News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bantah Tak Izin, SPPG di Sragen Sebut Pemilik Kandang Babi Minta Kompensasi Selangit

Pemilik kandang babi yang berdekatan dengan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Nasional (SPPG) di Sambungmacan, Sragen, Jawa Tengah minta kompensasi Rp 1 miliar.
Rabu, 7 Januari 2026 - 20:56 WIB
Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Nasional (SPPG) di Sambungmacan, Sragen, Jawa Tengah
Sumber :
  • Tim tvOne - Mahfira Putri

Sragen, tvOnenews.com - Pemilik kandang babi yang berdekatan dengan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Nasional (SPPG) di Sambungmacan, Sragen, Jawa Tengah minta kompensasi Rp 1 miliar.

Kompensasi itu ditujukan kepada SPPG untuk memindah lokasi kandang. Hingga kini, belum ada titik temu diantara keduanya, mediasi dijadwalkan akan digelar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Sragen yang juga Wakil Bupati Sragen, Suroto memberi waktu 15 hari untuk menyelesaikan polemik ini.

Pengelola SPPG Banaran, Aan Yuliatmoko membantah sejumlah tudingan yang menyudutkan pihaknya diantaranya tidak adanya kulo nuwun (permisi) kepada pemilik kandang.

Usai dituding tidak kulo nuwun (permisi) membangun dekat kandang babi, pengelola SPPG Banaran, Sambungmacan, Sragen, Jawa Tengah angkat bicara.

"Kita kan orang jawa, kita sudah 2 kali kulanuwun. Sebelum kita bangun kita juga sudah sempat sowan. Terus untuk yang kedua, beliau minta kompensasi untuk memindahkan kandang babi, saat itu kita dimediasi dari koramil, bayan, aparat desa juga ada," kata Aan, Rabu 7 Januari 2026.

Saat membicarakan kompensasi itu, Aan mengaku kaget dengan harga yang dilontarkan pemilik kandang mencapai Rp 2 miliar kemudian turun menjadi Rp1,5 miliar, dan terakhir menjadi Rp1 miliar. Ia mengaku sangat keberatan dengan harga yang fantastis tersebut.

"Kita baru bangun usaha di lahan kita sendiri dan itu program pemerintah. Itu kita jalankan sesuai juknis, dan kita juga kemajuan bersama di area disitu," lanjut dia.

Aan mengaku siap membantu jika harus merelokasi kandang babi tersebut dengan kompensasi yang bisa diterima. Ia juga mendapatkan informasi pemilik kandang memang berniat memindahkan kandang di pinggiran Bengawan Solo.

Aan menegaskan ia memilih mengikuti aturan, karena kandang babi di lingkungan permukiman tidak diperbolehkan. Ia berkomitmen memberi kompensasi, tetapi nilainya tidak sebesar Rp 1 miliar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Terkait pembuangan limbah dapur ke lahan warga, Aan juga memberikan klarifikasi. Dia menjelaskan bahwa SPPG telah membangun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang jalurnya dialirkan menuju drainase trotoar jalan raya, bukan ke lahan belakang.

‎Aan mengatakan pihaknya tetap terbuka untuk mediasi dengan pemilik kandang. Pihaknya juga tidak bisa mengoperasionalkan SPPG jika permasalah belum tuntas. (uti/buz)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pria di Depok Tewas Dianiaya Anggota TNI AL, Polisi Beberkan Perannya

Pria di Depok Tewas Dianiaya Anggota TNI AL, Polisi Beberkan Perannya

Polres Metro Depok menetapkan lima tersangka dalam kasus turut serta dalam penganiayaan yang dilakukan oknum TNI AL, Serda M terhadap pria berinisial WAT (24) hingga meninggal dunia, dan satu pria lainnya berinisial DN (39) mengalami luka berat, di Gang Swadaya Emas, Tapos, Kota Depok, Jumat (2/1/2026) dini hari.
Godaan Naturalisasi Menggiurkan, Atlet Panjat Tebing Indonesia Tetap Setia ke NKRI

Godaan Naturalisasi Menggiurkan, Atlet Panjat Tebing Indonesia Tetap Setia ke NKRI

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Yenny Wahid, mengungkapkan bahwa banyak atlet panjat tebing Indonesia yang mendapat tawaran untuk memperkuat negara lain.
Khutbah Jumat 9 Januari 2026: Deretan Peristiwa Bersejarah Islam di Bulan Rajab, Termasuk Isra Miraj

Khutbah Jumat 9 Januari 2026: Deretan Peristiwa Bersejarah Islam di Bulan Rajab, Termasuk Isra Miraj

Berikut bahan rekomendasi teks khutbah Jumat singkat terbaru dengan judul "Mengenal Deretan Peristiwa Bersejarah Islam di Bulan Rajab, Termasuk Isra Miraj".
Sidang Lanjutan Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop, Pendukung Nadiem Makarim Berteriak Hal Ini

Sidang Lanjutan Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop, Pendukung Nadiem Makarim Berteriak Hal Ini

Eks Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Memdikbudristek), Nadiem Makarim kembali menjalani sidang lanjutan kasus dugaan korupsi laptop Chromebook dengan agenda tanggapan atas nota keberatan atau eksepsi oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di PN Tipikor, Jakarta, Kamis (8/1/2026).
Robert Lewandowski Abu-abu di Barcelona, Hansi Flick Akui Tak Bisa Ambil Keputusan

Robert Lewandowski Abu-abu di Barcelona, Hansi Flick Akui Tak Bisa Ambil Keputusan

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, menyatakan belum dapat memastikan masa depan Robert Lewandowski bersama Blaugrana setelah musim panas mendatang.
Persib Bandung atau Persija Jakarta? Media Luar Negeri Prediksi Kalau Tim Ini akan Jadi Pemenang Super League

Persib Bandung atau Persija Jakarta? Media Luar Negeri Prediksi Kalau Tim Ini akan Jadi Pemenang Super League

Media luar negeri ini dari jauh-jauh hari sudah prediksi bahwa antara Persib atau Persija akan menjadi pemenang Super League 2025/2026.

Trending

Sidang Lanjutan Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop, Pendukung Nadiem Makarim Berteriak Hal Ini

Sidang Lanjutan Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop, Pendukung Nadiem Makarim Berteriak Hal Ini

Eks Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Memdikbudristek), Nadiem Makarim kembali menjalani sidang lanjutan kasus dugaan korupsi laptop Chromebook dengan agenda tanggapan atas nota keberatan atau eksepsi oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di PN Tipikor, Jakarta, Kamis (8/1/2026).
Robert Lewandowski Abu-abu di Barcelona, Hansi Flick Akui Tak Bisa Ambil Keputusan

Robert Lewandowski Abu-abu di Barcelona, Hansi Flick Akui Tak Bisa Ambil Keputusan

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, menyatakan belum dapat memastikan masa depan Robert Lewandowski bersama Blaugrana setelah musim panas mendatang.
Pria di Depok Tewas Dianiaya Anggota TNI AL, Polisi Beberkan Perannya

Pria di Depok Tewas Dianiaya Anggota TNI AL, Polisi Beberkan Perannya

Polres Metro Depok menetapkan lima tersangka dalam kasus turut serta dalam penganiayaan yang dilakukan oknum TNI AL, Serda M terhadap pria berinisial WAT (24) hingga meninggal dunia, dan satu pria lainnya berinisial DN (39) mengalami luka berat, di Gang Swadaya Emas, Tapos, Kota Depok, Jumat (2/1/2026) dini hari.
Godaan Naturalisasi Menggiurkan, Atlet Panjat Tebing Indonesia Tetap Setia ke NKRI

Godaan Naturalisasi Menggiurkan, Atlet Panjat Tebing Indonesia Tetap Setia ke NKRI

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Yenny Wahid, mengungkapkan bahwa banyak atlet panjat tebing Indonesia yang mendapat tawaran untuk memperkuat negara lain.
Khutbah Jumat 9 Januari 2026: Deretan Peristiwa Bersejarah Islam di Bulan Rajab, Termasuk Isra Miraj

Khutbah Jumat 9 Januari 2026: Deretan Peristiwa Bersejarah Islam di Bulan Rajab, Termasuk Isra Miraj

Berikut bahan rekomendasi teks khutbah Jumat singkat terbaru dengan judul "Mengenal Deretan Peristiwa Bersejarah Islam di Bulan Rajab, Termasuk Isra Miraj".
Sosok Khairun Nisya, Pramugari Gadungan Viral Usai Lolos Pemeriksaan Bandara, Diduga Bukan Kali Pertama

Sosok Khairun Nisya, Pramugari Gadungan Viral Usai Lolos Pemeriksaan Bandara, Diduga Bukan Kali Pertama

Nama Khairun Nisa menjadi sorotan publik setelah aksinya terbongkar di media sosial. Dengan penampilan yang dinilai sangat meyakinkan, ia mengenakan seragam lengkap pramugari
Alasan Sebenarnya Khairun Nisya Nekat Menyamar Jadi Pramugari Batik Air Gadungan

Alasan Sebenarnya Khairun Nisya Nekat Menyamar Jadi Pramugari Batik Air Gadungan

Terungkap alasan sebenarnya wanita bernama Khairun Nisya (23) nekat menyamar sebagai pramugari gadungan maskapai Batik Air. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT