News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bejat! PNS Guru Agama di Batang Cabuli 20 Siswi

"Hasil pemeriksaan pelaku, pelaku mengaku sudah melakukan terhadap lebih dari 20 siswi," kata Kasatreskrim Polres Batang, AKP Yorisa Prabowo.
Selasa, 30 Agustus 2022 - 17:49 WIB
Tersangka Agus Mulyadi saat dilakukan pemeriksaan di unit PPA Polres Batang, Jawa Tengah.
Sumber :
  • tim tvOne/hidayat hanif mustofa

Batang, Jawa Tengah - Kasus pencabulan anak di bawah umur kembali terjadi di dunia pendidikan. Kini seorang oknum guru agama yang juga berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di SMPN 1 Gringsing, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Jawa Tengah diduga melakukan pencabulan terhadap puluhan siswinya.

Kasatreskrim Polres Batang, AKP Yorisa Prabowo membenarkan peristiwa itu, bahkan pihaknya saat ini telah mengamankan pelaku.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Iya memang benar kejadiannya, sudah kami tangani, ada salah satu orang tuanya yang korban melapor," kata Yorisa Prabowo, Selasa (30/8/2022).

Pihak Polres Batang pun telah mengamankan barang bukti berupa pakaian korban, baju dalam korban, kemudian memeriksa TKP, serta visum kepada korban pencabulan. Saat ini TKP telah diberi garis polisi.Ā 

"Dari hasil visum itu menunjukkan telah terjadi pelecehan seksual. Setelah itu kami mengamankan pelaku," lanjutnya.

Setelah pelaku diamankan, oknum guru agama itu pun mengakui semua perbuatan pencabulan tersebut.Ā 

Pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka bernama Agus Mulyadi, warga Kabupaten Kendal. Selain guru agama di sekolah tersebut, ia juga sebagai pembina OSIS SMPN 1 Gringsing.

"Ada beberapa korban yang dilecehkan, juga yang disetubuhi, saat ini masih kami dalami dan kembangkan," terangnya.

Hingga saat ini, baru ada enam korban yang melapor secara resmi ke polisi. Dugaan kemungkinan masih banyak yang belum melapor, dikarenakan korban masih di bawah umur," mungkin masih merasa malu dan takut."

"Hasil pemeriksaan pelaku, pelaku mengaku sudah melakukan terhadap lebih dari 20 siswi. Kami memberikan himbauan serta kami membuka posko pengaduan terkait dengan adanya tindak pidana pencabulan yang dilakukan pelaku terhadap para siswanya. Dari pengakuan pelaku ada sekitar dua puluhan, tapi kami masih mendalami. Kami membuka posko pengaduan sehingga nanti adanya korban korban lain bisa mengadukan ke posko pengaduan. Dan identitas korban akan kami rahasiakan," ungkapnya.Ā 

Adapun perilaku bejat tersangka dilakukan saat kegiatan ekstrakurikuler OSIS. Pelaku memberikan semacam test kejujuran bagi para siswinya, serta mempengaruhi para korbannya sehingga korban menuruti keinginan pelaku.Ā 

"Dari hasil pemeriksaan pelaku, jika pelaku melakukan pencabulan sudah tiga bulan berjalan, mulai bulan Juni hingga Agustus 2022. Sedangkan lokasi terjadi di sekitar lingkungan sekolah," katanya.

Pelaku terancam pasal 81 82 Undang2 nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman pidana 15 tahun penjara.

Sikap PGRI Batang


Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Batang Arif Rohman, menyampaikan rasa prihatin atas kejadian asusila tersebut. Dan selaku pengurus organisasi profesi guru Ā memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada orang tua dan para korban.

ā€œPertama terkait kejadian peristiwa itu pertama kami merasa prihatin dan kami langsung mengadakan langkah-langkah upaya, yang pertama yaitu kami segara akan melakukan pembinaan secara masif kepada seluruh kepala sekolah kabupaten Batang jenjang TK, SD dan SMP, kemudian kegiatan siswa yang harus dilakukan diluar jam dinas (sekolah), kalau terpaksa melakukan kegiatan itu, maka kepala sekolah harus berada di sekolah selama kegiatan tersebut,ā€ kata M Arif Rahman.

Sementara itu, terkait dengan soal posko pengaduan, pihaknya bersama Polres, Polsek dan Dinas Pendidikan dan pihak sekolah, Menag membuka posko pengaduan di sekolah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

ā€œItu sudah kami lakukan kemarin kita bersama polres dan Polsek ke TKP kemarin dan sudah dibuka posko pengaduan secara tidak terbuka karena menyangkut nama baik,ā€ ucapnya.

Selain itu, pihaknya juga aka menurunkan tim psikolog untuk melakukan trauma healing pada para siswa-siswi sekolah setempat. (HHM/ito)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Harga Pertalite Dipastikan Tak Naik Meski Minyak Dunia 107 Dolar AS, ESDM: Eksplorasi dan Eksploitasi Kami Genjot!

Harga Pertalite Dipastikan Tak Naik Meski Minyak Dunia 107 Dolar AS, ESDM: Eksplorasi dan Eksploitasi Kami Genjot!

Harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi seperti pertalite dan biosolar dipastikan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tidak naik meskipun harga minyak dunia tembus 107 dolar AS per barel.
Demi Kelancaran di Selat Hormuz, UEA Serukan Deeskalasi Konflik

Demi Kelancaran di Selat Hormuz, UEA Serukan Deeskalasi Konflik

Uni Emirat Arab menyerukan agar ketegangan mereda di kawasan yang sedang menghadapi perubahan dan perpecahan, serta menekankan bahwa rantai pasokan harus dapat melintasi Selat Hormuz sesuai dengan hukum internasional.
Kinerja ESG di Atas Rata-Rata Sektor, Pegadaian Raih Empat KESGI Award 2026

Kinerja ESG di Atas Rata-Rata Sektor, Pegadaian Raih Empat KESGI Award 2026

PT Pegadaian (Persero) kembali mencatatkan capaian gemilang di bidang keberlanjutan dengan meraih empat penghargaan sekaligus dalam Katadata ESG Insight (KESGI) Award 2026.
Ternyata Dua Narapidana Ini Berada di Fasilitas Mewah saat Ombudsman Sidak Lapas Cibinong

Ternyata Dua Narapidana Ini Berada di Fasilitas Mewah saat Ombudsman Sidak Lapas Cibinong

Hasil sidak Ombudsman viral di media sosial. Hal ini menuai perhatian publik. Ternyata ada dua narapidana yang terciduk lagi di "fasilitas mewah" saat sidak.
Sifat Asli Megawati Hangestri Dibongkar Pemain Hyundai Hillstate: Dia Selalu Lakukan Hal ini Duluan

Sifat Asli Megawati Hangestri Dibongkar Pemain Hyundai Hillstate: Dia Selalu Lakukan Hal ini Duluan

Sifat asli Megawati Hangestri dibongkar Lee Han-bi. Megatron disebut ramah, selalu menyapa lebih dulu dan aktif berbicara bahasa Korea di Hyundai Hillstate.
Gila! Ibu Sambung Tewas Ditikam Anak Tiri Pakai Pisau di Bandung, 2 Hal Diduga Menjadi Motif Pembunuhan

Gila! Ibu Sambung Tewas Ditikam Anak Tiri Pakai Pisau di Bandung, 2 Hal Diduga Menjadi Motif Pembunuhan

Persoalan harta atau berebutan rumah hingga dikasih sedikit makan diduga menjadi penyebab anak tiri laki-laki inisial DH (32) menusuk ibu sambung di Bandung.

Trending

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menegaskan perjuangan Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026 belum berakhir. Ia tetap optimistis meski gagal kalahkan Malaysia.
Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui ketangguhan pertahanan Timnas Indonesia setelah kedua tim bermain imbang di FIFA ASEAN Cup 2026.
Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kortas Tipidkor Polri dalam kasus pemerasan dan TPPU yang terjadi di Kabupaten Gowa pada tahun 2025-2026.
Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Sebelum dikritik usai Timnas Indonesia vs Malaysia berakhir imbang tanpa gol, pelatih John Herdman sempat disorot setelah hafal nyanyikan lagu Indonesia Raya.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang PeluangĀ 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang PeluangĀ 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT