GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hadirkan Harapan Baru bagi Pasien Katarak, JEC ANWARI Purwokerto Gelar Operasi Katarak

Dalam rangka memperingati Bulan Bakti PERDAMI 2026, Klinik Utama Mata JEC ANWARI @ Purwokerto turut berpartisipasi dalam rangkaian bakti sosial operasi katarak yang diinisiasi oleh PERDAMI atau Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia.
Rabu, 15 Juli 2026 - 01:55 WIB
Ilustrasi pasien.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Dalam rangka memperingati Bulan Bakti PERDAMI 2026, Klinik Utama Mata JEC ANWARI @ Purwokerto turut berpartisipasi dalam rangkaian bakti sosial operasi katarak yang diinisiasi oleh PERDAMI atau Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia. Mengusung semangat “Satu Hari Sejuta Harapan untuk Indonesia Kembali Melihat, One Doctor One Sight,” kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk memperluas akses layanan kesehatan mata bagi masyarakat, khususnya mereka yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak.

Katarak merupakan kondisi ketika lensa alami mata mengalami kekeruhan, sehingga cahaya sulit masuk dengan optimal dan penglihatan menjadi buram. Gejala katarak dapat berkembang secara perlahan, mulai dari pandangan berkabut, warna tampak pudar, lebih sensitif terhadap cahaya atau silau, kesulitan melihat pada malam hari, hingga menurunnya kemampuan membaca dan beraktivitas sehari-hari. Kondisi ini umumnya berkaitan dengan proses penuaan, namun juga dapat dipengaruhi oleh faktor lain seperti riwayat cedera mata, diabetes, penggunaan obat tertentu dalam jangka panjang, paparan sinar ultraviolet, hingga faktor bawaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di Indonesia, katarak masih menjadi penyebab utama kebutaan. Merujuk hasil survei Rapid Assessment of Avoidable Blindness atau RAAB 2014-2016 yang dilakukan PERDAMI dan Badan Litbangkes Kementerian Kesehatan RI di 15 provinsi, angka kebutaan pada populasi usia 50 tahun ke atas mencapai 3 persen, dengan katarak sebagai penyebab tertinggi, yaitu sekitar 81,2 persen kasus kebutaan. Dengan kata lain, katarak bukan hanya persoalan medis, tetapi juga berkaitan erat dengan kualitas hidup, kemandirian, produktivitas, dan kemampuan seseorang untuk menjalani aktivitas harian.

Meski demikian, kebutaan akibat katarak pada dasarnya dapat dicegah dan ditangani melalui pemeriksaan serta tindakan operasi yang tepat. Dalam operasi katarak, lensa mata yang keruh akan diangkat dan digantikan dengan lensa buatan atau intraocular lens (IOL), sehingga pasien dapat kembali memperoleh kualitas penglihatan yang lebih baik. Seiring perkembangan teknologi, penanganan katarak kini juga semakin presisi dan personal, dengan berbagai pilihan metode tindakan serta lensa tanam yang dapat disesuaikan dengan kondisi mata dan kebutuhan aktivitas pasien.

Sebagai bagian dari jaringan JEC Eye Hospitals and Clinics, Klinik Utama Mata JEC ANWARI @ Purwokerto mendukung pelaksanaan Bakti Sosial Operasi Katarak sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap masyarakat yang membutuhkan akses penanganan katarak. Program ini tidak hanya berfokus pada tindakan operasi, tetapi juga mencakup rangkaian layanan yang menyeluruh, mulai dari pendataan dan skrining calon pasien, pemeriksaan kondisi mata, pemeriksaan penunjang untuk memastikan kesiapan medis, tindakan operasi bagi pasien yang memenuhi kriteria, hingga kontrol pasca operasi. Pendekatan ini penting untuk memastikan setiap pasien memperoleh penanganan yang aman, tepat, dan sesuai dengan kondisi kesehatannya.

Kegiatan Bakti Sosial Operasi Katarak di Klinik Utama Mata JEC ANWARI @ Purwokerto dilaksanakan pada 7-9 Juli 2026. Berdasarkan surat edaran kegiatan, pelaksanaan bakti sosial ini mencakup proses skrining calon pasien, pemeriksaan penunjang, tindakan operasi katarak bagi pasien yang memenuhi kriteria medis, serta kontrol H+7 pasca operasi sesuai standar pelayanan.

Melalui Bakti Katarak ini, Klinik Utama Mata JEC ANWARI @ Purwokerto ingin membantu masyarakat yang selama ini mengalami hambatan penglihatan akibat katarak agar dapat kembali menjalani aktivitas dengan lebih mandiri. Bagi banyak pasien, kemampuan melihat kembali bukan hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga pada kehidupan sehari-hari, seperti membaca, bekerja, beribadah, mengenali wajah keluarga, bepergian dengan lebih aman, hingga kembali berpartisipasi dalam lingkungan sosial. Karena itu, kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya bersama untuk menekan angka kebutaan yang dapat dicegah sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Dr. Kukuh Prasetyo, SpM, ChM, (Hon.)FIOF, Kepala Klinik Utama Mata JEC ANWARI @ Purwokerto, menyampaikan, “Partisipasi Klinik Utama Mata JEC ANWARI @ Purwokerto dalam Bulan Bakti PERDAMI 2026 merupakan wujud kepedulian kami terhadap masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak. Melalui kegiatan ini, kami berharap semakin banyak pasien yang mendapatkan kesempatan untuk kembali melihat dengan lebih baik, beraktivitas dengan lebih mandiri, dan menjalani hidup dengan kualitas yang lebih baik.”

Sebagai institusi kesehatan mata yang telah hadir sejak 1984, JEC Eye Hospitals and Clinics memiliki rekam jejak panjang dalam penanganan katarak di Indonesia. Selama lebih dari empat dekade, JEC Eye Hospitals and Clinics telah menangani lebih dari 200.000 operasi katarak dan terus menghadirkan layanan katarak yang terintegrasi, mulai dari pemeriksaan, tindakan, hingga pemulihan pasien. Layanan katarak JEC Eye Hospitals and Clinics mencakup berbagai pilihan tindakan, mulai dari phacoemulsification hingga Femtosecond Laser-Assisted Cataract Surgery atau FLACS, sebagai bagian dari komitmen untuk menghadirkan penanganan katarak yang semakin presisi, aman, personal, dan berorientasi pada kualitas penglihatan pasien setelah operasi.

Komitmen JEC Eye Hospitals and Clinics dalam memperluas akses layanan kesehatan mata juga sejalan dengan semangat Bulan Bakti PERDAMI 2026, yang mendorong keterlibatan dokter mata dan fasilitas kesehatan dalam membantu masyarakat kembali melihat. Melalui kolaborasi ini, Klinik Utama Mata JEC ANWARI @ Purwokerto berharap dapat terus berkontribusi dalam upaya menurunkan angka kebutaan yang dapat dicegah, sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini dan penanganan katarak secara tepat.

“Bagi kami, setiap pasien yang kembali melihat adalah harapan baru. Karena itu, kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi layanan medis, tetapi juga bentuk dukungan nyata agar masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih percaya diri,” tutup Dr. Kukuh.(chm)
 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

22 Tahun Merawat Rasa, Festival Kuliner Summarecon Hadir Serentak di Empat Kota

22 Tahun Merawat Rasa, Festival Kuliner Summarecon Hadir Serentak di Empat Kota

Kini, festival kuliner telah bertransformasi dari sekadar tempat mencari hidangan menjadi bagian dari tren gaya hidup sekaligus destinasi hiburan bagi masyarakat.
Jakarta Resmi Jadi Pusat Gerakan Pro-Palestina Asia Pasifik, Headquarter APCQP Diresmikan di DPR RI

Jakarta Resmi Jadi Pusat Gerakan Pro-Palestina Asia Pasifik, Headquarter APCQP Diresmikan di DPR RI

Perjuangan solidaritas untuk kemerdekaan dan keadilan rakyat Palestina memasuki babak baru. Koalisi lintas negara Asia Pacific Coalition for Quds and Palestine
Pembangunan Jalan Tol Jadi Faktor Penting Capai Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Pembangunan Jalan Tol Jadi Faktor Penting Capai Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Pembangunan infrastuktur seperti jalan tol turut menjadi bagian penting dari upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan memperkuat konektivitas nasional.
BI Jatim Gelar Kampanye Cinta, Bangga, Paham Rupiah (CBP Rupiah) dalam Gelaran Java Run

BI Jatim Gelar Kampanye Cinta, Bangga, Paham Rupiah (CBP Rupiah) dalam Gelaran Java Run

BI Jatim ajak anak muda berkompetisi membuat sebuah seni mural bergambarkan cinta rupiah sebagai salah satu kampanye Cinta, Bangga, Paham Rupiah (CBP Rupiah), serta simbol kedaulatan bangsa.
Alasan PBSI Tarik Sembilan Wakil Indonesia di China Masters 2026, Gara-gara Hal Ini

Alasan PBSI Tarik Sembilan Wakil Indonesia di China Masters 2026, Gara-gara Hal Ini

Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) mengungkapkana alasan mengapa merekamenarik sembilan wakil Indonesia dari China Masters 2026. Ajang BWF Super 750 tersebut akan digelar di Shenzhen pada 1-6 September 2026
Ramalan Zodiak Selama Bulan September 2026, Siapa yang Dihantam Hoki Melimpah dan Terdesak Kesialan Bertubi-tubi

Ramalan Zodiak Selama Bulan September 2026, Siapa yang Dihantam Hoki Melimpah dan Terdesak Kesialan Bertubi-tubi

Apakah zodiak Anda masuk dalam barisan yang bergelimang keberuntungan, atau justru harus ekstra prihatin sepanjang bulan September 2026? inilah ramalannya.

Trending

Jadwal Hyundai Hillstate Vs Red Sparks di Liga Voli Korea 2026-2027: Megawati Hangestri Lawan Teman Lama

Jadwal Hyundai Hillstate Vs Red Sparks di Liga Voli Korea 2026-2027: Megawati Hangestri Lawan Teman Lama

Jadwal Hyundai Hillstate vs Red Sparks di Liga Voli Korea 2026-2027. Pertandingan ini bakal dinantikan para penggemar khususnya volimania Indonesia, karena Megawati Hangestri harus menghadapi mantan klubnya.
Kesan Pertama Jordan Wilson saat Bertemu Megawati Hangestri: Saya Bersyukur Mengenalnya

Kesan Pertama Jordan Wilson saat Bertemu Megawati Hangestri: Saya Bersyukur Mengenalnya

Outside Hitter baru Hyundai Hillstate Jordan Wilson mengaku bersyukur bisa bertemu dengan Megawati Hangestri saat jalani kompetisi profesionalnya musim ini.
Jadwal Siaran Langsung China Masters 2026: Jonatan Christie Debut Sebagai Tunggal Putra Nomor 1 Dunia

Jadwal Siaran Langsung China Masters 2026: Jonatan Christie Debut Sebagai Tunggal Putra Nomor 1 Dunia

Jadwal siaran langsung China Masters 2026, di mana akan ada sejumlah laga menarik. Salah satunya Jonatan Christie akan debut sebagai tunggal putra nomor satu dunia.
Red Sparks Diterpa Kabar Buruk Usai Ko Hee-jin Mundur, Para Pemain Andalan Berpotensi Absen di KOVO Cup 2026

Red Sparks Diterpa Kabar Buruk Usai Ko Hee-jin Mundur, Para Pemain Andalan Berpotensi Absen di KOVO Cup 2026

Red Sparks tengah diterpa kabar buruk secara bertubi-tubi. Setelah Ko Hee-jin yang resmi mundur dari posisi pelatih kepala, mantan tim Megawati Hangestri tersebut kini juga berpotensi tampil tanpa para pemain andalannya,termasuk Vanja Bukilic di KOVO Cup 2026.
Usai Terpilih Jadi Ketum PBNU, Gus Kikin Lontarkan Pesan Menohok

Usai Terpilih Jadi Ketum PBNU, Gus Kikin Lontarkan Pesan Menohok

Usai terpilih jadi Ketum PBNU, KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) lontarkan pesan menohok. Selain itu, Gus Kikin berharap NU bisa berkhidmah untuk kemaslahatan
Bukan Hanya Dekat, 2 Pemain Hyundai Hillstate Ini Puji Setinggi Langit Atlet Indonesia Megawati Hangestri

Bukan Hanya Dekat, 2 Pemain Hyundai Hillstate Ini Puji Setinggi Langit Atlet Indonesia Megawati Hangestri

Wah ada dua nama pemain voli asing yang dekat sama Megawati Hangestri. Keduanya juga pernah memuji abis si atlet indonesia ini. Mereka bermain di satu klub loh.
Profil Pornpun Guedpard, Musuh Megawati Hangestri di Korea yang Jadi MVP di AVC Women's Continental 2026

Profil Pornpun Guedpard, Musuh Megawati Hangestri di Korea yang Jadi MVP di AVC Women's Continental 2026

Menilik profil singkat Pornpun Guedpard, setter sekaligus kapten Timnas Voli Putri Thailand yang baru saja dinobatkan sebagai MVP AVC Women's Continental 2026. Menariknya, Guedpard sempat menjadi musuh Megawati Hangestri di Liga Voli Korea.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT