News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Selidiki Ledakan Oven di SPPG Krajan Banyumas yang Lukai Sejumlah Relawan

Ledakan oven terjadi di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Krajan, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada Kamis (5/2/2026). Ledakan tersebut mengakibatkan puluhan relawan mengalami luka ringan.
Jumat, 6 Februari 2026 - 11:57 WIB
Tim Inafis Polresta Banyumas melakukan olah TKP ledakan oven pengering ompreng di SPPG Desa Krajan, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (5/2/2026).
Sumber :
  • ANTARA/Sumarwoto

Banyumas, tvOnenews.com - Ledakan oven terjadi di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Krajan, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada Kamis (5/2/2026). Ledakan tersebut mengakibatkan puluhan relawan mengalami luka ringan.

Kasus ini kini dalam penyelidikan jajaran Polresta Banyumas. Selain meminta keterangan dari saksi, Tim Inafis Polresta Banyumas didampingi personel Kepolisian Sektor (Polsek) Pekuncen juga melakukan olah tempat kejadian perkara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Polsek Pekuncen AKP Slamet Husein mengatakan, personel Polsek Pekuncen langsung mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan adanya suara ledakan keras dari area SPPG.

"Setelah mendapatkan informasi adanya suara keras, anggota langsung melakukan pengecekan ke lokasi dan memang ditemukan adanya kejadian ledakan," katanya menjelaskan.

Ia mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan awal, ledakan diduga berasal dari oven atau alat pengering yang digunakan dalam kegiatan persiapan dapur SPPG.

"Alat tersebut diduga mengalami panas berlebih hingga akhirnya meledak," katanya.

Menurut dia, peristiwa ledakan itu tidak menyebabkan korban jiwa. Namun, sekitar 22 orang dilaporkan mengalami luka ringan akibat pecahan kaca maupun benturan benda lain di sekitar lokasi kejadian.

"Sebagian besar korban sudah diperbolehkan pulang setelah mendapat penanganan medis. Saat ini tinggal dua orang yang masih menjalani pemeriksaan lanjutan, satu mengalami luka pada kaki dan satu diduga luka bakar ringan," katanya.

Sementara itu, Kepala SPPG Desa Krajan Elvin Subekti mengatakan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) itu belum beroperasi secara resmi.

Menurut dia, kegiatan yang berlangsung saat kejadian merupakan uji coba dan persiapan operasional.

"SPPG ini belum operasional dan belum melayani pendistribusian makanan. Kegiatan hari ini merupakan trial bersih-bersih dapur untuk persiapan operasional yang direncanakan pada tanggal 9 Februari," katanya.

Ia mengatakan kegiatan tersebut melibatkan seluruh sukarelawan dari berbagai divisi, seperti divisi memasak, pencucian ompreng, kebersihan, keamanan, serta asisten lapangan.

Menurut Elvin, para sukarelawan mulai beraktivitas sejak pukul 09.00 WIB dan ledakan terjadi sekitar pukul 10.40 WIB saat proses pengeringan ompreng menggunakan oven pada hari ketiga uji coba.

Pada dua hari sebelumnya, oven telah digunakan dan berfungsi normal. Akibat ledakan tersebut, sebanyak 10 orang sempat dibawa ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis.

"Dari jumlah tersebut, delapan orang mengalami luka ringan akibat serpihan kaca, sementara dua orang dirujuk ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut," kata Elvin.

Kepala Desa Krajan Muflichudin mengatakan suara ledakan dari dapur MBG tersebut terdengar sangat keras hingga memicu kepanikan warga di sekitar lokasi.

Bahkan, ledakan itu juga terdengar oleh warga yang berada pada radius satu kilometer dari lokasi kejadian.

"Kebetulan di sekitar lokasi ada kegiatan posyandu dengan pelayanan kesehatan. Saat terdengar suara ledakan yang sangat keras, warga langsung berlarian ke luar rumah," katanya.

Menurut dia, sebagian warga sempat mengira suara tersebut berasal dari trafo listrik maupun aktivitas lain sebelum diketahui berasal dari area SPPG.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia memastikan kondisi lingkungan Desa Krajan saat ini telah kembali kondusif.

"Seluruh korban juga telah mendapatkan penanganan medis sesuai kebutuhan. Dua korban yang dirujuk ke rumah sakit, yakni Asiyati dan Siti Marlina, warga Krajan," katanya. (ant/buz)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ramalan Cinta Zodiak 7 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, hingga Pisces

Ramalan Cinta Zodiak 7 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, hingga Pisces

Ramalan Cinta Zodiak 7 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, hingga Pisces. Tanggal 7 Februari 2026 membawa energi cinta yang lebih hangat dan bersahabat
AFC Bahas Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Menuju Final Piala Asia, Klaim Pengaruh Suporter Garuda

AFC Bahas Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Menuju Final Piala Asia, Klaim Pengaruh Suporter Garuda

Tampil sebagai tuan rumah, Timnas Futsal Indonesia disebut AFC berada di ambang era baru futsal nasional setelah untuk pertama kalinya menembus partai puncak turnamen paling bergengsi di Asia tersebut.
KPAI Ungkap Dugaan Pungutan Rp1 Juta di Sekolah Siswa NTT yang Akhiri Hidup

KPAI Ungkap Dugaan Pungutan Rp1 Juta di Sekolah Siswa NTT yang Akhiri Hidup

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) membeberkan temuan awal terkait kasus tragis siswa SD di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang bunuh diri.
Sedikit Lagi Eligible Dinaturalisasi, Timnas Indonesia Berpotensi Diperkuat Mesin Assist Eks Kasta Teratas Eropa: Thom Haye Dapat Tandem Maut

Sedikit Lagi Eligible Dinaturalisasi, Timnas Indonesia Berpotensi Diperkuat Mesin Assist Eks Kasta Teratas Eropa: Thom Haye Dapat Tandem Maut

Timnas Indonesia berpotensi dapat tambahan amunisi dari jalur naturalisasi dalam waktu dekat. Sosok yang dimaksud adalah mesin assist eks kasta teratas Eropa.
Eks Rekan Setim Lionel Messi Resmi Mendarat ke Persija, Jean Motta Siap Bawa Macan Kemayoran Juara

Eks Rekan Setim Lionel Messi Resmi Mendarat ke Persija, Jean Motta Siap Bawa Macan Kemayoran Juara

Persija resmi menambah kekuatan di lini tengah dengan mendatangkan gelandang asal Brasil, Jean Mota, sosok berpengalaman yang pernah satu tim dengan Lionel Messi.
Terungkap, Motif Sebenarnya Siswa Ledakan Bom di SMAN 72 Jakarta, Polisi Singgung Lingkungan Sekolah

Terungkap, Motif Sebenarnya Siswa Ledakan Bom di SMAN 72 Jakarta, Polisi Singgung Lingkungan Sekolah

Akhirnya misteri motif sebenarnya siswa ledakan bom di SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, terungkap. Hal ini dibeberkan Kabid Humas Polda Metro Jaya

Trending

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
KPK Ungkap Deretan Barang Bukti Kasus Impor Bea Cukai Senilai Rp40,5 Miliar, dari Uang Tunai hingga Emas Batangan

KPK Ungkap Deretan Barang Bukti Kasus Impor Bea Cukai Senilai Rp40,5 Miliar, dari Uang Tunai hingga Emas Batangan

KPK menyita uang tunai, valuta asing, jam tangan mewah, hingga emas 5,3 kg senilai Rp40,5 miliar dalam kasus korupsi impor Bea Cukai.
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 7 Februari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 7 Februari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 7 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces, membahas peluang rezeki, kondisi finansial, dan angka hoki harian.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT