News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Puluhan Santriwati Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual, Ratusan Warga Geruduk Ponpes di Pati

Kasus dugaan kekerasan seksual di sebuah pondok pesantren putri di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, memicu kemarahan warga. Ratusan orang menggeruduk kompleks pondok pesantren di Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu, Sabtu (2/5/2026).
Minggu, 3 Mei 2026 - 23:13 WIB
Massa melakukan demonstrasi di depan pondok pesantren di Desa Tlogosari, Kec. Tlogowungu, Kab. Pati, Jawa Tengah, Sabtu (2/5/2026).
Sumber :
  • tim tvOne - Abdul Rohim

Pati, tvOnenews.com – Kasus dugaan kekerasan seksual di sebuah pondok pesantren putri di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, memicu kemarahan warga. Ratusan orang menggeruduk kompleks pondok pesantren di Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu, Sabtu (2/5/2026).

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Massa menuntut aparat penegak hukum segera menindak tegas oknum pengasuh ponpes yang diduga mencabuli puluhan santriwati.

 

Massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati untuk Demokrasi (ASPIRASI) bersama warga setempat memadati area pesantren sejak siang hari. Mereka membawa poster berisi kecaman terhadap pelaku serta tuntutan agar proses hukum segera dilakukan secara transparan.

 

Aksi sempat memanas ketika massa meminta pihak pondok menghadirkan perwakilan untuk memberikan klarifikasi. Dua orang perwakilan yayasan akhirnya menemui massa dan memberikan penjelasan. Namun, penjelasan tersebut tidak sepenuhnya meredakan emosi warga.

 

Sejumlah massa bahkan sempat melempari perwakilan yayasan dengan botol air minum dan batu kecil. Beruntung, aparat kepolisian yang berjaga berhasil mengendalikan situasi sehingga tidak terjadi kericuhan lebih lanjut.

 

Dalam orasinya, warga mendesak kepolisian segera menahan kiai yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Berdasarkan laporan salah satu korban, dugaan pelecehan seksual terjadi sejak tahun 2024 dengan jumlah korban diperkirakan mencapai sekitar 50 santri putri.

 

“Kami minta kepada aparat untuk mengamankan pelaku karena banyak korban yang bertebaran,” ucap Syaiful, anggota ALIANSI di hadapan massa saat berorasi.

 

Salah satu pemuda desa setempat, Ahmad Nawawi mengaku resah dengan adanya peristiwa yang memilukan ini. Ia pun meminta kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas.

 

“Saya mewakili masyarakat, pemuda dan santri Desa Tlogosari, kami merasa resah karena pelaku telah merusak citra pondok pesantren dan nama desa kami,” kata Nawawi.

 

“Warga ingin pelaku segera ditahan dan dihukum seberat-beratnya. Ini sudah sangat meresahkan,” lanjutnya.

 

Sementara itu, Kapolsek Tlogowungu AKP Mujahid mengatakan pihak kepolisian masih mendalami kasus tersebut. Pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka, namun belum dilakukan penahanan.

 

“Untuk Polsek tidak menangani kasus ini, namun diserahkan ke Satreskrim Polresta Pati Unit PPA. Informasi yang kita dapat, kasus ini sudah tahap penetapan tersangka, untuk menunggu proses lebih lanjut. Tersangka belum ditahan, untuk info lebih lanjut silakan tanyakan ke Satreskrim,” ujarnya.

 

AKP Mujahid mengungkapkan bahwa pengurus yayasan pondok pesantren berjanji akan memulangkan seluruh santri putri ke rumah masing-masing dalam waktu tiga hari ke depan.

 

“Alhamdulillah aksi berjalan kondusif dan kami bisa menghadirkan dari pihak yayasan. Intinya, dalam waktu 3 hari nanti, untuk sementara, santri putri akan dikembalikan ke orang tua masing-masing,” pungkas Mujahid.

 

Usai aksi, massa memasang sejumlah poster di depan area pondok pesantren. Poster-poster itu berisi pesan keras, mulai dari penolakan kekerasan seksual hingga tuntutan agar pelaku dihukum berat.

 

Kasus ini menjadi perhatian luas masyarakat setelah terungkap bahwa puluhan santriwati diduga menjadi korban kekerasan seksual oleh oknum pengasuh pondok pesantren.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Warga berharap agar proses hukum berjalan transparan dan memberikan keadilan bagi seluruh korban, sekaligus menjadi peringatan agar kasus serupa tidak kembali terjadi. (arm/ard)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

'Persiapkan Diri dengan Baik' Jadi Pesan Pelatih Hillstate untuk Megawati Hangestri, Rumor ke V-League Kian Nyata?

'Persiapkan Diri dengan Baik' Jadi Pesan Pelatih Hillstate untuk Megawati Hangestri, Rumor ke V-League Kian Nyata?

Pelatih Hillstate Kang Sung-hyung memberi pesan 'persiapkan diri dengan baik' kepada Megawati Hangestri sekaligus isyarat kalau Mega akan balik ke Korea Selatan
Momen Libur Hari Buruh 2026: 99 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta Melalui Gerbang Tol Cikampek Utama

Momen Libur Hari Buruh 2026: 99 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta Melalui Gerbang Tol Cikampek Utama

Arus lalu lintas di ruas Tol Jakarta-Cikampek mengalami peningkatan signifikan selama periode libur panjang Hari Buruh Internasional 2026. 
Gebrakan Baru Dedi Mulyadi, Jatinangor Siap Disulap Jadi 'Kota Pelajar', Kawasan Pendidikan Terpadu

Gebrakan Baru Dedi Mulyadi, Jatinangor Siap Disulap Jadi 'Kota Pelajar', Kawasan Pendidikan Terpadu

Gebrakan baru Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM), siapkan Jatinangor jadi 'Kota Pelajar', sebuah kawasan pendidikan terpadu.
Tak Ada Sakit Saat Awal Internship, Keluarga Sebut dr Myta Aprilia Azmy Alami Sesak Nafas Hebat Sebelum Meninggal

Tak Ada Sakit Saat Awal Internship, Keluarga Sebut dr Myta Aprilia Azmy Alami Sesak Nafas Hebat Sebelum Meninggal

Duka mendalam dirasakan oleh keluarga dr Myta Aprilia Azmy, seorang dokter yang meninggal dunia saat menjalani program internship di RSUD K.H. Daud Arif, Jambi
Gebrakan Dedi Mulyadi: Ketua OSIS Hingga Perusuh Bakal Digembleng di Barak Militer Juni Mendatang

Gebrakan Dedi Mulyadi: Ketua OSIS Hingga Perusuh Bakal Digembleng di Barak Militer Juni Mendatang

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyiapkan skema pembinaan khusus bagi kelompok pengacau keamanan yang terlibat ricuh di Dago Bandung beberapa waktu lalu. 
Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Keputusan pendakwah Hanny Kristianto dengan mencabut sertifikat mualaf milik dr Richard Lee mendapat tanggapan langsung dari pihak dokter, Minggu malam (3/5).

Trending

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Keputusan pendakwah Hanny Kristianto dengan mencabut sertifikat mualaf milik dr Richard Lee mendapat tanggapan langsung dari pihak dokter, Minggu malam (3/5).
Dedi Mulyadi Sebut Sejumlah Daerah Jateng dan Banten Masuk Tatar Sunda, Ini Alasannya

Dedi Mulyadi Sebut Sejumlah Daerah Jateng dan Banten Masuk Tatar Sunda, Ini Alasannya

Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menetapkan "Milangkala Tatar Sunda" sebagai agenda rutin tahunan yang akan digelar secara berkelanjutan bagi masyarakat.
Gebrakan Dedi Mulyadi: Ketua OSIS Hingga Perusuh Bakal Digembleng di Barak Militer Juni Mendatang

Gebrakan Dedi Mulyadi: Ketua OSIS Hingga Perusuh Bakal Digembleng di Barak Militer Juni Mendatang

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyiapkan skema pembinaan khusus bagi kelompok pengacau keamanan yang terlibat ricuh di Dago Bandung beberapa waktu lalu. 
Gebrakan Baru Dedi Mulyadi, Jatinangor Siap Disulap Jadi 'Kota Pelajar', Kawasan Pendidikan Terpadu

Gebrakan Baru Dedi Mulyadi, Jatinangor Siap Disulap Jadi 'Kota Pelajar', Kawasan Pendidikan Terpadu

Gebrakan baru Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM), siapkan Jatinangor jadi 'Kota Pelajar', sebuah kawasan pendidikan terpadu.
Tak Ada Sakit Saat Awal Internship, Keluarga Sebut dr Myta Aprilia Azmy Alami Sesak Nafas Hebat Sebelum Meninggal

Tak Ada Sakit Saat Awal Internship, Keluarga Sebut dr Myta Aprilia Azmy Alami Sesak Nafas Hebat Sebelum Meninggal

Duka mendalam dirasakan oleh keluarga dr Myta Aprilia Azmy, seorang dokter yang meninggal dunia saat menjalani program internship di RSUD K.H. Daud Arif, Jambi
Momen Libur Hari Buruh 2026: 99 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta Melalui Gerbang Tol Cikampek Utama

Momen Libur Hari Buruh 2026: 99 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta Melalui Gerbang Tol Cikampek Utama

Arus lalu lintas di ruas Tol Jakarta-Cikampek mengalami peningkatan signifikan selama periode libur panjang Hari Buruh Internasional 2026. 
Pemprov Jabar Tetapkan 18 Mei Sebagai Hari Tatar Sunda, Peringatan Apa Itu? Begini Penjelasan Sejarawan

Pemprov Jabar Tetapkan 18 Mei Sebagai Hari Tatar Sunda, Peringatan Apa Itu? Begini Penjelasan Sejarawan

Pemerintah Provinsi Jawa Barat tetapkan 18 Mei sebagai Hari Tatar Sunda, sebenarnya peringatan apa itu? Simak penjelasan sejarawan berikut ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT