Sebanyak 71.479 Jiwa Terdampak dan 2.440 Mengungsi Akibat Banjir di Jawa Tengah
- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)
Jawa Tengah, tvOnenews.com - Banjir yang melanda wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah berdampak pada permukiman, jalan, fasilitas publik dan jalur transportasi. Banjir tersebar di Kabupaten Demak, Kendal, Batang, Pemalang dan Kota Pekalongan.
Dalam keterangan tertulisnya Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, hingga Senin (19/1/2026), sebanyak 71.479 jiwa terdampak dan 2.440 jiwa mengungsi akibat musibah banjir tersebut.
"Di Kabupaten Demak, hujan lebat menyebabkan 3.825 rumah terdampak, dengan 4.527 kepala keluarga atau kurang lebih 14.000 jiwa terdampak." tulis BNPB dalam keterangan tersebut.
Kecamatan Sayung menjadi wilayah terparah, termasuk Desa Kalisari dengan 600 rumah, 600 KK, dan 2.400 jiwa terdampak, serta Desa Sayung dengan 958 rumah, 1.232 KK dan 4.090 jiwa terdampak.
"Jalan utama Kalisari-Genuk ditutup total akibat genangan. Di Kecamatan Karanganyar, Desa Wonorejo terdampak 1.932 rumah, 1.932 KK, dan 6.129 jiwa, merendam fasilitas pendidikan, perkantoran, tempat ibadah, dan 100 hektare sawah." lanjut BNPB.
Berikutnya di Kabupaten Kendal, banjir melanda 28 desa di enam kecamatan, dengan 10.700 rumah terendam dan 27.119 jiwa dari 11.479 KK terdampak.
Dua tanggul jebol, genangan merendam jalan utama, dan jalur kereta api lintas Kaliwungu-Kalibodri terganggu sehingga dilakukan pengalihan jalur serta pembatalan jadwal kereta.
"Tinggi genangan bervariasi antara 10 hingga 70 sentimeter, dengan wilayah terluas berada di Kecamatan Kendal." jelas BNPB.
Sementara itu, di Kabupaten Batang, hujan deras menyebabkan genangan air 20-70 cm di 10 kelurahan dan desa, yakni Kelurahan Karangasem Utara, Kasepuhan, Watesalit, Proyonanggan Tengah, Kauman, Desa Klidang Lor, Denasri Kulon, Kalipucang Wetan, Kalipucang Kulon, dan Desa Cepagan. Pendataan sementara mencatat 18.270 jiwa terdampak, termasuk 40 jiwa mengungsi di Desa Cepagan.
Selanjutnya di Kabupaten Pemalang, luapan Sungai Comal dan hujan lebat merendam 2.987 rumah serta tiga fasilitas sekolah, dengan 12.090 jiwa dari 3.473 KK terdampak.
Kecamatan Ulujami terdampak di Desa Sidomulyo dan Desa Mojo, dengan Desa Sidomulyo mencatat 565 rumah, 760 KK, dan 2.850 jiwa terdampak, serta genangan 20-80 cm.
Di Kecamatan Petarukan, Desa Pesucen, Widodaren, Karangasem, dan Desa Mojo terdampak 400 rumah dan 2.000 jiwa, genangan 40–60 cm.
"Kecamatan Comal melaporkan Desa Klegen 800 rumah dan 3.700 jiwa terdampak, genangan 20-40 cm. Kecamatan Randudongkal saat ini telah surut." ungkap keterangan BNPB.
Load more