News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Ungkap Fakta Baru Kasus Ibu Bunuh Anak di Semarang

Penyidikan kasus seorang ibu dengan tega membunuh anaknya yang masih berumur 3,7 tahun di kamar nomor 229, Hotel Neo Semarang terus didalami aparat kepolisian.
Rabu, 18 Mei 2022 - 13:40 WIB
Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Donny Lumbantoruan.
Sumber :
  • Tim tvOne - Didiet Cordiaz

Semarang, Jawa Tengah - Penyidikan kasus seorang ibu yang tega membunuh anaknya yang masih berumur 3 tahun 7 bulan di kamar nomor 229, Hotel Neo Jalan S Parman No.56, Kelurahan Bendungan, Kecamatan Gajahmungkur Semarang pada Selasa (10/5/2022) lalu terus berlanjut. 

Satreskrim Polrestabes Semarang dalam proses pemeriksaan terhadap pelaku bernama Rizka Sofianasari berhasil menemukan fakta baru yaitu wanita berusia 34 tahun tersebut tega membunuh anak kandungnya berinisial KAJD karena tertekan dan takut ketahuan suaminya telah menghabiskan uang deposito yang dipasrahkan pada dirinya senilai Rp 1,25 milyar. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Berdasarkan hasil pemeriksaan tambahan dari tersangka Riska dan terhadap suaminya, ditemukan fakta baru bahwa motif dari tersangka Riska melakukan upaya bunuh diri termasuk bunuh anaknya adalah, kalau kemarin hanya pinjol senilai Rp 38 juta, ternyata di balik itu ada permasalahan lebih besar. Dia dipercaya suami pegang deposito senilai Rp 1,25 M dan ternyata habis dipakai selama tahun 2019-2022," ujar Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Donny Lumbantoruan, Rabu (18/5/2022). 

"Oleh karenanya yang bersangkutan takut diketahui oleh suaminya makanya ketika dia berangkat ke hotel kemarin sama anaknya di situ mulai timbul keinginan bunuh diri maupun bunuh anaknya," tambahnya. 

Donny menjelaskan, uang senilai Rp 1,25 M itu adalah hasil tabungan yang dikumpulkan oleh pelaku dan suaminya selama menikah hingga membuat deposito lalu dipasrahkan kepada pelaku untuk dikelola atas namanya oleh suaminya. Kemudian, menurut keterangan pelaku, uang tersebut habis untuk berfoya-foya, membeli barang dan liburan. 

"Berdasarkan hasil keterangan tersangka, uang  senilai 1,25 M itu digunakan mulai dari 2019 hingga 2022 untuk belanja online maupun untuk melakukan liburan. Jadi dia jalan-jalan dan liburanpun sebenarnya bersama keluarga namun pelaku membohongi suaminya seolah-olah liburannya dengan promo tapi taunya harga normal dan memakai uang dari deposito tersebut," paparnya. 

Sementara itu, untuk pelaku yang juga mengaku tertekan katena jeratan pinjol yang awalnya 12 juta kemudian membengkak menjadi 38 juta masih terus berlanjut. Saat ini kepolisian tengah melakukan pendalaman terhadap SS, teman pelaku yang melakukan peminjaman uang online atas nama pelaku yang telah disetujui sendiri. 

"Yang 12 juta (pinjol) keterangan masih tetap. Jadi berawal hutang pinjol yang dipinjam oleh temannya itu (SS) atas namanya (pelaku) kemudian bunga berbunga hingga 38 juta." Jelas Kasatreskrim.

"Dari situ dia (pelaku) menggunakan dana pribadinya untuk membayar pinjol karena dia diteror terus. Tetapi dalam kehidupan sehari-haripun ternyata dia melakukan atau menggunakan uang deposito yang dipercayakan suaminya untuk dia kelola dengan atas nama pelaku sendiri. Untuk SS masih kita dalami," paparnya. 

Sebelumnya, awal mula kasus ini terjadi ketika seminggu yang lalu pelaku dan suami adu mulut mempermasalahkan uang keluarga mereka yang berada di rekening tabungan tiba-tiba tinggal sedikit.

Suami yang mengetahui uang tersebut berkurang untuk membayar pinjol teman istrinya kemudian marah dan meminta untuk segera diganti. 

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar menjelaskan, pinjol ini telah dilakukan oleh teman kerja pelaku pada tahun 2013 di salah satu Perusahan yang terletak di Semarang Barat berinisial SS, pada tahun lalu dengan meminjam identitas pelaku namun sudah dalam persetujuannya.

Awalnya SS hanya meminjam uang sebesar Rp. 12 juta. Namun, lambat laun tak dibayar apalagi atas nama pelaku mengingat tagihan datang padanya, akhirnya bunga semakin membengkak hingga total utang menjadi Rp. 38 juta. 

"Jadi saat suami mengecek rekening kosong dari 39 juta menjadi 1 juta oleh istrinya uangnya sudah digunakan untuk membayar pinjol tanpa sepengetahuan suaminya," terang Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar saat rilis kasus di Mapolrestabes Semarang, Rabu (11/5/2022) lalu. 

Lalu karena takut suaminya marah dan merasa malu, pelaku membawa korban untuk kabur dari rumah hingga akhirnya menetap di sebuah hotel. Saat berada di kamar, pelaku tidak bisa tidur hingga berfikiran untuk bunuh diri bersama anaknya dengan mencari cara menghabisi nyawa sendiri di internet. 

"Korban waktu itu sedang tidur lelap dengan memegang mainan ditangan kanannya mobil-mobilan kemudian dibekap oleh pelaku sampai meninggal dunia," paparnya. 

Setelah mengetahui anaknya meninggal dunia, pelaku juga mencoba bunuh diri dengan meminum air sabun dan melilitkan lehernya menggunakan handuk yang ada di kamar mandi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pelaku gagal bunuh diri dan akhirnya ditemukan oleh petugas hotel," jelasnya. 

Saat ini pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Mapolrestabes Semarang untuk proses hukum lebih lanjut. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku terancam Pasal 80 ayat 3 Jo pasal 76 c UU RI No. 35 Tahun 2014 perubahan atas UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. (Dcz/Buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Nommensen Festival 2026 Satukan Musik dan Budaya Batak di UHN Medan

Nommensen Festival 2026 Satukan Musik dan Budaya Batak di UHN Medan

Universitas HKBP Nommensen (UHN) Medan akan menggelar Nommensen Festival (NO FEST) 2026 dengan menghadirkan sederet musisi ternama Tanah Air. Mengusung Pro deo
Musim Kemarau Diprediksi Lebih Kering dan Panjang, Dinkes Jabar Ingatkan 4 Penyakit Ini

Musim Kemarau Diprediksi Lebih Kering dan Panjang, Dinkes Jabar Ingatkan 4 Penyakit Ini

Indonesia kini memasuki musim kemarau, kondisinya bisa mengakibatkan pasokan air bersih menurun. Sehingga kebersihan berkurang dan mempengaruhi gaya hidup
Media Korea Selatan Soroti Keputusan Persija Untuk Pasang Badan Bela Shin Tae-yong, Apresiasi Pertahankan Posisi STY Sebagai Pelatih Kepala

Media Korea Selatan Soroti Keputusan Persija Untuk Pasang Badan Bela Shin Tae-yong, Apresiasi Pertahankan Posisi STY Sebagai Pelatih Kepala

Tak berhenti di sana, Sports Chosun juga mengapresiasi pertahankan posisi Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala Persija. 
Polres Mojokerto Resmi Alihkan Pelayanan SKCK Menjadi Full Online

Polres Mojokerto Resmi Alihkan Pelayanan SKCK Menjadi Full Online

Pengurusan menggunakan aplikasi POLRI SuperApp sehingga bisa efisiensi waktu, biaya, serta kenyamanan bersama dalam pengurusan dokumen administratif kepolisian.
PKS Dorong Pemerintah Optimalkan Wakaf Produktif dan Industri Halal Lewat MMS III

PKS Dorong Pemerintah Optimalkan Wakaf Produktif dan Industri Halal Lewat MMS III

PKS menggelar Musyawarah III Majelis Syura (MMS) pada Sabtu hingga Ahad, 25-26 Juli 2026 bertempat di Kantor Dewan Pimpinan Tingkat Pusat (DPTP) PKS, Jalan TB
Febrie Minta Maaf ke Presiden dan Jaksa Agung, Janji Buktikan Kebenaran Sesuai Fakta Hukum

Febrie Minta Maaf ke Presiden dan Jaksa Agung, Janji Buktikan Kebenaran Sesuai Fakta Hukum

Tak hanya kepada Prabowo, Febrie juga meminta maaf atas kepada Jaksa Agung ST Burhanuddin serta segenap insan Adyaksa.

Trending

Kronologi Pria Tewas Dihakimi Massa Usai Kepergok Maling Ayam di Bali

Kronologi Pria Tewas Dihakimi Massa Usai Kepergok Maling Ayam di Bali

Warga yang mengetahui aksi KD langsung mengamankannya. Kabar adanya maling ayam yang tertangkap basah langsung tersebar hingga warga terus berdatangan.....
Menguak Tabir Tewasnya Dokter Internship Cantik di Apartemen Kalibata, Polisi: Korban Tinggal dengan Ibunya

Menguak Tabir Tewasnya Dokter Internship Cantik di Apartemen Kalibata, Polisi: Korban Tinggal dengan Ibunya

Menguak tabir kasus tewasnya dokter internship cantik, Siti Zahra Maghfira, pada Minggu (26/7/2026), pasalnya penyebab tewasnya dokter tersebut masih misteri.
Viral! Beredar Tampang Diduga Para Pelaku Pengeroyokan Maling Ayam hingga Tewas di Bali, Benarkah?

Viral! Beredar Tampang Diduga Para Pelaku Pengeroyokan Maling Ayam hingga Tewas di Bali, Benarkah?

Kasus tewasnya seorang pria yang diduga mencuri ayam di Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali, terus menjadi sorotan publik.
Viral Kabar Dokter Meninggal Dunia saat Menjalani Program Internship di Jakarta

Viral Kabar Dokter Meninggal Dunia saat Menjalani Program Internship di Jakarta

Heboh kabar dokter meninggal dunia. Dokter yang ditemukan meninggal dunia ini, merupakan alumni Universitas Hasanuddin (Unhas).
Prediksi Skor, Susunan Pemain, hingga Jalannya Pertandingan Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026 Menurut Gemini AI

Prediksi Skor, Susunan Pemain, hingga Jalannya Pertandingan Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026 Menurut Gemini AI

Dari 17 bentrokan dengan Kamboja sejak tahun 1995, Timnas Indonesia berhasil mengemas 16 kemenangan dan hanya mencatatkan satu hasil imbang di ajang Piala AFF.
Cerita Detik-detik Mengerikan Tewasnya Dokter Internship Cantik di Apartemen Kalibata, Begini Riwayat Akademiknya

Cerita Detik-detik Mengerikan Tewasnya Dokter Internship Cantik di Apartemen Kalibata, Begini Riwayat Akademiknya

Siti Zahra Maghfira, merupakan dokter internship cantik yang kini menjadi sorotan publik. Pasalnya, ia tewas karena diduga bunuh diri dengan terjun dari lantai
Termasuk Mitchell Baker, Ini 5 Pemain yang Berpeluang Debut Bersama Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Termasuk Mitchell Baker, Ini 5 Pemain yang Berpeluang Debut Bersama Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia berpeluang menghadirkan wajah-wajah baru di Piala AFF 2026. Sedikitnya lima pemain berkesempatan menjalani debut bersama skuad senior Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT