GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menparekraf Ingin Bawa Kuliner Tumpang Koyor Khas Salatiga Dikenal Dunia

Tak salah jika Salatiga disebut sebagai kota Gastronomi. Saat kita ke Salatiga, kita bisa menjumpai aneka kuliner legendaris yang hanya di temukan di Salatiga.
Selasa, 17 Mei 2022 - 13:55 WIB
Wali Kota Salatiga Yuliyanto pamerkan sejumlah kuliner khas Salatiga ke Menparekraf Sandiaga Uno, Senin (16/5/2022).
Sumber :
  • Tim tvOne - Aditya Bayu

Salatiga, Jawa Tengah - Kota Salatiga, Jawa Tengah, saat ini dikenal sebagai salah satu kota Gastronomi di Indonesia. Gastronomi merupakan ilmu yang membahas tentang kebiasaan makan yang baik (good eating habit) atau bisa juga dikaitkan sebagai sesuatu yang berhubungan dengan kenikmatan makanan dan minuman.

Tak salah jika salatiga disebut sebagai kota Gastronomi karena saat kita ke Salatiga, kita bisa menjumpai aneka kuliner legendaris yang hanya bisa kita jumpai saat berkunjung ke Kota Salatiga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ini setidaknya ada 10 kuliner yang masuk ke jajaran kuliner legenda kota Salatiga yang wajib dicoba jika kita ke kota Salatiga. Beberapa diantaranya merupakan makanan khas Salatiga yaitu, Tumpang Koyor, Soto Esto, Bakso Babat Taman Sari, Gethuk, Dan Wedang Ronde.

Wali Kota Salatiga, Yuliyanto pun memamerkan keunggulan sejumlah kuliner Salatiga ini ke Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno saat berkunjung ke Kota Salatiga, Senin (16/5/2022).

Mendapatkan paparan dari Walikota Salatiga Sandiaga Uno berkomitmen mendukung pengembangan Kota Salatiga sebagai kota Gastronomi guna memperkuat daya tarik wisatawan sehingga dapat mendukung pengembangan ekonomi dengan terbukanya lapangan kerja di Salatiga. 

" Ada satu hal yang menarik disini, yaitu kuliner yang hanya ada di kota Salatiga. Sebut saja Tumpang Koyor. Kalau mau nikmatin tumpang koyor ya kita ke Salatiga. Nah karena sudah masuk makanan legenda, tumpang koyor ini akan saya bawa ke luar ( luar negeri ), agar makanan ini bisa mendunia," ujar Menparekraf, saat di Salatiga Senin(16/5/2022).

Sandiaga Uno menambahkan sudah melihat secara langsung kesiapan dari Kota Salatiga untuk menjadi destinasi Gastronomi. Karena, pada tahun 2021 lalu, Kota Salatiga sudah terpilih menjadi kota kreatif dengan sub Gatronomi.

"Sekarang ada program Indonesian Spice Of The World yang menyentuh 4 ribu restoran di luar negeri. Tapi belum ada yang menawarkan nasi tumpang ini. Jadi salah satu yang ingin kita hadirkan adalah kuliner khas Salatiga bisa juga mendunia. PR ini akan kita teruskan, 10 tahun pak Wali sudah membangun ini, sudah saatnya kita mendorong," imbuh Sandiaga Uno.

Dalam lawatannya ke Salatiga, Menparekraf Sandiaga Uno tak hanya melihat mengenai kuliner saja, namun juga melihat sejumlah UKM seperti Sentra keramik Naruna, Sentra Singkong Salatiga dan Educa Studio yang memproduksi aneka aplikasi animasi edukasi anak.

UMKM ini dianggap sukses oleh Menparekraf karena mampu berkembang dengan baik saat dunia melawan pandemi Covid-19, dan sempat membuat perekonomian dunia lesu.

" Bertransisi dari pandemi menuju endemi dengan pendekatan UMKM yang diberikan lebih keberpihakan dan digitalisasi yang sekarang sudah menjadi suatu fenomena yang harus diambil manfaatnya oleh pelaku dan sektor Parekraf. Saya berkunjung ke Naruna Space sentra keramik di Salatiga dan ini UMKM yang hebat karena bisa tumbuh di tengah pandemi dan membuka lapangan kwrja yang luas," ungkap Sandiaga Uno.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Wali Kota Salatiga Yuliyanto mengungkapkan dua tahun didera pandemi Covid-19 tentu membuat segala perencanaan pengembangan sektor pariwisata dan UMKM tak maksimal.

" Akibat pandemi sehingga masih ada tugas-tugas yang harus kami kerjakan dan kami kejar. Partisipasi harus kita lakukan, tentunya juga koordinasi bantuan dari menparekraf yang dibutuhkan untuk pengembangan kuliner termasuk gastronomi di Kota Salatiga,” jelas Wali Kota. (Abc/Buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rumah Debt Collector di Probolinggo Dilempar Bom Ikan, Teras dan Mobil Rusak

Rumah Debt Collector di Probolinggo Dilempar Bom Ikan, Teras dan Mobil Rusak

Rumah seorang debt collector di Desa Alasumur Kulon, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, dilempar bondet oleh orang tak dikenal pada Senin dini hari.
Ipswich Town Kasih Kabar Buruk Buat Elkan Baggott Usai Promosi ke Premier League, Masa Depan Bek Timnas Indonesia Kian Abu-Abu

Ipswich Town Kasih Kabar Buruk Buat Elkan Baggott Usai Promosi ke Premier League, Masa Depan Bek Timnas Indonesia Kian Abu-Abu

Kebahagiaan Ipswich Town promosi ke Premier League bawa kabar kurang menyenangkan bagi Elkan Baggott. Bek Timnas Indonesia itu berada dalam situasi yang sulit.
Mahasiswa ITB yang Hilang Saat Mendaki Gunung Puntang Ditemukan Selamat, Sempat Keluar Jalur hingga 8 Kilometer

Mahasiswa ITB yang Hilang Saat Mendaki Gunung Puntang Ditemukan Selamat, Sempat Keluar Jalur hingga 8 Kilometer

Mahasiswa ITB yang hilang saat mendaki Gunung Puntang, Bandung, berhasil ditemukan selamat oleh tim SAR setelah sempat keluar jalur hingga 8 kilometer.
Pantas Saja Santriwati Ponpes Ndolo Kusumo Pati Tidak Berani Lawan Kiai Ashari, Doktrin yang Diajarkannya Tak Main-Main

Pantas Saja Santriwati Ponpes Ndolo Kusumo Pati Tidak Berani Lawan Kiai Ashari, Doktrin yang Diajarkannya Tak Main-Main

Pantas saja santriwati Ponpes Ndolo Kusumo Pati tidak berani melawan Kiai Ashari (51). Ternyata doktrin yang diajarkan pria itu tak main-main. 
5 Kebiasaan Kecil yang Bedakan Orang Kaya vs Miskin, dari Cara Mengelola Keuangan

5 Kebiasaan Kecil yang Bedakan Orang Kaya vs Miskin, dari Cara Mengelola Keuangan

Mengelola keuangan pribadi bukanlah perkara mudah, apalagi bagi mereka yang tidak dibekali literasi finansial sejak dini. Banyak orang terjebak dalam siklus ...
Bojan Hodak Batal Tinggalkan Persib? Jurnalis Italia Ungkap Update Terbaru Perpanjangan Kontrak Pelatih Persib

Bojan Hodak Batal Tinggalkan Persib? Jurnalis Italia Ungkap Update Terbaru Perpanjangan Kontrak Pelatih Persib

Saat ini Persib Bandung hanya menyisakan dua pertandingan terakhir di musim ini dengan tetap berada di puncak klasemen Super League 2025-2026. 

Trending

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT