkejut saat mengecek keadaan korban melihat korban dalam kondisi mata melotot dan tidak berkedip.

Mengetahui hal itu, saksi kemudian memberitahu saksi Muhammad Shuhaib dan juga pelaku F dan kemudian membawanya ke RS PKU Muhammadiyah Kartasura. Namun nyawa takdir berkata lain, nyawa korban tak tertolong, korban meninggal dunia. 

“Mendapat laporan warga, polisi langsung bergerak dan menangkap F di rumahnya. Dari pengembangan petugas juga menangkao pelaku G, karena diketahui dalam beberapa bulan terakhir juga sering menganiaya korban,” lanjut Kapolres.

Dalam melakukan penganiayaan, kedua pelaku melakukannya selain dengan tangan kosong juga menggunakan alat berupa seblak kasur dari rotan, tongkat bambu, gagang pel, dan lainnya. Bahkan, pelaku G juga sering mengikat tangan dan kaki korban menggunakan tali rafia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akibat perbuatannya, tersangka diancaman hukuman yang berbeda. Untuk G dijerat dengan pasal 80 ayat (1) Jo Pasal 76 C UU No 17 tahun 2016 tentang Penetapan PP pengganti UU No 1 tahun 2002 tentang perubahan kedua atas UU No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi UU dan atau Pasal 351 ayat (1) KUH Pidana dengan ancaman hukuman penjara maksimal tiga tahun enam bulan dan denda maksimal Rp72 juta.

“Untuk tersangka F melanggar Pasal 80 ayat (3) Jo Pasal 76 C UU No 17 tahun 2016 tentang Penetapan PP pengganti UU No 1 tahun 2002 tentang perubahan kedua atas UU No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi UU dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun dan/atau denda paling banyak Rp3 miliar,” jelas Kapolres. (Ers/Buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kemenperin Turun Tangan Usai Insiden Gas di Karawang, Ini Fokus Pemeriksaannya

Kemenperin Turun Tangan Usai Insiden Gas di Karawang, Ini Fokus Pemeriksaannya

Insiden pelepasan gas di PT Pindo Deli Karawang menyebabkan sejumlah warga mengalami gangguan kesehatan. Kemenperin menyiapkan inspeksi untuk mengevaluasi
Wali Kota di Kanada Berdarah Indonesia Alvin Tedjo Ingin Jajaki Sister City dengan Bekasi? Ini Respons Walkot Tri Adhianto

Wali Kota di Kanada Berdarah Indonesia Alvin Tedjo Ingin Jajaki Sister City dengan Bekasi? Ini Respons Walkot Tri Adhianto

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, merespons sinyal ketertarikan Wali Kota Mississauga, Kanada, Alvin Tedjo, untuk membangun sister city dengan kota di Indonesia. 
Operasi Patuh 2026 di Jakarta: Cek Titik Razia, 7 Pelanggaran yang Berpotensi Mengganggu Keselamatan Berkendara

Operasi Patuh 2026 di Jakarta: Cek Titik Razia, 7 Pelanggaran yang Berpotensi Mengganggu Keselamatan Berkendara

Operasi Patuh Jaya 2026 berlangsung hingga 8 November. Simak titik pengawasan di Jakarta, jenis pelanggaran yang disasar, dan hal yang perlu diperhatikan pengendara
Kowani Kantongi SK Menkum, Pertegas Komitmen pada Isu Perempuan dan Anak

Kowani Kantongi SK Menkum, Pertegas Komitmen pada Isu Perempuan dan Anak

Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) kini memiliki payung hukum yang lebih solid pasca diterbitkannya Keputusan Menteri Hukum RI Nomor AHU-00001993.AH.01.08.Tahun 2026 pada 29 Oktober 2026. 
Imigrasi Sumut Sapu Bersih Penghargaan di Bimtek PIMPASA 2026, dari Kanwil hingga Pimpasa Terbaik Nasional

Imigrasi Sumut Sapu Bersih Penghargaan di Bimtek PIMPASA 2026, dari Kanwil hingga Pimpasa Terbaik Nasional

Dari ratusan desa binaan di Sumatera Utara, lahir deretan prestasi yang kini diakui secara nasional. Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara
WOW, Harga MacBook Pro Tembus Rp254 Juta, Kenapa Laptop Apple Bisa Semahal Mobil?

WOW, Harga MacBook Pro Tembus Rp254 Juta, Kenapa Laptop Apple Bisa Semahal Mobil?

Harga MacBook Pro terbaru mencapai Rp254 juta. Apa yang membuat laptop Apple ini begitu mahal? Simak teknologi layar sentuh, chip M5 Max, RAM 128 GB

Trending

Operasi Patuh 2026 di Jakarta: Cek Titik Razia, 7 Pelanggaran yang Berpotensi Mengganggu Keselamatan Berkendara

Operasi Patuh 2026 di Jakarta: Cek Titik Razia, 7 Pelanggaran yang Berpotensi Mengganggu Keselamatan Berkendara

Operasi Patuh Jaya 2026 berlangsung hingga 8 November. Simak titik pengawasan di Jakarta, jenis pelanggaran yang disasar, dan hal yang perlu diperhatikan pengendara
Kemenperin Turun Tangan Usai Insiden Gas di Karawang, Ini Fokus Pemeriksaannya

Kemenperin Turun Tangan Usai Insiden Gas di Karawang, Ini Fokus Pemeriksaannya

Insiden pelepasan gas di PT Pindo Deli Karawang menyebabkan sejumlah warga mengalami gangguan kesehatan. Kemenperin menyiapkan inspeksi untuk mengevaluasi
Wali Kota di Kanada Berdarah Indonesia Alvin Tedjo Ingin Jajaki Sister City dengan Bekasi? Ini Respons Walkot Tri Adhianto

Wali Kota di Kanada Berdarah Indonesia Alvin Tedjo Ingin Jajaki Sister City dengan Bekasi? Ini Respons Walkot Tri Adhianto

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, merespons sinyal ketertarikan Wali Kota Mississauga, Kanada, Alvin Tedjo, untuk membangun sister city dengan kota di Indonesia. 
Terminal Ferry Internasional Dumai Jadi Jalur Penyelundupan Sabu, 5,3 Kg Barang Haram Digagalkan

Terminal Ferry Internasional Dumai Jadi Jalur Penyelundupan Sabu, 5,3 Kg Barang Haram Digagalkan

Berawal dari informasi intelijen BNNK Dumai, petugas Bea Cukai berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 5.367 gram atau sekitar 5,3 kilo
16 Saksi Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Diperiksa Mulai dari Pihak Hotel hingga Tetangga, Sosok Ini Paling Banyak Sampaikan Informasi

16 Saksi Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Diperiksa Mulai dari Pihak Hotel hingga Tetangga, Sosok Ini Paling Banyak Sampaikan Informasi

Kepala Subdirektorat III Kekahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Timur Ajun Komisaris Besar Polisi Arbaridi Jumhur mengatakan 16 saksi kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun diperiksa. Dari keterangan istri sah DBM, sambung dia, pihak kepolisian mendapatkan banyak informasi.
Mengenal Heyzer Harsono, Komisaris Utama Samator sekaligus Sekjen PBVSI

Mengenal Heyzer Harsono, Komisaris Utama Samator sekaligus Sekjen PBVSI

Mengenal Heyzer Harsono, Komisaris Utama Samator sekaligus Sekjen PBVSI. Simak profil, pendidikan, perjalanan karier, dan kiprahnya di dunia voli.
Hampir Jadi Reijnders Bersaudara Jilid 2, Dua Pemain Keturunan Ini Berpeluang Satu Tim Bela Timnas Indonesia

Hampir Jadi Reijnders Bersaudara Jilid 2, Dua Pemain Keturunan Ini Berpeluang Satu Tim Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia berpeluang memiliki pasangan kakak-adik yang sama-sama memperkuat skuad Garuda. Dua pemain keturunan ini berpotensi jadi andalan Merah-Putih.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT