News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Keraton Surakarta Memanas, Kubu PB XIV Puruboyo Rusak Gembok dan Usir Petugas Balai Pelestarian Kebudayaan

Permasalahan muncul ketika BRM Ramsan Kusumo, cucu PB XII yang dikubu raja PB XIV Hangabehi, berusaha merekam aksi pengerusakan pintu di Keraton Surakarta.
Selasa, 16 Desember 2025 - 13:41 WIB
Sejumlah orang dari kubu PB XIV Puruboyo merusak kunci gembok pintu kamandungan Keraton Surakarta.
Sumber :
  • Tim TvOne - Effendi Rois

 

Solo, tvOnenews.com- Kraton Kasunanan Surakarta kembali memanas. Hal ini dipicu adanya pengerusakan sejumlah kunci gembok di beberapa bagian tempat di keraton. Salah satunya kunci gembok pintu kori kamandungan yang merupakan pintu masuk Keraton Surakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Kubu Raja PB XIV Puruboyo, yang berjumlah puluhan orang yang dipimpin Gusti Timoer, putri PB XIII, merusak kunci gembok kori kamandungan untuk diganti kunci gembok baru.

 

Proses pengerusakan kunci gembok dilakukan dengan menggunakan alat pemotong besi (tang) dan grenda.

 

Permasalahan muncul ketika BRM Ramsan Kusumo, cucu PB XII yang dikubu raja PB XIV Hangabehi, berusaha merekam aksi pengerusakan tersebut.

 

Menurut BRM Ramsam Kusumo, perekaman dilakukan untuk mendokumentasikan kegiatan tersebut, karena pengerusakan gembok sangat rentan merusak pintu yang menjadi benda cagar budaya.

 

Namun, upaya perekaman kegiatan tersebut ditolak kubu PB XIV Puruboyo. Mereka menghalang-halangi kamera hingga terjadi aksi saling dorong.

 

"Ada upaya secara paksa merusak gembok di kamandungan, saya sebagai keluarga besar Keraton Surakarta, pada waktu itu mendokumentasikan dengan HP tujuannya selama proses pembukaan gembok itu tidak merusak bagian lain yang rusak seperti pintu karena pakai Grenda dan yang," terang BRM Transam Kusumo.

 

Selain merusak kunci gembok, kubu PB XIV juga mengusir sejumlah petugas Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) wilayah Jateng-DIY yang saat itu sedang melakukan tugas konservasi dan revitalisasi museum keraton.

 

Pengusiran petugas BPK terjadi Sabtu (13/12/2025) lalu sekitar pukul 15.00 WIB. Menurut Ardila Christian, Petugas BPK, Pengusiran terjadi saat kami sedang bekerja melakukan revitalisasi dan konservasi museum.

 

"Puluhan orang mendatangi kami lalu meminta kami keluar  museum. Setelah kami keluar pintu ditutup," terang Ardila Christian, petugas BPK.

 

BRM Transam juga sangat menyayangkan peristiwa pengusiran tersebut. Pasalnya, museum sedang mengalami proses revitalisasi sehingga semua pihak harus mendukung. 

 

"Kami sangat menyayangkan pengusiran petugas BPK tersebut," terang BRM Transam Kusumo.

 

Hal senada juga disampaikan BRM Suryo Mulyo, cucu PB XIII, yang menilai penggantian kunci museum dinilai kurang tepat, karena ada pihak dari petugas BPK yang sedang melakukan konservasi dan revitalisasi museum, lalu tiba diusir paksa kemudian digembok.

 

"Mereka mengusir petugas BPK yang ada di museum lalu mengunci semua pintu. Selanjutnya setelah dari museum giliran merusak kunci gembok pintu kori kamandungan," ungkap BRM Suryo Mulyo.

 

Sementara juru bicara PB XXIV Puruboyo, KPA Singonagoro mengatakan penggantian kunci gembok dilakukan menyusul sudah terbentuknya badan baru PB XIV Puruboyo.

 

Ada sekitar 10 pintu yang diganti gemboknya termasuk kamandungan, kasentanan, kantor sasono wilopo, perpustakaan dan museum.

 

Sementara terkait pengusiran petugas BPK/ KPA Singonagoro menegaskan tidak ada Pengusiran. Dikatakan bahwa orang-orang (BPK) masih ada, mereka akan dilakukan pendataan biar semua jelas.

 

"Saya garis bawahi bahwa ini tidak ada pengusiran," tegas KPA Singonagoro.

 

Proses penggantian kunci gembok dan pengusiran petugas BPK oleh pihak PB XIV Puruboyo, dilakukan saat raja PB XIV Hangabehi dan Lembaga Dewan Adat pergi ke Jakarta bertemu undangan menteri Fadli Zon membahas pelestarian Keraton Surakarta. (ers/dan)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemerintah Relokasi Warga Pasar Senen Dari Pinggir Rel ke Hunian Layak, Seskab Teddy Turun Tangan

Pemerintah Relokasi Warga Pasar Senen Dari Pinggir Rel ke Hunian Layak, Seskab Teddy Turun Tangan

Hunian baru ini dibangun sekitar 500 meter dari jalur rel dan dirancang tidak hanya sebagai tempat tinggal, tetapi juga kawasan layak huni dengan fasilitas lengkap.
Nasib Persib di Ujung Tanduk? 2 Tim Ini Diprediksi Bisa Jadi Batu Sandungan untuk Gagalkan Maung Bandung Raih Hattrick Juara

Nasib Persib di Ujung Tanduk? 2 Tim Ini Diprediksi Bisa Jadi Batu Sandungan untuk Gagalkan Maung Bandung Raih Hattrick Juara

Persib mulai tertekan usai dua hasil imbang beruntun. Lima laga sisa jadi penentuan, dengan Bhayangkara FC dan Persija berpotensi menggagalkan ambisi juara.
BPJS Ketenagakerjaan Jalin Kerja Sama Strategis dengan PP Muhammadiyah, Sasar Pekerja Rentan hingga UMKM

BPJS Ketenagakerjaan Jalin Kerja Sama Strategis dengan PP Muhammadiyah, Sasar Pekerja Rentan hingga UMKM

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat, menyebut kerja sama dengan Muhammadiyah ini sebagai langkah penting untuk memperkuat sinergi lintas sektor.
Indonesia Bisa Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A Sesuai Rencana FIFA Jika Syarat serta Skenario Ini Terpenuhi, Apa Saja?

Indonesia Bisa Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A Sesuai Rencana FIFA Jika Syarat serta Skenario Ini Terpenuhi, Apa Saja?

FIFA siapkan aturan baru soal laga liga di luar negeri. Indonesia berpeluang jadi tuan rumah, tapi ada syarat berlapis yang wajib dipenuhi terlebih dahulu.
Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR Singgung Budaya Elitis Dokter: Jeruk Makan Jeruk Harus Dibongkar

Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR Singgung Budaya Elitis Dokter: Jeruk Makan Jeruk Harus Dibongkar

Menyoroti kasus dugaan malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR RI justru menyinggung masalah yang lebih dalam, yakni perihal budaya elitis di dunia kedokteran.
Warga Sengon Jombang Dikejutkan Penemuan Mayat Pria Membusuk dalam Rumah

Warga Sengon Jombang Dikejutkan Penemuan Mayat Pria Membusuk dalam Rumah

Warga Desa Sengon, Kecamatan Jombang dibuat geger oleh penemuan jasad seorang pria yang sudah dalam kondisi membusuk di dalam rumahnya, Sabtu (25/4) pagi tadi.

Trending

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA siapkan aturan baru izinkan liga main satu laga di luar negeri per musim. Indonesia berpotensi hadirkan laga Liga Inggris hingga Serie A di Tanah Air.
John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

Kabar melegakan datang dari Slovakia untuk pecinta sepak bola tanah air. Gelandang andalan Timnas Indonesia Marselino Ferdinan akhirnya kembali mencicipi atmosf
Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Tersimpan kisah menarik mengenai keberanian I Neroverdi dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes
Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Peluang Megawati Hangestri untuk reuni dengan Yeum Hye-seon di Red Sparks pada V League musim depan sudah tertutup.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT