News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Geruduk DPRD Pati, Ratusan Warga Demo Kawal Pansus Pemakzulan Bupati Sudewo

Ratusan warga yang tergabung dalam Masyarakat Pati Bersatu (MPB) menggelar aksi unjukrasa di depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Pati, Jumat (19/9/25) siang. 
Jumat, 19 September 2025 - 21:44 WIB
Masyarakat Pati Bersatu demo kawal Pansus pemakzulan Bupati Pati Sudewo, di depan kantor DPRD Pati, Jumat (19/9/2025)
Sumber :
  • Tim tvOne - Abdul Rohim

tvOnenews.com - Ratusan warga yang tergabung dalam Masyarakat Pati Bersatu (MPB) menggelar aksi unjukrasa di depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Pati, Jumat (19/9/25) siang. 

Dengan berjalan long March dari posko kawal Hak Angket yang ada di depan kantor Bupati Pati menuju kantor DPRD Pati, pengunjuk rasa membawa sejumlah bendera merah putih hingga bendera one piece dan poster bertuliskan tuntutan. Di antaranya "Tolak Campur Tangan Politik, Kawal Sampai Tuntas" hingga "Pansus Hak Angket Bukan Boneka Penguasa".

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam orasinya, pengunjuk rasa menyuarakan 13 poin tuntutan. 

"Ada 13 poin yang kita tunjukkan ke DPRD Pati. Di antaranya pansus kita menyuarakan untuk Ketua pansus tetap mas Bandang Teguh Waluyo. Karena mas Bandang sangat bagus," kata salah satu orator aksi, Ulil.

Kemudian meminta DPRD Pati mengganti anggota Pansus Hak Angket yang dianggap masuk angin. Anggota pansus tersebut yakni Joko Wahyudi dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Irianto Budi Utomo dari fraksi Gerindra.

"Anggota pansus dari Gerindra dan PDIP yang kelihatan masuk angin, kami minta untuk diganti," sebutnya.

Massa juga meminta Gerindra memecat Sudewo sebagai pengurus partai lambang Garuda tersebut. Cak Ulil menilai Sudewo tak pantas menjadi pemimpin daerah berjuluk Bumi Mina Tani ini.

"Keanggotaan bapak Sudewo di Gerindra untuk dinonaktifkan. Dia pemimpin yang tidak diharapkan masyarakat," ucapnya. 

Setelah 1,5 jam berorasi, perwakilan pengunjuk rasa akhirnya diterima pimpinan DPRD Pati untuk audiensi. 

Perwakilan pengunjuk rasa beraudiensi dengan pimpinan DPRD Pati dan anggota pansus untuk menyampaikan tuntutannya. Audiensi yang di Ruang Rapat Gabungan DPRD Pati itu berlangsung selama kurang lebih 1 jam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah audiensi selesai, para pimpinan DPRD Pati dan anggota pansus hak angket kemudian keluar menemui massa yang berada di depan Gedung DPRD Pati. Ketua DPRD Pati Ali Badruddin dan pimpinan DPRD lainnya naik ke atas kendaraan komando untuk menyampaikan hasil audiensi.

Ketua DPRD Pati, Ali Badruddin menyampaikan pihaknya menerima ada 13 tuntunan dari Masyarakat Pati Bersatu. Kemudian tuntutan ini dikerucutkan menjadi poin. Salah satunya mengawal Pansus sampai tuntas.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Iran, Final Piala Asia Futsal 2026

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Iran, Final Piala Asia Futsal 2026

Timnas Futsal Indonesia akan menghadapi tantangan terbesar mereka saat berjumpa Iran pada partai final Piala Asia Futsal 2026. Laga penentuan juara ini akan di-
Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah barang bukti senilai Rp 40,5 miliar di kasus dugaan korupsi terkait importasi barang di Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC).
Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sangat dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Pernikahan siri Inara Rusli dan Insanul Fahmi dikabarkan di ujung tanduk. Inara mengaku siap berpisah jika suaminya kembali ke istri sahnya, Wardatina Mawa.
Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Pengamat politik Hendri Satrio (Hensa) menilai kondisi perpolitikan Indonesia di tahun 2026 masih dalam kategori stabil.

Trending

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sangat dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Iran, Final Piala Asia Futsal 2026

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Iran, Final Piala Asia Futsal 2026

Timnas Futsal Indonesia akan menghadapi tantangan terbesar mereka saat berjumpa Iran pada partai final Piala Asia Futsal 2026. Laga penentuan juara ini akan di-
Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah barang bukti senilai Rp 40,5 miliar di kasus dugaan korupsi terkait importasi barang di Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC).
Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT