News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Trisna Rahayu, Penyandang Disalibitas Asal Wonosobo yang Bersuara Emas

Meski memiliki ukuran tubuh tak normal, namun suara emas seorang gadis desa penyandang disabilitas asal Wonosobo, Jawa Tengah, memukau para pendengarnya.
Senin, 23 Mei 2022 - 14:14 WIB
Trisna penyandang disabilitas membawakan lagu di sebuah hotel di Wonosobo.
Sumber :
  • Tim tvOne - Ronaldo Bramantyo

Wonosobo, Jawa Tengah – Kisah inspiratif kali ini datang dari seorang gadis desa yang merupakan penyandang disabilitas asal Wonosobo, Jawa Tengah, Meski memiliki ukuran tubuh tak normal sejak lahir. Namun suara emasnya mampu menjadi magnet dan menghipnotis siapa saja yang mendengarkannya.

Trisna Rahayu (25) namanya, gadis remaja asal Desa Kalidadap, Kecamatan Wadaslintang, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah ini hanya memiliki tinggi tubuh tak lebih dari 1 meter.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Waktu lahir kondisi Trisna sangat kecil, namun tidak prematur dan baru bisa jalan sekitar umur 4 tahun,” ujar Veronika, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kecamatan Wadaslintang, saat dihubungi, Senin (23/05/2022).

Bakat menyanyi anak dari pasangan Akur Haryono dan Karsih ini pun sudah mulai tampak sejak Trisna Rahayu masih duduk dibangku sekolah dasar. Karena kepiawaiannya dalam menyanyi tersebut, ia pun sering diundang ke acara perayaan ulang tahun yang  ada disekitar desanya.

“Awalnya karena suka nyanyi saja. Dulu senang nyanyi itu sekitar umur 5 tahun. Terus waktu ikut bapak di Kalimantan umur 7 tahun, sering diundang sama teman-teman dan tetangga buat nyanyi kalau pas ada acara ulang tahun di desa,” terang Trisna

Karena bakat menyanyinya tersebut, Trisna pun kini sering diundang untuk melantunkan lagu-lagu di acara pesta pernikahan yang ada di desanya. Karena ingin menyalurkan hobi dan rasa senangnya saat bernyanyi, Trisna pun tak pernah mematok harga khusus.

“Belum lama diundang buat nyanyi diacara pernikahan. Terus terakhir diundang buat nyanyi di acara Halal Bi Halal FKKPI di Wonosobo. Saya tidak mau lah kalau mematok harga, karena saya senang nyanyi saja,” terangnya.

Pengidola penyanyi Bondan Prakoso dan Denny Caknan ini menuturkan tak ada pelatihan atau les khusus untuk mengasah dan melatih kemampuan menyanyinya tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya tidak ikut les nyanyi, alami saja. Kalau pas bapak sama ibu ke sawah, paling saya suka nyanyi sendiri gitu,” candanya.

Beberapa cover lagu pun telah ia ciptakan, seperti lagu Satru milik penyanyi Denny Caknan yang sudah diunggah ke akun youtube miliknya.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Buntut Anak SD Gantung Diri di NTT, DPR RI Desak Audit Pemanfaatan DAK Perlindungan Anak di Daerah

Buntut Anak SD Gantung Diri di NTT, DPR RI Desak Audit Pemanfaatan DAK Perlindungan Anak di Daerah

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko soroti pemanfaatan Dana Alokasi Khusus (DAK) terkait perlindungan anak, buntut kasus anak bunuh diri...
Buntut Kasus Anak Bunuh Diri di Ngada NTT, DPR Usul Bansos Khusus Anak: Jangan Lagi Disamaratakan ke Semua

Buntut Kasus Anak Bunuh Diri di Ngada NTT, DPR Usul Bansos Khusus Anak: Jangan Lagi Disamaratakan ke Semua

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko mengusulkan agar pemerintah mengevaluasi skema bantuan sosial (bansos) yang dikhususkan menyasar anak.
Hadiri Pemakaman Istri Jenderal Hoegeng, Kapolri Ungkap Wasiat Terakhir Eyang Meri Buat Polri

Hadiri Pemakaman Istri Jenderal Hoegeng, Kapolri Ungkap Wasiat Terakhir Eyang Meri Buat Polri

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menghadiri prosesi pemakaman Meriyati Hoegeng atau Eyang Meri, istri mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso.
Mantan Wawako Fitrianti Agustinda Divonis 7,5 Tahun, Korupsi BPPD PMI Palembang

Mantan Wawako Fitrianti Agustinda Divonis 7,5 Tahun, Korupsi BPPD PMI Palembang

Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Palembang menyatakan dua terdakwa kasus korupsi pengelolaan Biaya Pengganti Pengolahan Darah (BPPD) di Palang Merah
Tak Puas Cetak Sejarah Hanya dengan Lolos Semifinal Piala Asia Futsal, Hector Suoto Berambisi Kalahkan Jepang

Tak Puas Cetak Sejarah Hanya dengan Lolos Semifinal Piala Asia Futsal, Hector Suoto Berambisi Kalahkan Jepang

Menyingkirkan Vietnam, Timnas Futsal Indonesia untuk pertama kalinya dalam sejarah berhasil menembus empat besar Piala Asia Futsal
Cristiano Ronaldo Unhappy di Al Nassr Gara-gara PIF, Memungkinkan Balik Lagi ke Manchester United?

Cristiano Ronaldo Unhappy di Al Nassr Gara-gara PIF, Memungkinkan Balik Lagi ke Manchester United?

Muncul spekulasi lama yang kembali mencuat: mungkinkah Cristiano Ronaldo pulang ke Manchester United untuk ketiga kalinya? Isu ini bukan sekadar gosip biasa

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT