News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Datangi DPRD Pati, AMPB Desak Pembebasan Pentolan Aktifis Supriyono “Botok” dan Teguh Istiyanto

Hampir satu bulan dua pentolan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias botok dan Teguh Istiyanto di tahan di Mapolda Jawa Tengah, usai menggelar demo mengawal sidang paripurna Hak Angket pemakzulan Bupati Pati Sudewo pada 31 Oktober 2025 lalu.
Selasa, 25 November 2025 - 22:06 WIB
Koordinator AMPB Novi (baju hitam) memberikan keterangan kepada wartawan usai bertemu ketua DPRD Pati, Selasa (25/11/2025)
Sumber :
  • Tim tvOne - Abdul Rohim

Pati, tvOnenews.com – Hampir satu bulan dua pentolan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias botok dan Teguh Istiyanto di tahan di Mapolda Jawa Tengah, usai menggelar demo mengawal sidang paripurna Hak Angket pemakzulan Bupati Pati Sudewo pada 31 Oktober 2025 lalu.

Selain Supriyanto dan Teguh Istiyanto, terdapat sembilan orang yang saat ini ditahan di Markas Polda Jawa Tengah. Mereka yakni tujuh anggota AMPB dan dua massa pendukung Bupati Pati Sudewo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Supriyanto cs ditangkap aparat Polresta Pati dan saat ini ditahan di Mapolda Jawa Tengah, usai menggelar demo mengawal sidang paripurna Hak Angket DPRD tentang Pemakzulan Bupati Pati Sudewo.

Dalam sidang paripurna tersebut, mayoritas fraksi di DPRD Pati sepakat memberikan kesempatan kepada Bupati Pati Sudewo untuk memperbaiki kinerja. Hanya Fraksi PDIP yang merekomendasikan pemakzulan Bupati Sudewo.

Karena Pemakzulan hanya disetujui satu fraksi dari tujuh fraksi yang ada di DPRD Pati, Pemakzulan Bupati Pati Sudewo pun gagal. 

Gagalnya pemakzulan ini membuat massa Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) kecewa. Mereka kemudian melampiaskan kekecewaannya dengan memblokir Jalan Pantura Pati-Rembang. 

Tindakan ini menjadi celah aparat kepolisian untuk menangkap dua pentolan AMPB Supriyanto “Botok” dan Teguh Istiyanto, meskipun hanya memblokir Pantura sekitar 15 menit. 

Berbagai upaya dilakukan oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) untuk

menangguhkan penahanan Supriyono “Botok” dan Teguh Istiyanto cs.

Sejumlah perwakilan AMPB pun mendatangi kantor DPRD Pati pada Selasa (25/11/2025). Mereka meminta kejelasan rencana rekonsiliasi dengan Bupati Pati Sudewo agar Supriyono “Botok” cs dan massa pro Bupati Pati Sudewo bisa dibebaskan.

”Saudara kita Mas Botok ini kan sudah hari ke-25 ditahan di Mapolda. Hari ini saya dan kawan-kawan aliansi mencoba untuk audiensi dengan DPRD Pati terkait (nasib) kawan saya. Permintaan untuk rekonsiliasi itu sudah sampai sejauh mana. Apakah sudah ada pembahasan atau belum dari wakil kita yakni pihak DPRD,” kata Koordinator AMPB, Novi, usai bertemu dengan ketua DPRD Pati, Ali Badrudin.

“Tadi kita sudah bertemu dengan pak Ali selaku ketua Dewan, intinya belum ada jawaban pasti. Mau menunggu sampai kapan lagi, hampir satu bulan kawan kami (ditahan),” lanjutnya.

Selain meminta kejelasan rekonsiliasi, mereka juga meminta kepada Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin dan anggota DPRD Pati lainnya untuk menandatangani surat penangguhan penahanan Supriyono “Botok” cs dan massa pro Bupati Pati Sudewo.

Namun, mereka tidak mendapat jawaban yang memuaskan. Novi mengaku Ali Badrudin tidak memberikan tanda tangan penangguhan penahanan Botok cs dan massa pro Bupati Pati Sudewo.

”Saya di bawah sudah bergerak mengumpulkan tanda tangan beserta KTP seribu orang. Saya di sini meminta tanda tangan wakil kami karena hari ini ada Paripurna. Tapi kenyataannya tidak ada yang berani. Tidak ada yang empati dengan Mas Botok,” ungkapnya.

Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin, membenarkan telah ditemui sejumlah anggota AMPB pada Selasa siang.

Dalam pertemuan tersebut, DPRD Kabupaten Pati diminta menjadi penggagas rekonsiliasi Supriyono “Botok” cs dengan Bupati Pati Sudewo untuk penangguhan penahanan Botok cs dan massa pro Bupati Pati Sudewo. 

”Mereka minta DPRD penggagas rekonsiliasi. Kami dimintai tanda tangan agar rekonsiliasi berjalan. Tapi kami DPRD perlu berembug dulu,” kata Ali Badrudin. 

Ali mengungkapkan, dirinya enggan menjadi penggagas rekonsiliasi karena tidak mau dianggap melakukan intervensi terhadap proses hukum. 

”Aliansi minta DPRD Kabupaten Pati untuk menjadi penggagas rekonsiliasi. Pada prinsipnya kami mendukung rekonsiliasi, kami tidak mempersulit. Tapi kalau kami diminta sebagai penggagas, kami minta (izin) fraksi lain dan Forkopimda Kabupaten Pati. Kami tidak mau dibilang intervensi,” tandasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Supriyono “Botok” cs dan massa lainnya yang ditahan di Polda Jawa Tengah, menurut Ali telah melakukan tindakan melanggar hukum pidana. Dirinya pun meminta AMPB untuk berkomunikasi dengan baik kepada polisi agar rekonsiliasi berjalan dengan baik. 

”Pak Botok kan melanggar ketertiban. Kalau ada upaya rekonsiliasi atau penangguhan penahanan tentunya harus disampaikan kepada pihak kepolisian. Ya di komunikasikan dengan baik,” pungkas dia. (arm/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pameran INDOMAEX-IIES 2026 Digelar Juni di ICE BSD, Ajang Kolaborasi Bisnis hingga Adopsi Teknologi Industri Global

Pameran INDOMAEX-IIES 2026 Digelar Juni di ICE BSD, Ajang Kolaborasi Bisnis hingga Adopsi Teknologi Industri Global

Pameran berskala global INDOMAEX 2026 dan IIES 2026 digadang akan menjadi langkah strategis untuk mendorong penguatan industri dan memperluas kolaborasi perdagangan internasional.
Monyet Peliharaan Lepas, Balita 5 Tahun di Pamekasan Tewas Digigit

Monyet Peliharaan Lepas, Balita 5 Tahun di Pamekasan Tewas Digigit

Seorang balita berinisial MK, usia 5 tahun, warga Kecamatan Pasean, Pamekasan, Jawa Timur, meninggal dunia usai digigit monyet peliharaan warga setempat.
Nasib Pep Guardiola di Ujung Tanduk? Manchester City Mulai Panik, Sinyal Pergi Makin Kuat!

Nasib Pep Guardiola di Ujung Tanduk? Manchester City Mulai Panik, Sinyal Pergi Makin Kuat!

Manchester City mulai cemas menanti keputusan Pep Guardiola soal masa depannya. Sinyal hengkang kian kuat, manajemen siapkan skenario darurat.
KPK Bantah Matikan CCTV Saat Geledah Rumah Ono Surono di Bandung, Ternyata Dimatikan Keluarga

KPK Bantah Matikan CCTV Saat Geledah Rumah Ono Surono di Bandung, Ternyata Dimatikan Keluarga

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merespons pernyataan pengacara Ono Surono, Sahali yang menyebut ada kejanggalan saat melakukan penggeledahan rumah kliennya.
Irina Voronkova Tandem Baru Megawati Hangestri Langsung Main di Final Four Proliga 2026 usai Raih Gelar Juara di Liga Voli China

Irina Voronkova Tandem Baru Megawati Hangestri Langsung Main di Final Four Proliga 2026 usai Raih Gelar Juara di Liga Voli China

Performa luar biasa bakal ditunjukkan oleh Irina Voronkova di final four Proliga 2026. Pasalnya tandem Megawati Hangestri itu langsung terbang ke Indonesia usai meraih gelar juara di Liga Voli China.
Putra Patrick Kluivert Dapat Perpanjangan Kontrak dari Barcelona

Putra Patrick Kluivert Dapat Perpanjangan Kontrak dari Barcelona

Putra Patrick Kluivert dipastikan tetap bertahan di Barcelona setelah menandatangani kontrak baru hingga 2028, sekaligus mengakhiri spekulasi soal masa depannya

Trending

KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

Federasi Sepak Bola Belanda, KNVB, melalui seorang juru bicara, melarang para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di Liga Belanda untuk bermain. Namun, Maarten Paes tidak termasuk dalam daftar tersebut.
Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Pernyataan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menjadi sorotan besar media Bulgaria usai kekalahan tipis skuad Garuda di final FIFA Series 2026. Seperti apa?
Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Media Italia ikut menyoroti kekalahan tipis Timnas Indonesia dari Bulgaria di ajang FIFA Series 2026. Sebut Emil Audero jadi penyebab gagalnya skuad Garuda?
Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

​​​​​​​Dedi Mulyadi umumkan Apartemen Meikarta bisa dicicil mulai Rp1 jutaan. Warga Bekasi berpenghasilan UMK kini punya peluang miliki hunian yang layak.
Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi sidak SMA Negeri di Subang, temukan kondisi kotor dan atap rusak. Ia langsung kucurkan Rp20 juta dan beri nasihat tegas soal kreativitas.
Media Vietnam Heran dengan Bulgaria, Padahal Sudah Kalahkan Timnas Indonesia tapi Tetap Puji Garuda Setinggi Langit

Media Vietnam Heran dengan Bulgaria, Padahal Sudah Kalahkan Timnas Indonesia tapi Tetap Puji Garuda Setinggi Langit

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak menghapus kesan positif di mata dunia. Media Vietnam heran dengan pujian pelatih Bulgaria.
Dean James hingga Justin Hubner Diminta Ajukan Kembali Paspor Belanda, Timnas Indonesia Bakal Rugi Besar

Dean James hingga Justin Hubner Diminta Ajukan Kembali Paspor Belanda, Timnas Indonesia Bakal Rugi Besar

Para pemain Timnas Indonesia, seperti Dean James dan Justin Hubner, diminta untuk mengajukan kembali paspor Belanda. Hal ini bisa memberikan dampak negatif kepada skuad Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT