GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tradisi Makan Bandeng Bersama di Tambak, Cara Warga Pesisir Pantura Pati Sambut Ramadhan

Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, warga Desa Ketitangwetan, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menggelar tradisi makan bersama di area tambak.
Rabu, 18 Februari 2026 - 17:05 WIB
Warga Desa Ketitangwetan, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menggelar tradisi makan bersama di tambak jelang Ramadhan.
Sumber :
  • Tim tvOne - Abdul Rohim

Pati, tvOnenews.com – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, warga Desa Ketitangwetan, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menggelar tradisi makan bersama di area tambak.

Tradisi turun-temurun ini menjadi simbol rasa syukur sekaligus ajang mempererat silaturahmi sebelum menjalankan ibadah puasa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kegiatan yang berlangsung di kawasan tambak milik warga itu diikuti puluhan masyarakat pesisir. Sejumlah warga tampak menjaring ikan bandeng hasil panen, lalu memasukkannya ke dalam karung untuk kemudian diolah bersama.

Ikan bandeng segar yang baru diangkat dari tambak menjadi menu utama dalam tradisi tersebut.

Sebagian dimasak menjadi kuah bandeng pedas khas pesisir, sementara sebagian lainnya dibakar di gubuk sederhana di tengah tambak.

Aroma bandeng bakar dan kuah gurih yang mengepul menambah hangat suasana kebersamaan.

Warga bergotong royong membersihkan ikan, menyiapkan bumbu, memasak, hingga menyajikan hidangan untuk disantap bersama di tepi tambak. Suasana akrab dan penuh canda tampak mewarnai kegiatan tersebut.

Kepala Desa Ketitangwetan, Ali Muntoha, mengatakan tradisi makan bersama di tambak merupakan warisan leluhur masyarakat pesisir Pantura yang terus dijaga hingga kini.

“Ini merupakan tradisi masyarakat Ketitangwetan jelang bulan suci Ramadhan. Kita mengadakan masak-masak dan makan-makan bandeng di tambak dari hasil bumi masyarakat Ketitangwetan.” Kata Ali Muntoha, Rabu (18/2/2026).

“Tradisi ini turun temurun dari dulu hingga sekarang kita adakan menjelang Ramadhan. Selain sebagai wujud syukur atas hasil panen dan rezeki selama setahun, ini juga menjadi sarana mempererat kebersamaan warga sebelum memasuki bulan Ramadhan,” imbuh dia.

Senada dengan itu, salah seorang warga, Kholis, menyebut tradisi ini bukan sekadar makan bersama, melainkan momentum untuk memperkuat persaudaraan.

“Setiap tahun kami menunggu momen ini. Rasanya berbeda karena kami memasak dari hasil tambak sendiri dan menikmatinya bersama-sama,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi masyarakat Desa Ketitangwetan, tradisi ini memiliki makna mendalam. Selain menjaga budaya nenek moyang, kegiatan tersebut menjadi simbol rasa syukur atas kesehatan dan rezeki yang diterima selama setahun terakhir, sekaligus harapan akan keberkahan di bulan suci Ramadhan.

Tradisi sederhana namun sarat makna ini pun terus dilestarikan warga sebagai pengingat bahwa kebersamaan dan rasa syukur menjadi bekal penting dalam menyambut bulan penuh berkah. (arm/buz) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kompolnas Hadiri Sidang Etik AKBP Didik Soal Kasus Penyalahgunaan Narkotika, Beri Peringatan Ini untuk Polisi

Kompolnas Hadiri Sidang Etik AKBP Didik Soal Kasus Penyalahgunaan Narkotika, Beri Peringatan Ini untuk Polisi

Kompolnas turut hadir dalam sidang etik Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro di Mabes Polri. Kompolnas pun mengingatkan soal ini untuk Polri.
Jelang MotoGP 2026, Jorge Martin Mengaku Meminta Nasihat Pada Marc Marquez Sebelum Dirinya Melakukan...

Jelang MotoGP 2026, Jorge Martin Mengaku Meminta Nasihat Pada Marc Marquez Sebelum Dirinya Melakukan...

Persiapan dari juara dunia tahun 2024, Jorge Martin, menuju MotoGP 2026 nampaknya kembali tidak berjalan mulus.
Di Forum Business Summit AS, Prabowo Cerita Komitmen atas Stunting dan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Di Forum Business Summit AS, Prabowo Cerita Komitmen atas Stunting dan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Presiden RI Prabowo Subianto membuka langsung alasan di balik prioritas besar pemerintahannya mempercepat pembangunan manusia.
Sidang Etik AKBP Didik Putra Kuncoro Soal Kasus Penyalahgunaan Narkotika, Kompolnas Ungkap Potensi PTDH Sangat Besar

Sidang Etik AKBP Didik Putra Kuncoro Soal Kasus Penyalahgunaan Narkotika, Kompolnas Ungkap Potensi PTDH Sangat Besar

Kompolnas angkat bicara soal peluang sanksi yang akan didapatkan AKBP Didik Putra Kuncoro terkait kasus penyalahgunaan narkotika. Peluang PTDH sangat besar.
Jejak Perjalanan Jakmania Away ke Bali: Bukan hanya Dukung Persija tapi Pengaruhi Pertumbuhan Ekonomi Lokal

Jejak Perjalanan Jakmania Away ke Bali: Bukan hanya Dukung Persija tapi Pengaruhi Pertumbuhan Ekonomi Lokal

Hasil analisa dan pengalaman suporter Persija Jakarta, the Jakmania away days ke Bali. Tidak hanya dukung Persija, tetapi meningkatkan perekonomian warga lokal.
Rekan Cole Palmer Bongkar Kabar Mengejutkan Soal Transfer ke MU

Rekan Cole Palmer Bongkar Kabar Mengejutkan Soal Transfer ke MU

Isu Cole Palmer ke MU memanas setelah unggahan temannya viral. Bintang Chelsea itu disebut rindu Manchester dan terbuka hengkang pada 2026.

Trending

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 hari ini, yang akan diramaikan dengan duel seru di sektor putri antara Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata yang akan menjadi pembuka di Seri Bogor.
AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

Kericuhan di GBLA usai Persib vs Ratchaburi jadi sorotan AFC. Maung Bandung terancam denda besar hingga sanksi laga tanpa penonton di kompetisi Asia berikutnya.
Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dihadapkan pada potensi tambahan amunisi baru di bawah mistar. Kiper jangkung Eropa ini bisa bikin Maarten Paes dan Emil Audero minder?
3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

Meski secara finansial Persib tetap mendapat pemasukan miliaran rupiah dari AFC, ada potensi sanksi yang bisa menghantui dalam sidang Komite Disiplin dan Etik AFC dalam beberapa hari ke depan.
Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Penyerang Timnas Indonesia Mauro Zijlstra mengaku terkejut usai menjalani debut bersama Persija Jakarta di ajang Super League 2025/2026. Ia menilai gaya bermain
Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Seekor bayi monyet, Punch selalu membawa boneka orangutan di Kebun Binatang Ichikawa, Jepang. Ia mulai diterima kera lain dan mendapat induk asuhnya viral.
Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut uang hasil lelang lukisan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan disumbangkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT