News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tersangka Pencabulan Santriwati di Pati Diduga Masih Berkeliaran, Warga Minta Polisi Segera Bertindak

Suasana Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, terpantau sepi pada Selasa (5/5/2026).
Selasa, 5 Mei 2026 - 21:33 WIB
Ponpes Ndholo Kusumo di Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu, Pati, Jawa Tengah, terpantau sepi, Selasa (5/5/2026).
Sumber :
  • Tim tvOne - Abdul Rohim

Pati, tvOnenews.com – Suasana Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, terpantau sepi pada Selasa (5/5/2026).

Kompleks pesantren tersebut tampak lengang setelah seluruh santri dipulangkan. Sebelumnya, warga menggelar demonstrasi pada Sabtu (2/5/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mereka merasa resah atas dugaan pencabulan terhadap santriwati yang dilakukan oleh oknum kiai berinisial A, pengasuh di pesantren tersebut.

Saat ini, area pesantren putri dan gedung Madrasah Aliyah (MA) terlihat kosong tanpa penghuni. Gerbang ponpes tertutup rapat. Meski sesekali terdengar suara percakapan dari dalam area.

Meski sebagian besar kegiatan dihentikan, aktivitas pendidikan di area pesantren putra masih berlangsung terbatas. Siswa kelas VI Madrasah Ibtidaiyah (MI) tetap mengikuti ujian akhir semester.

Namun, pihak sekolah memberlakukan sistem berbeda bagi siswa luar daerah. Mereka diperbolehkan mengikuti ujian secara daring, sementara siswa yang tinggal di sekitar lokasi tetap menjalani ujian secara langsung di sekolah.

Tokoh pemuda setempat, Ahmad Nawawi, mengungkapkan bahwa tersangka telah meninggalkan lingkungan pesantren sekitar dua bulan lalu dan hingga kini keberadaannya belum diketahui secara pasti.

“Kondisi pesantren saat ini sudah tidak ada aktivitas sama sekali dan untuk santri putri juga kelihatannya sudah tidak ada juga. Untuk tersangka juga sudah lama tidak terlihat di sekitar sini, kabarnya kabur,” ujar Nawawi, Selasa (5/5/2026).

Menurutnya, informasi terakhir yang diterima warga menyebutkan bahwa A sempat terlihat pada malam Senin di wilayah Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus. Di lokasi tersebut, yang bersangkutan diketahui rutin menggelar kegiatan spiritual.

“Ada warga sekitar lokasi yang melihat di sana saat kegiatan rutin malam Senin. Tapi untuk sekarang belum diketahui pasti keberadaannya,” tambahnya.

Warga pun mulai resah dengan belum tertangkapnya tersangka, terlebih setelah polisi menetapkan A sebagai tersangka sejak 28 April 2026.

Nawawi mendesak Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pati agar segera mengambil tindakan tegas.

“Kami berharap Polresta Pati segera menangkap tersangka agar tidak ada korban berikutnya. Kalau tidak ada langkah cepat, masyarakat siap menggelar aksi besar-besaran di Mapolresta,” tegasnya.

Ia juga menilai kasus ini telah mencoreng nama baik pesantren dan Desa Tlogosari. Bahkan, menurutnya, keresahan warga sudah muncul jauh sebelum kasus ini terungkap ke publik.

“Sudah lama masyarakat resah. Ada dugaan pemerasan, penipuan, hingga pelecehan terhadap santri putri di bawah umur,” ungkap Nawawi.

Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Pati, Kompol Dika Hadian Widya Wiratama, menyatakan pihaknya masih berupaya menghadirkan tersangka untuk pemeriksaan sebelum dilakukan penangkapan.

“Penyidik sudah melakukan pemanggilan terhadap tersangka. Kami masih menunggu kehadirannya. Penangkapan akan dilakukan sesuai prosedur,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa proses hukum dilakukan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian, profesionalitas, serta penghormatan terhadap hak asasi manusia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami berkomitmen menyelesaikan kasus ini secepatnya. Namun tetap mengedepankan prosedur hukum yang berlaku,” tandasnya.

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila mengetahui keberadaan tersangka guna mempercepat proses penanganan kasus. (arm/buz) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jelang Muktamar NU, Gus Miftah Kirim Pesan Keras untuk Pemburu Jabatan

Jelang Muktamar NU, Gus Miftah Kirim Pesan Keras untuk Pemburu Jabatan

Dalam tulisan berjudul Istana Menghormati Marwah Ulama, Gus Miftah menyebut keputusan PBNU menggelar muktamar di Tambakberas merupakan langkah kembali ke akar sejarah NU.
Viral Ibu 8 Anak Ogah KB padahal Kondisi Ekonomi Buruk, Netizen: Si Bungsu Beratnya Cuma 2 Kilo!

Viral Ibu 8 Anak Ogah KB padahal Kondisi Ekonomi Buruk, Netizen: Si Bungsu Beratnya Cuma 2 Kilo!

Netizen soroti soal video seorang ibu dengan delapan anak di TikTok. Tak hanya itu, mereka juga menyoroti kondisi bayi bungsu yang beratnya hanya dua kilogram.
Aduh! Persib Bandung Resmi Kembali Masuk Daftar Hitam FIFA, Siapa?

Aduh! Persib Bandung Resmi Kembali Masuk Daftar Hitam FIFA, Siapa?

Di penghujung Senin (10/8/2026) malam, FIFA mencantumkan nama Persib Bandung dalam FIFA Ban Registration List. 
Mojtaba Khamenei Akhirnya Muncul

Mojtaba Khamenei Akhirnya Muncul

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei akhirnya muncul ke depan publik. Hal ini terjadi ketika Mojtaba Khamenei bertemu dengan Presiden Masoud Pezeshkian, Minggu (9/8) guna membahas perkembangan situasi ekonomi, militer dan pertahanan Iran terkini.
Menhut: Presiden Prabowo Beri Dukungan Luar Biasa untuk Restorasi Ekosistem

Menhut: Presiden Prabowo Beri Dukungan Luar Biasa untuk Restorasi Ekosistem

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengungkap dukungan Presiden Prabowo Subianto terhadap upaya restorasi ekosistem di Indonesia.
Pascabencana, Warga Tapteng Tagih Janji Gubernur Sumut Bangun Tanggul Penahan Banjir

Pascabencana, Warga Tapteng Tagih Janji Gubernur Sumut Bangun Tanggul Penahan Banjir

Sejumlah warga korban banjir bandang di Kelurahan Sibuluan Nalambok, Kecamatan Sarudik, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), menagih janji Gubernur Sumatra Utara (Sumut).

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Pemerintah hanya mengusulkan satu nama, yakni Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti yang saat ini menjabat sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Siapa Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka-Raki Jatim 2026? Simak profil, pendidikan, perjalanan, serta fakta soal isu dirinya anak pejabat.
Jakarta dan Bandung Jadi Panggung FIFA ASEAN Cup 2026, Pemerintah Provinsi Pastikan Kesiapan Stadion Gelora Bung Karno dan Si Jalak Harupat 

Jakarta dan Bandung Jadi Panggung FIFA ASEAN Cup 2026, Pemerintah Provinsi Pastikan Kesiapan Stadion Gelora Bung Karno dan Si Jalak Harupat 

Edisi pertama gelaran FIFA ASEAN Cup 2026 ini akan digelar pada jeda internasional FIFA Matchday, September-Oktober 2026 mendatang.  
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT