GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Harga Cabai Rawit di Temanggung Makin Pedas, Cabai Pedagang Membusuk Lantaran Sepi Pembeli

Diduga akibat cuaca tak menentu, harga cabai rawit di Temanggung Jawa Tengah, naik drastis hingga 3x lipat dari harga normal. Kenaikan harga juga terjadi pada jenis cabai lain.
Selasa, 16 September 2025 - 10:41 WIB
Suasana Pasar Kliwon Rejo Amertani Temanggung, Jawa Tengah.
Sumber :
  • Tim tvOne - Purnomo

Temanggung, tvOnenews.com - Diduga akibat cuaca tak menentu, harga cabai rawit di Temanggung Jawa Tengah, naik drastis hingga 3 kali lipat dari harga normal. Kenaikan harga juga terjadi pada jenis cabai lain.

Seperti yang terjadi di Pasar Kliwon Rejo Amertani Temanggung, selain merugi, cabai milik sejumlah pedagang banyak yang membusuk akibat tak laku. Pembeli pun ikut mengeluh atas mahalnya harga cabai dipasaran, Selasa (16/09/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak tanggung-tanggung, harga cabai rawit alami kenaikan drastis hingga 3 kali lipat dari harga normal, yang semula hanya Rp.25.000 per kilogram, kini tembus Rp.70.000 hingga Rp.75.000 per kilogramnya.

Kenaikan juga terjadi pada jenis juga terjadi pada jenis cabai lain, seperti cabai kriting merah naik dari harga Rp. 30.000 menjadi Rp. 35.000 per kilogram, sedangkan cabai keriting hijau naik dari Rp. 20.000 menjadi Rp. 25.000 per kilogramnya. Hal tersebut diperparah lantaran kenaikan ini sudah terjadi selama dua pekan terakhir.

Akibatnya, cabai milik sejumlah pedagang di Pasar Kliwon Rejo Amertani Temanggung pun banyak yang membusuk lantaran tidak laku. Hal tersebut disebabkan oleh sepi dan menurunnya daya beli.

Sedangkan pedagang sudah kehabisan modal jika harus mengganti barang dagangannya dengan barang yang baru.

"harga cabai naik semua mas, paling parah cabai rawit dari harga Rp.25.000 jadi Rp.70.000 perkilogram. Akibatnya ya sepi pembeli, ini cabainya aja sampai pada busuk karna jarang banget yang beli ya jelas rugi banget pedagang. Seperti saya ini sampai ga ada modal buat kulak cabai yang baru". kata Mayunah, pedagang cabai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, salah seorang pembeli pun mengaku sangat keberatan dengan kondisi ini, jika diharga normal biasnya mampu membeli setengah hingga satu kilogram, setelah harganya naik, kini hanya mampu membeli sebanyak Rp. 5.000 atau paling banyak Rp. 10.000 saja.

" Ini beli cabai sama bawang, sekarang bumbu dipasaran harganya pada naik semua ya jelas keberatan banget dengan kondisi harga cabai dipasaran sekarang ini mas, harapannya semoga harganya kembali normal biar masyarakat kecill seperti saya ini ga diberatkan dengan harga cabai yang mahal banget mas " kata Aufah Mafaza, salah seorang pembeli.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Awalnya Ingin Foto Bareng Dedi Mulyadi, Bocah Asal Tasikmalaya Ini Malah Nangis Histeris Saat Bertemu KDM

Awalnya Ingin Foto Bareng Dedi Mulyadi, Bocah Asal Tasikmalaya Ini Malah Nangis Histeris Saat Bertemu KDM

Padahal awalnya ingin foto bareng Dedi Mulyadi, bocah asal Tasikmalaya ini justru menangis histeris saat bertemu dengan KDM, kok bisa?
Cuci Gudang Besar-besaran AC Milan, 5 Pemain Termasuk Rafael Leao Masuk Daftar Jual Musim Panas Nanti

Cuci Gudang Besar-besaran AC Milan, 5 Pemain Termasuk Rafael Leao Masuk Daftar Jual Musim Panas Nanti

AC Milan bersiap menghadapi bursa transfer musim panas yang diprediksi berlangsung penuh gejolak. Rossoneri disebut tidak akan ragu melepas sejumlah pemain.
Heboh Marketplace Naikkan Biaya Admin Sepihak, DPR Minta Jangan Korbankan UMKM

Heboh Marketplace Naikkan Biaya Admin Sepihak, DPR Minta Jangan Korbankan UMKM

Anggota Komisi VII DPR RI, Gandung Pardiman, mendukung Menteri UMKM yang meminta platform e-commerce menahan kenaikan biaya admin yang membebani pelaku usaha kecil.
Perkuat Kelembagaan Pesantren, Kemenag Jadikan Spirit Kiai Wahab Hasbullah sebagai Sumber Inspirasi

Perkuat Kelembagaan Pesantren, Kemenag Jadikan Spirit Kiai Wahab Hasbullah sebagai Sumber Inspirasi

Kemenag tengah memperkuat transformasi kelembagaan pesantren dengan menjadikan spirit KH. Abdul Wahab Hasbullah sebagai dasar inspirasi sekaligus memperkuat moderasi beragama.
AC Milan Siap-Siap Menyesal, Permata yang Dibuang Berpotensi Bikin Rossoneri Gagal Tampil di Liga Champions Musim Depan

AC Milan Siap-Siap Menyesal, Permata yang Dibuang Berpotensi Bikin Rossoneri Gagal Tampil di Liga Champions Musim Depan

Lorenzo Colombo berpeluang menjadi ancaman serius bagi AC Milan saat menghadapi Genoa akhir pekan nanti. Penyerang muda Italia itu datang dengan motivasi besar.
Dedi Mulyadi Naik Pitam Usai Tahu Anak Petugas Kebersihan Jadi Korban Pencabulan, KDM: Masa Kita Nggak Tahu?

Dedi Mulyadi Naik Pitam Usai Tahu Anak Petugas Kebersihan Jadi Korban Pencabulan, KDM: Masa Kita Nggak Tahu?

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi tampak naik pitam kepada jajarannya setelah mengetahui anak dari salah seorang petugas kebersihan jadi korban pencabulan.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Ketua Tim Pemenangan calon ketua Hipmi Reynaldo Bryan, Kaesang Pangarep hadiri acara “Malam Kolaborasi Daerah” yang diselenggarakan oleh tim sukses (timses) Reynaldo Bryan, di Plataran Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat (15/5/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT