News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polda Jateng Tegaskan Kematian Mahasiswa Unnes Iko Juliant karena Kecelakaan Lalu Lintas

Polda Jawa Tengah memberikan klarifikasi terkait kematian Iko Juliant Junior, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang (Unnes) saat ramai demonstrasi di Jawa Tengah. Kepolisian menegaskan, Iko memang meninggal karena kecelakaan.
Rabu, 3 September 2025 - 12:51 WIB
Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, Selasa (02/09/2025)
Sumber :
  • Tim tvOne - Didiet Cordiaz
Semarang, tvOnenews.com - Polda Jawa Tengah memberikan klarifikasi terkait kematian Iko Juliant Junior, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang (Unnes) saat ramai demonstrasi di Jawa Tengah. Kepolisian menegaskan, Iko memang meninggal karena kecelakaan.
Sebelumnya, melalui Pusat Bantuan Hukum (PBH) Ikatan Alumni Fakultas Hukum (FH) Unnes keluarga menilai kematian Iko penuh dengan kejanggalan. Antara lain, ada luka sobek di bibir Iko dan luka lebam di mata dan Iko yang diantar dalam kondisi kritis oleh kendaraan Brimob ke RSUP Dr Kariadi Semarang sebelum meninggal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Artanto mengatakan, Iko mengalami kecelakaan di Jalan Veteran pada Minggu 31 Agustus 2025 pukul 03.05 WIB. Saat itu, Iko yang berboncengan dengan rekannya Ilham melaju dari arah barat menuju timur dan menabrak motor lain yang juga berboncengan, dari belakang.

"Akibat tabrakan kecepatan tinggi dari arah belakang mengakibatkan keempat pengendara itu terpelanting ke depan jatuh ke bawah dan berakibat luka berat dan ringan," ujar Artanto kepada wartawan, Selasa (02/09/2025).

Peristiwa itu ternyata disaksikan oleh anggota Brimob yang sedang melakukan pengamanan di Jalan Veteran. Artanto menyebut, Iko dan 3 orang yang terlibat kecelakaan itu dibawa ke RSUP dr Kariadi oleh Brimob.

"Itu yang bawa Brimob. Dia ada di lokasi kan sedang pengamanan semua. Waktu itu dibawa ke RS pakai mobil dinas Brimob. Kita nggak mikir apapun segera kirim ke RS Kariadi dari jam 03.05 sampai di sana 03.10 WIB, keempatnya dibawa semua," jelas dia.

Artanto juga menjelaskan, terkait perbedaan keterangan lokasi kejadian kecelakaan. Awalnya keluarga menerima lokasi kecelakaan ada di Jalan Dr Cipto, namun kemudian berubah di Jalan Veteran. Lokasi kecelakaan di Jalan Dr Cipto juga sudah dibenarkan oleh Satuan Polisi Lalu Lintas Polrestabes Semarang.

"Namanya kejadian peristiwa yang mendadak singkat, yang membawa belum tentu tau itu jalan apa. Ini perlu kita cek faktanya dan kita kumpulkan cctv di jalan dan saksi dimintai keterangan," imbuh Artanto.

Ditanya mengapa keluarga Iko baru mendapat kabar pada pukul 11.00 WIB, menurut dia, itu dinamika di lapangan. Kemudian, untuk motor korban yang awalnya masih ditahan di Polda Jateng sudah diserahkan di Polrestabes Semarang untuk penyelidikan.

"Itu dinamika di lapangan ya. Namanya orang buru buru kecelakaan, panik, tunggu perkembangan," ungkap Artanto

Sementara untuk luka lebam yang didapat oleh Iko, Artanto menyatakan akan menunggu hasil visum. Namun untuk potensi ekshumasi, Artanto akan menunggu perkembangan.

"Kita minta hasil visum. Kita kumpulkan fakta di lapangan," tegas Artanto.

Meski begitu, kasus kecelakaan ini masih dalam penyelidikan. Ia menegaskan, Polda Jateng berkomitmen akan transparan dalam melakukan penyelidikan perkara ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tentu semua yg berkaitan akan dilakukan pemeriksaan. Penyelidikan dan penyidikan Satlantas dapat asistensi khusus Polda Jateng dan kita akan transparan. Kita komunikasi dengan pihak keluarga kita berduka. Monggo (kalau mau laporan) kami sudah ambil langkah penyelidikan," kata Artanto. (dcz/buz)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Di Depan FIFA, Thom Haye Bicara Duel Panas Timnas Indonesia Vs Malaysia

Di Depan FIFA, Thom Haye Bicara Duel Panas Timnas Indonesia Vs Malaysia

Di depan FIFA, Thom Haye menyebut langkah Timnas Indonesia untuk mengalahkan Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026 tidak berjalan mudah. Laga melawan Malaysia jadi fokus berikutnya.
Sambil Berlinang Air Mata, Asri Welas Kenang Sosok Guruh Soekarnoputra

Sambil Berlinang Air Mata, Asri Welas Kenang Sosok Guruh Soekarnoputra

Asri Welas mengenang Guruh Soekarnoputra yang meninggal dunia. Selama 11 tahun belajar seni, ia menyimpan banyak ilmu dan pesan dari sang maestro.
Gus Ipul Minta Buktikan Aliran Dana Rp480 Miliar di Muktamar NU, Siap Layangkan Somasi

Gus Ipul Minta Buktikan Aliran Dana Rp480 Miliar di Muktamar NU, Siap Layangkan Somasi

Gus Ipul kembali menegaskan somasi bukan langkah akhir. Namun, jika tidak ada klarifikasi atau dinilai tidak sesuai fakta, PBNU akan meneruskan perkara ke proses hukum.
Pengakuan Jokowi soal Lawan Politik PSI: Banyak yang Ketakutan

Pengakuan Jokowi soal Lawan Politik PSI: Banyak yang Ketakutan

Ketua Dewan Pertimbangan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Joko Widodo mengakui bahwa PSI mulai mendapat perhatian dari pihak lain walapun masih tergolong baru
Lewati Babak Kualifikasi di Peringkat ke-4, Basral Graito Melaju ke Final Skateboard Street Putra Asian Games 2026

Lewati Babak Kualifikasi di Peringkat ke-4, Basral Graito Melaju ke Final Skateboard Street Putra Asian Games 2026

Wakil Indonesia di cabang olahraga Skateboard nomor Street Putra Asian Games 2026, Basral Graito, sukses mengunci satu tempat di babak final.
Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Thailand Bantai Pakistan 4-0, Teerasak Poeiphimai Menggila di Laga Perdana

Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Thailand Bantai Pakistan 4-0, Teerasak Poeiphimai Menggila di Laga Perdana

Thailand mengawali FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan 4-0 atas Pakistan. Teerasak Poeiphimai tampil gemilang dengan mencetak dua gol untuk Gajah Perang.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Video Viral Momen Tiga Kakak Beradik Panik Berteriak Melawan Maut dari Dalam Rumah saat Diterjang Banjir Bandang Solok

Video Viral Momen Tiga Kakak Beradik Panik Berteriak Melawan Maut dari Dalam Rumah saat Diterjang Banjir Bandang Solok

Video peristiwa tradis dialami tiga kakak beradik saat panik berteriak ketika rumah diterjang banjir bandang di Solok, Sumatera Barat, viral di media sosial.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT