GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

300 Penerima Bansos di Jateng Diwisuda Menjadi Warga Mandiri, Mantap Tak Lagi Terima Bansos

Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono melakukan graduasi terhadap 300 keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH). 
Kamis, 11 Desember 2025 - 21:32 WIB
Penerima Bansos di Jateng Diwisuda Menjadi Warga Mandiri.
Sumber :
  • Tim tvOne - Teguh Joko Sutrisno

Semarang, tvOnenews.com - Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono melakukan graduasi terhadap 300 keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH). 

Graduasi tersebut digelar dalam acara Penutupan Desa Pilot Project Pemberdayaan Masyarakat Menuju Graduasi Bansos 2025 di Desa Ngesrepbalong, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Kamis (11/12/25). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Graduasi dikemas dengan unik, karena para KPM tampil dengan topi toga layaknya prosesi wisuda, menandai capaian baru menuju kemandirian ekonomi.

“Pada hari ini sudah bisa meluluskan 300 KPM yang selama ini menerima bansos dan sudah menyatakan ingin graduasi, tidak mau terima bansos lagi, dan ingin mandiri, serta ingin berdaya. Mereka sudah melakukan usaha-usaha dan sekarang ini sudah menyatakan lulus, tidak mau menerima bansos lagi,” kata Agus Jabo.

Graduasi ini menjadi capaian penting program pemberdayaan yang telah dijalankan di sembilan desa percontohan. Agus Jabo menegaskan bahwa 300 KPM telah menunjukkan kesiapan penuh untuk mandiri dan tidak lagi menerima bantuan.

Program percontohan ini bermula dari usulan Dinas Sosial Jateng dan Komisi E DPRD Jateng yang mendorong intervensi pemberdayaan untuk 1.298 desa dengan penerima bansos terbanyak.

Karena cakupan besar, Kemensos bersama Dinsos Jateng dan Komisi E DPRD Jateng memulai dari sembilan desa sebagai pilot project untuk membangun model pemberdayaan yang terukur dan dapat direplikasi.

Kesembilan desa yang didampingi, mulai dari peningkatan kapasitas, hingga pemberian modal usaha ini meliputi Pesodongan (Wonosobo), Kalisalak (Banyumas), Gambuhan (Pemalang), Wlahar (Brebes), Dimoro (Grobogan), Purwosari (Magelang), Ngesrepbalong (Kendal), Peniron (Kebumen), dan Kepuhsari (Wonogiri).

Di setiap desa berdiri 10 Kelompok Usaha Bersama (Kube) dengan modal usaha Rp20 juta per kelompok dari Dinsos Jateng. Kemensos memberikan intervensi Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE) Rp5 juta bagi setiap KPM PKH yang memiliki embrio usaha, dengan penyesuaian pada potensi lokal agar usaha dapat berkembang lebih cepat. 

Kolaborasi dengan sektor swasta juga diperluas untuk memperkuat usaha masyarakat.

“Kemensos yang berkolaborasi di sembilan desa juga mengajak pihak swasta untuk peningkatan kapasitas,” kata Agus Jabo.

Himbara juga terlibat dalam pemberdayaan usaha di Brebes dan Pemalang. Di Banyumas, Kemensos bekerja sama dengan PT MAP untuk pengembangan kerajinan keranjang oleh warga Desa Kalisalak.

“Hasil dari produksi keranjang yang dilakukan oleh masyarakat yang ada di Desa Kalisalak Banyumas ini, kita ekspor ke Amerika,” kata Agus Jabo.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan 300 KPM PKH ini membuktikan efektivitas pendekatan pemberdayaan dalam mempercepat pengurangan kemiskinan.

Capaian tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo untuk menuntaskan kemiskinan ekstrem menjadi 0 persen pada 2026.

Kemensos juga menyiapkan dua skema percepatan graduasi. Pertama, setiap pendamping PKH ditargetkan mampu menggraduasi 10 KPM per tahun. Kedua, Kemensos mendorong pembangunan kampung-kampung berdaya melalui kolaborasi lintas sektor.

“Inilah sebagai contoh nyata, bentuk konkret dari apa yang diperintahkan oleh Bapak Presiden supaya masyarakat kita segera keluar dari kemiskinan,” kata Agus Jabo.

Jamilah (56) salah satu KPM dari Desa Gambuhan mengungkapkan rasa senangnya usai digraduasi langsung oleh Wamensos. Ia mengaku berpenghasilan hingga Rp3,5 juta dengan usaha ternak kambing.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Alhamdulillah semangat ada kemajuan, (bansos) buat yang lain, gantian ya. Kasihan yang belum nerima (bansos)," kata Jamilah. (tjs/buz)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Raperda Banjir Surabaya Masuk Finalisasi, DPRD Komisi C Soroti Pola Penanganan Sporadis

Raperda Banjir Surabaya Masuk Finalisasi, DPRD Komisi C Soroti Pola Penanganan Sporadis

DPRD Kota Surabaya melalui Komisi C tengah memfinalisasi pembahasan Raperda Pengendalian dan Penanggulangan Banjir yang diarahkan untuk mengubah pola penanganan banjir dari sporadis menjadi sistematis dan terintegrasi dari hulu hingga hilir.
Ketua AFI Beri Update Bidding Piala Dunia Futsal 2028, Singgung Fasilitas di Indonesia

Ketua AFI Beri Update Bidding Piala Dunia Futsal 2028, Singgung Fasilitas di Indonesia

Ketua Umum Asosiasi Futsal Indonesia, Michael Sianipar, mengungkapkan bahwa Indonesia resmi masuk dalam proses awal bidding Piala Dunia Futsal 2028 untuk menjadi tuan rumah ajang futsal dunia yang berada di bawah naungan FIFA.
Diam-diam Orang Indonesia Kebanyakan Gula, Gigi Jadi Korban Pertama? Ini Solusi Proteksinya

Diam-diam Orang Indonesia Kebanyakan Gula, Gigi Jadi Korban Pertama? Ini Solusi Proteksinya

Ketika seseorang mengonsumsi makanan atau minuman manis, bakteri di mulut dengan cepat mengubah sisa gula menjadi asam yang dapat merusak enamel gigi. Tingginya
KPK Pastikan Masih Kejar Harun Masiku

KPK Pastikan Masih Kejar Harun Masiku

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan masih melakukan pengejaran terhadap buron kasus suap pergantian antar waktu, Harun Masiku.
Bursa Transfer Pemain Timnas Indonesia Abroad: Nasib Mees Hilgers Segera Ditentukan FC Twente

Bursa Transfer Pemain Timnas Indonesia Abroad: Nasib Mees Hilgers Segera Ditentukan FC Twente

Mees Hilgers memasuki musim terakhirnya bersama FC Twente. Drama transfer bek tengah Timnas Indonesia ini memang sudah ramai sejak musim lalu. 
KPK dan Ombudsman RI Lakukan Pertemuan, Bahas Pencegahan Kasus Suap dan Gratifikasi Melalui Peningkatan Layanan Publik

KPK dan Ombudsman RI Lakukan Pertemuan, Bahas Pencegahan Kasus Suap dan Gratifikasi Melalui Peningkatan Layanan Publik

Wakil Ketua Ombudsman RI, Rahmadi Indra mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Selasa (12/6/2026).

Trending

Raperda Banjir Surabaya Masuk Finalisasi, DPRD Komisi C Soroti Pola Penanganan Sporadis

Raperda Banjir Surabaya Masuk Finalisasi, DPRD Komisi C Soroti Pola Penanganan Sporadis

DPRD Kota Surabaya melalui Komisi C tengah memfinalisasi pembahasan Raperda Pengendalian dan Penanggulangan Banjir yang diarahkan untuk mengubah pola penanganan banjir dari sporadis menjadi sistematis dan terintegrasi dari hulu hingga hilir.
Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Khamzat Chimaev gagal mempertahankan gelar sabuk di UFC 328 setelah dikalahkan Sean Strickland, hasil yang sekaligus membuktikan peringatan Khabib Nurmagomedov.
Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung juga mendapatkan julukan baru dari volimania Indonesia usai resmi mendatangkan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Hyundai Hillstate Cetak Rekor Usai Rekrut Megawati Hangestri, Nyaris Lampaui Prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea

Hyundai Hillstate Cetak Rekor Usai Rekrut Megawati Hangestri, Nyaris Lampaui Prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea

Hyundai Hillstate berhasil mencetak rekor mentereng usai merekrut Megawati Hangestri. Bahkan pencapaian ini membuat mereka nyaris melampui prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea.
7 Pemain 'Grade A' yang Bisa Segera Dinaturalisasi PSSI usai Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, John Herdman Dijamin Senang

7 Pemain 'Grade A' yang Bisa Segera Dinaturalisasi PSSI usai Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, John Herdman Dijamin Senang

Timnas Indonesia masuk grup sangat berat di ajang Piala Asia 2027 bersama raksasa Asia. PSSI bisa menambah 7 pemain diaspora 'Grade A' demi menjaga asa Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT