News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Contoh Harmoni Industri dan Kelestarian Lingkungan, Model Baru Restorasi Laut dan Pemberdayaan Pesisir di Batang

Pembangunan kawasan industri kerap dihadapkan pada tantangan besar, yakni bagaimana menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan
Minggu, 7 Juni 2026 - 01:42 WIB
Contoh Harmoni Industri dan Kelestarian Lingkungan, Model Baru Restorasi Laut dan Pemberdayaan Pesisir
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Pembangunan kawasan industri kerap dihadapkan pada tantangan besar, yakni bagaimana menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan. Di wilayah pesisir, tantangan tersebut menjadi semakin kompleks karena aktivitas industri beririsan langsung dengan ekosistem laut yang rentan terhadap tekanan pembangunan.

Di tengah meningkatnya kebutuhan investasi dan ekspansi kawasan industri nasional, pendekatan pembangunan berkelanjutan kini menjadi fokus utama. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bukan hanya menciptakan lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi, pembangunan juga dituntut mampu menjaga kualitas lingkungan, melindungi sumber daya pesisir, serta memastikan masyarakat sekitar ikut merasakan manfaatnya.

Konsep inilah yang mulai diterapkan di kawasan Batang, Jawa Tengah. Melalui penataan ruang laut yang lebih tertib, program restorasi ekosistem pesisir, serta penguatan kapasitas masyarakat, pemerintah bersama BUMN berupaya menghadirkan model pembangunan yang memadukan kepentingan industri dan keberlanjutan lingkungan dalam satu ekosistem yang saling mendukung.

Melansir dari Antara, upaya tersebut diwujudkan melalui kerja sama antara PT Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), yang merupakan anggota Holding BUMN Danareksa, dengan Direktorat Jenderal Penataan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Kedua pihak menandatangani Perjanjian Kerja Sama mengenai penataan pesisir dan pemanfaatan ruang perairan kawasan Batang pada Jumat (5/6). Kesepakatan ini diharapkan mampu menciptakan sinergi antara pengembangan kawasan industri dengan upaya perlindungan ekosistem laut dan pesisir.

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Jenderal Penataan Ruang Laut KKP, Kartika Listriana, dan Pelaksana Tugas Direktur Utama KITB, Indri Septa Respati. Acara tersebut turut disaksikan oleh Direktur Utama Holding BUMN Danareksa, Ngurah Wirawan.

Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman yang lebih luas antara KKP dan PT Danareksa (Persero) yang telah ditandatangani pada Juli 2025.

Ngurah Wirawan menjelaskan bahwa kolaborasi tersebut menjadi langkah konkret untuk menerjemahkan kesepakatan di tingkat kebijakan menjadi program yang dapat dijalankan langsung di lapangan.

"Kawasan industri yang baik justru harus ikut menjaga garis pantainya, ekosistem lautnya, dan masyarakat pesisir di sekitarnya. Peran kami sebagai Holding adalah menjadi orkestrator yang mempertemukan keahlian dan sumber daya, agar setiap pihak dapat memainkan perannya," ujar Ngurah.

Dalam perjanjian tersebut terdapat empat ruang lingkup utama yang akan menjadi fokus implementasi program. 

Keempat aspek tersebut meliputi penyelenggaraan penataan ruang laut, rehabilitasi dan restorasi ekosistem pesisir, penguatan kapasitas sumber daya manusia, serta diseminasi kebijakan kepada berbagai pemangku kepentingan.

Salah satu program yang mendapat perhatian khusus adalah pengelolaan karbon biru atau blue carbon. Konsep ini semakin banyak digunakan dalam strategi mitigasi perubahan iklim karena memanfaatkan kemampuan ekosistem pesisir untuk menyerap dan menyimpan karbon dalam jumlah besar.

Mangrove menjadi salah satu komponen utama dalam program tersebut. Selain berfungsi sebagai penyimpan karbon alami, hutan mangrove juga memiliki peran penting dalam melindungi garis pantai dari abrasi, mengurangi dampak gelombang besar, serta menjadi habitat bagi berbagai biota laut.

Melalui restorasi ekosistem pesisir, kawasan Batang diharapkan tidak hanya berkembang sebagai pusat aktivitas industri, tetapi juga menjadi contoh bagaimana kawasan ekonomi dapat tumbuh tanpa mengorbankan fungsi ekologis lingkungan sekitarnya.

Pendekatan ini juga sejalan dengan tren pembangunan global yang semakin menempatkan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) sebagai bagian penting dalam pengembangan kawasan industri modern.

Kerja sama dengan KKP merupakan bagian dari transformasi besar yang tengah dijalankan Holding BUMN Danareksa melalui inisiatif Kawasan Industri Indonesia. 

Program tersebut bertujuan membangun pengelolaan kawasan industri yang lebih terintegrasi dan berdaya saing.

Saat ini Holding BUMN Danareksa mengelola tujuh kawasan industri dengan total luas mencapai sekitar 7.800 hektare. Kawasan-kawasan tersebut menjadi lokasi operasional lebih dari 1.600 tenant yang berasal dari 25 negara dan telah menyerap sekitar 300.000 tenaga kerja.

Sementara itu, KITB sendiri memiliki posisi strategis karena telah ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang melalui Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2025. Status tersebut menjadikan Batang sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru yang diharapkan mampu menarik investasi skala besar.

Kolaborasi antara KITB dan KKP juga dinilai sejalan dengan agenda pembangunan nasional yang tertuang dalam Asta Cita, terutama dalam aspek penguatan kedaulatan maritim, percepatan hilirisasi industri, serta pemerataan pembangunan yang berkeadilan.

Ngurah Wirawan berharap model kolaborasi yang sedang dibangun di Batang dapat menjadi contoh bagi kawasan industri lainnya di Indonesia.

"Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama mewujudkan pembangunan yang selaras dengan pelestarian di Batang, agar model ini dapat direplikasi di kawasan-kawasan lain, sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi perekonomian dan masyarakat," tutupnya.

Jika berhasil dijalankan secara konsisten, pendekatan ini berpotensi menjadi model baru pembangunan industri nasional, di mana pertumbuhan ekonomi, perlindungan lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat pesisir dapat berjalan beriringan tanpa harus saling mengorbankan. (udn)
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Profil Rahmat Erwin Abdullah, Peraih Medali Emas Asian Games 2026 dan Pemecah Rekor Dunia

Profil Rahmat Erwin Abdullah, Peraih Medali Emas Asian Games 2026 dan Pemecah Rekor Dunia

Profil Rahmat Erwin Abdullah, peraih medali emas angkat besi putra kelas 75 kilogram di Asian Games 2026 dan pemecah rekor dunia.
18 Kasus Influenza Tipe A Ditemukan di DIY, Warga Diminta Waspadai Flu Musiman Ini

18 Kasus Influenza Tipe A Ditemukan di DIY, Warga Diminta Waspadai Flu Musiman Ini

Sebanyak 18 kasus influenza tipe A ditemukan di wilayah DI Yogyakarta. Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat menyebut influenza yang ditemukan itu merupakan bagian dari flu musiman.
Revitalisasi Pasar Ngasem Yogyakarta, AirNav Indonesia Dorong Penguatan Penguatan Ekonomi dan Lanskap Budaya

Revitalisasi Pasar Ngasem Yogyakarta, AirNav Indonesia Dorong Penguatan Penguatan Ekonomi dan Lanskap Budaya

AirNav Indonesia mendorong penguatan ekonomi lokal melalui program revitalisasi Pasar Ngasem, Yogyakarta.
Kata Rahmat Erwin Abdullah Usai Persembahkan Medali Emas Kedua untuk Indonesia di Asian Games 2026

Kata Rahmat Erwin Abdullah Usai Persembahkan Medali Emas Kedua untuk Indonesia di Asian Games 2026

Lifter Indonesia yakni Rahmat Erwin Abdullah, berhasil meraih medali emas pada cabor angkat besi kelas 75kg Asian Games 2026 pada hari ini, Sabtu 26 September.
Bersiaplah! 5 Zodiak Paling Beruntung dalam Pekerjaan Oktober 2026: Ada yang Berpeluang Dapat Promosi

Bersiaplah! 5 Zodiak Paling Beruntung dalam Pekerjaan Oktober 2026: Ada yang Berpeluang Dapat Promosi

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling beruntung dalam karier atau pekerjaan bulan Oktober 2026: Ada yang berpeluang dapat promosi. Zodiakmu termasuk?
Tak Cuma Back to Back medali Emas di Asian Games, Rahmat Erwin Abdullah Juga Berhasil Pecahkan Dua Rekor Dunia

Tak Cuma Back to Back medali Emas di Asian Games, Rahmat Erwin Abdullah Juga Berhasil Pecahkan Dua Rekor Dunia

Rahmat Erwin Abdullah kembali mengharumkan nama Indonesia setelah merebut medali emas dari cabor angkat besi di Asian Games 2026 pada hari Sabtu 26 September.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Ramalan Zodiak Cinta Besok Minggu 27 September 2026: Libra Full Senyum Dapat Kejutan Romantis, Scorpio Stop Curiga Tanpa Bukti

Ramalan Zodiak Cinta Besok Minggu 27 September 2026: Libra Full Senyum Dapat Kejutan Romantis, Scorpio Stop Curiga Tanpa Bukti

Berdasarkan pergerakan rasi bintang zodiak, esok hari Minggu, 27 September 2026, membawa energi yang menuntut keseimbangan antara empati dan keterbukaan. Bebera
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT