Protes Kualitas dan Nilai Gizi pada Menu MBG, Warga di Pati Geruduk SPPG Tlogowungu 1
- Tim tvOne - Abdul Rohim
Massa mengancam akan kembali menggelar demo dengan massa yang lebih besar bila tidak ada kejelasan dan tuntutan mereka tidak dipenuhi.
"Kalau tidak ada titik kejelasan akan kita hadirkan massa lebih besar, bisa 3 kali lipat,” tandas dia.
Menanggapi tuntutan tersebut, Kepala SPPG Tlogowungu 01, Viki Ardiyan Listiyanto, menjelaskan bahwa pihaknya menyuplai makanan untuk 35 sekolah di Kecamatan Tlogowungu.
Ia menyebut nominal yang digunakan sebesar Rp7.900 per porsi dan telah disesuaikan dengan harga eceran tertinggi (HET) sesuai pagu dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdaperin) Kabupaten Pati.
"Semuanya sudah sesuai, pertanggungjawaban kita juga sudah sesuai aturan. Itu paguan itu 7.900. Kita tidak meninggikan HET (Harga Eceran Tertinggi), kita ada pagu. Disperindag itu sudah ada, kita tidak bisa melebihi harga Disperindag, seperti itu,” beber dia.
Menurutnya, komponen menu telah dirancang sesuai standar yang berlaku dan tetap mempertimbangkan kecukupan gizi bagi siswa penerima manfaat.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas kritik dan masukan dari masyarakat sebagai bahan evaluasi ke depan.
"Saya berterima kasih ada masyarakat yang sudah mengkritik, usul, dan saran. Saran dan kritikan saya terima. Sebagai kepala SPPG, saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya, ini akan menjadi bahan perbaikan agar pelayanan ke depan semakin baik,” ujarnya.
"Saya meminta permohonan maaf apabila ada tutur kata saya yang kurang berkenan di hati masyarakat dan juga teman-teman media,” pungkas Viki.
Aksi berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan dan berjalan kondusif. Massa berharap ada evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program makan bergizi gratis di wilayah tersebut guna memastikan kualitas dan transparansi anggaran tetap terjaga. (arm/buz)
Load more