News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Keluarga Korban Minta Pelaku Pembunuhan Kasus Mayat dalam Koper di Brebes Dihukum Mati

Keluarga korban pembunuhan disertai mutilasi yang jasadnya ditemukan di dalam koper di rumah seorang warga Desa Sukareja, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes,  pada Senin (16/2/2026 lalu), meminta agar pelaku dihukum mati. 
Kamis, 19 Februari 2026 - 13:37 WIB
Keluarga korban pembunuhan disertai mutilasi yang jasadnya dimasukkan ke dalam koper menutup pelaku dihukum mati.
Sumber :
  • Tim tvOne - Tri Handoko

Sementara anak kedua korban, Kartini menjelaskan, jika sosok ayahnya sangat perhatian dan sayang sama anak-anaknya. Termasuk sama cucu-cucunya.

Almarhum yang juga menjabat sebagai Ketua RW 02 Desa Pende Kecamatan Banjarharjo, memiliki hubungan yang baik dengan tetangga maupun orang lain. Termasuk dikenal suka menolong orang lain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sering orang datang ke rumah, mau meminjam beras dikasih, orang pinjam uang juga dikasih termasuk dengan tersangka yang beberapa kali pinjam uang, padahal tersangka hanya tetangga desa," kata Kartini.

Kartini mengungkapkan, pihak keluarga tidak mengetahui hubungan antara korban dengan tersangka. Setahunya keluarga korban hanya mengetahui tersangka Rokib sering pinjam uang.

Sebelum mengetahui ayahnya dibunuh dan dimutilasi serta jasadnya dimasukkan ke dalam koper. Ayahnya berpamitan ke ibunya untuk mengunci rumah, karena almarhum akan pergi ke rumah yang ditempati Rokib di Desa Sukareja dengan membawa uang Rp 20 juta.

"Namun hingga pagi hari (Senin pagi), bapak saya belum pulang dan ibu berinisiatif mencari almarhum. Namun, sesampainya di rumah Rokib, tidak menemukan  ayahnya. Tetangga hanya bilang Rokib baru saja pergi menggunakan sepeda motor," jelas Kartini.

Pihak keluarga curiga Sapri jadi korban pembunuhan, setelah warga geger ada penemuan mayat di rumah yang ditempati Rokib dengan cara dimasukkan ke dalam koper.

"Kami pihak keluarga akhirnya menanyakan ciri-ciri korban ke polisi yang ternyata sama dengan ciri-ciri bapak saya. Baru setelah autopsi di RSUD, kami baru memastikan bahwa jasad itu adalah ayahnya," ungkap Kartini.

Kepala Desa Sukareja Taram menegaskan, bahwa rumah yang ditempati Rokib adalah milik warganya Daniati yang saat ini bekerja sebagai TKW di Hongkong. Sementara Rokib sendiri merupakan paman dari pemilik rumah dan selama ini hanya ditugasi menjaga rumah Daniati.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau yang bersangkutan itu tidak punya tempat tinggal, kalau disini tinggal di bapaknya, sedangkan istrinya tinggal di Majalengka Jawa Barat," kata Taram.

Sebelumnya, Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah menjelaskan, bahwa pihaknya berhasil menangkap pelaku kurang dari 24 jam usai korban ditemukan tewas di dalam koper. Pelaku ditangkap di wilayah Majalengka, Jawa Barat. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK: Panglima TNI Punya Kewenangan Penuh Izin Periksa Anggota TNI yang Diduga Terlibat Korupsi BNPB

KPK: Panglima TNI Punya Kewenangan Penuh Izin Periksa Anggota TNI yang Diduga Terlibat Korupsi BNPB

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto punya kuasa penuh terkait izin pemeriksaan terhadap dua anggota TNI ...
Meski Mengaku Kondisinya Belum Fit 100 Persen, Samuel Maxson Septionus Berhasil Pecahkan Rekor Nasional di IOAC 2026

Meski Mengaku Kondisinya Belum Fit 100 Persen, Samuel Maxson Septionus Berhasil Pecahkan Rekor Nasional di IOAC 2026

Samuel Maxson memecahkan rekor nasional Kelompok Umur KU1 di gelaran Indonesia Open Aquatic Championship 2026 (IOAC) yang diselenggarakan PB Akuatik Indonesia.
BREAKING
NEWS
Polri Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Penyadapan Nomor Telepon Presiden Prabowo: Inisial LSP, ASN, dan EH

Polri Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Penyadapan Nomor Telepon Presiden Prabowo: Inisial LSP, ASN, dan EH

Polri tetapkan tiga tersangka kasus dugaan penyadapan secara ilegal dan penghapusan data elektronik serta illegal access terhadap Presiden RI Prabowo Subianto.
Sukses Juara Liga 2, Garudayaksa FC Ingin Ulangi Prestasi di I.League Cup 2026-2027

Sukses Juara Liga 2, Garudayaksa FC Ingin Ulangi Prestasi di I.League Cup 2026-2027

Garudayaksa FC tak sekadar ingin meramaikan I.League Cup 2026/27. Klub tersebut memasang target tinggi dengan membidik gelar juara.
Viral! Kronologi Dua WNI Tewas Terseret Ombak saat Memancing di Jepang, Sempat Diselamatkan Peselancar

Viral! Kronologi Dua WNI Tewas Terseret Ombak saat Memancing di Jepang, Sempat Diselamatkan Peselancar

Berikut fakta-fakta soal kisah 4 WNI yang terseret ombak saat memancing di Jepang. Dua di antaranya dinyatakan meninggal dunia usai dilakukan pencarian.
Menteri Rosan Laporkan Progres Proyek Kampung Haji Indonesia di Mekkah ke Presiden Prabowo: Siap Groundbreaking Desember 2026

Menteri Rosan Laporkan Progres Proyek Kampung Haji Indonesia di Mekkah ke Presiden Prabowo: Siap Groundbreaking Desember 2026

Proyek strategis pembangunan Kampung Haji Indonesia di Mekkah, Arab Saudi, dipastikan memasuki tahap peletakan batu pertama (groundbreaking) pada Desember 2026

Trending

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) mengaku kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT