Dua Anggota Polisi Dikeroyok saat Karnaval Perayaan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Blora, 12 Orang Diamankan
- ANTARA/Gunawan.
Blora, tvOnenews.com - Dua anggota Polsek Ngawen, Polres Blora, Jawa Tengah, menjadi korban pengeroyokan saat mengamankan kegiatan karnaval perayaan HUT Ke-81 Republik Indonesia di Desa Rowobungkul, Kecamatan Ngawen, pada Sabtu (22/8/2026) lalu, sekitar pukul 16.30 WIB.
Kasat Reskrim Polres Blora AKP Zaenul Arifin mengatakan, kedua polisi yang menjadi korban pengeroyokan adalah Aipda MS dan Aiptu SP.
"Anggota tersebut berinisial Aipda MS dan Aiptu SP," kata AKP Zaenul Arifin .
Zaenel mengungkapkan, saat ini pihaknya telah mengamankan sebanyak 12 orang untuk menjalani pemeriksaan terkait kericuhan yang terjadi di perempatan Dukuh Randualas, Desa Rowobungkul..
"Saat itu pengamanan karnaval tingkat desa," ujarnya.
Menurut Zaenul, kericuhan bermula dari saling ejek yang kemudian memicu perselisihan antara warga Dukuh Tembang dan Dukuh Randualas hingga terjadi perkelahian.
Petugas kepolisian yang berada di lokasi itu berupaya melerai perkelahian tersebut. Namun, saat menjalankan tugas, dua anggota polisi justru menjadi sasaran pengeroyokan.
"Anggota melerai, malah didorong sampai jatuh, sempat dipukul dan terluka," ujarnya.
Zaenul mengatakan 12 orang yang diamankan masih menjalani pemeriksaan di Unit 1 Satreskrim Polres Blora untuk mengetahui peran masing-masing dalam kericuhan tersebut.
"Yang diperiksa 12 orang, dan sampai sekarang masih tahap pemeriksaan. Untuk peran masing-masing masih menunggu hasil pemeriksaan di Unit 1," ujarnya.
Dia menjelaskan pengamanan karnaval tersebut melibatkan personel gabungan dari TNI, Polri, Satuan Polisi Pamong Praja, dan Linmas.
Akibat kejadian itu, Aipda MS mengalami luka memar pada bagian dahi, hidung, dan lutut kiri. Sementara Aiptu SP mengalami luka robek di bagian atas kepala, benjolan di kepala, serta luka memar dan benjolan pada dahi.
"Keduanya sempat dilarikan ke Puskesmas Rowobungkul, dan saat ini sudah pulang dari puskesmas itu," ujarnya.
Hingga Minggu (23/8), kepolisian masih memeriksa 12 orang yang diamankan untuk mendalami kronologi serta peran masing-masing dalam insiden tersebut. (ant/buz)
Load more