News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Heboh Warga di Pemalang Panik Motornya Hilang Usai Ambil BLT, Ternyata Cuma Lupa Parkir

Suasana ramai di Kantor Pos Taman pada Kamis pagi (27/11/2025) menjadi latar insiden hilangnya sebuah sepeda motor milik salah seorang warga.
Jumat, 28 November 2025 - 18:38 WIB
Aeni, penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) saat didamping polisi.
Sumber :
  • Tim tvOne - Mohammad Hamzah

 

Pemalang, tvOnenews.com – Suasana ramai di Kantor Pos Taman pada Kamis pagi (27/11/2025) menjadi latar insiden hilangnya sebuah sepeda motor milik salah seorang warga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aeni, penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT), sempat panik setelah tak menemukan motor Honda Beat bernomor polisi G-3969-QAD yang ia parkirkan saat tiba sekitar pukul 08.00 WIB.

Usai menerima BLT dan keluar pada pukul 11.00 WIB, motor itu tak lagi berada di lokasi parkir semula. Sudah berkeliling mencari ke beberapa titik, Aeni akhirnya memutuskan melapor ke Polsek Taman.

Menerima laporan tersebut, petugas Polsek Taman langsung bergerak cepat dengan memeriksa lokasi dan menghimpun keterangan dari masyarakat sekitar.

Upaya itu membuahkan hasil. Pada Jumat pagi (28/11/2025) sekitar pukul 09.00 WIB, polisi mendapat informasi adanya motor dengan ciri-ciri serupa di area sekitar Kantor Pos Taman.

Setelah dicek, benar saja, motor tersebut adalah milik Aeni. Petugas kemudian menghubungi pemilik untuk mengambil kembali kendaraannya.

Kapolsek Taman, AKP M. Ghufron, mengapresiasi respons cepat anggota di lapangan.

“Begitu laporan masuk, anggota langsung melakukan pengecekan. Kami berupaya setiap laporan masyarakat ditangani sesegera mungkin. Alhamdulillah dalam satu hari sepeda motor dapat ditemukan dan dikembalikan kepada pemilik,” ujarnya.

Ia turut mengimbau warga agar lebih berhati-hati saat memarkir kendaraan, terutama di lokasi padat dan tanpa petugas parkir resmi.

“Pastikan lokasi parkir aman, gunakan kunci ganda, dan ingat area parkir dengan baik. Hal sederhana ini bisa mencegah kepanikan yang tidak perlu,” tambahnya.

Saat menerima kembali motornya, Aeni tampak lega sekaligus haru.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya benar-benar panik karena motor tidak ketemu. Sudah cari ke mana-mana, tapi tidak ada. Terima kasih banyak kepada Polsek Taman yang cepat membantu. Saya sangat bersyukur motor bisa kembali,” tuturnya.

Aeni mengaku kelelahan setelah antre lama sehingga lupa persis di mana kendaraannya diparkir. Beruntung, motor ditemukan dalam kondisi utuh tanpa kerusakan. (mdh/buz)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Persib Konfirmasi Rumor Mariano Peralta Hingga Ragnar Oratmangoen

Persib Konfirmasi Rumor Mariano Peralta Hingga Ragnar Oratmangoen

Persib Bandung hanya merekrut dua pemain baru, Layvin Kurzawa dan Dion Markx serta memanggil kembali Dedi Kusnandar yang sempat dipinjamkan ke Bhayangkara FC. 
Sehari KPK OTT Dua Lokasi di Jakarta dan Banjarmasin

Sehari KPK OTT Dua Lokasi di Jakarta dan Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Jakarta dan Banjarmasin. OTT ini dilakukan di hari yang sama, Rabu (4/2/2026).
Polisi Ungkap Pembuang Bayi di Senduro Lumajang, Pelakunya Orang Tua Kandung

Polisi Ungkap Pembuang Bayi di Senduro Lumajang, Pelakunya Orang Tua Kandung

Kepolisian Sektor Senduro Lumajang Jawa Timur, akhirnya berhasil menemukan pelaku pembuang bayi laki-laki di sebuah warung gorengan Desa Kandangan Kecamatan Senduro Lumajang, pada Rabu (4/2) pagi.
Tragedi Siswa Ngada, Menko PM Cak Imin: Masyarakat Kalau Ada Masalah Ekonomi Sampaikan Pada Kita

Tragedi Siswa Ngada, Menko PM Cak Imin: Masyarakat Kalau Ada Masalah Ekonomi Sampaikan Pada Kita

Kasus anak bunuh diri di NTT, negara seharusnya tidak boleh kecolongan hanya karena jalur komunikasi antara masyarakat dan pemerintah tersumbat, baik secara administratif maupun sosial.
Bahar bin Smith Minta Tunda Pemeriksaan Perdana Sebagai Tersangka, Kuasa Hukum Beberkan Alasannya

Bahar bin Smith Minta Tunda Pemeriksaan Perdana Sebagai Tersangka, Kuasa Hukum Beberkan Alasannya

Bahar bin Smith minta penundaan pemeriksaan perdana sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Banser Kota Tangerang hari ini.
Presiden Instruksikan Penggunaan Genteng untuk Program 3 Juta Rumah, Ini Respon Pengrajin Lokal di Banyuasin

Presiden Instruksikan Penggunaan Genteng untuk Program 3 Juta Rumah, Ini Respon Pengrajin Lokal di Banyuasin

Presiden Prabowo Subianto menurunkan instruksi penggunaan genteng untuk program 3 juta rumah. Hal itu disampaikan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) seluruh

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Puluhan pedagang Pasar Sambas berunjuk rasa menolak penggusuran lahan di Pasar Sambas, Kota Medan, yang akan dieksekusi juru sita Pengadilan Negeri (PN) Medan,
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT