GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pusat Kuliner di Pemukiman Padat Penduduk Kabupaten Kudus Ludes Terbakar

Sebuah pusat kuliner di tengah pemukiman padat penduduk di Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Senin pagi (17/10/22) ludes terbakar.
Senin, 17 Oktober 2022 - 08:54 WIB
Petugas pemadam kebakaran melakukan pendinginan di lokasi titik api.
Sumber :
  • Tim tvOne - Galih Manunggal

Kudus, Jawa Tengah - Sebuah pusat kuliner di tengah pemukiman padat penduduk di Kudus, Jawa Tengah, Senin pagi (17/10/22) ludes terbakar. Banyaknya material yang mudah terbakar dan bangunan semi permanen membuat api dengan cepat melalap seluruh kedai kuliner.

Dalam rekaman video amatir warga yang tengah melintas di lokasi menunjukan api dengan cepat membesar dan membakar seluruh bangunan pusat kuliner yang berada di Kelurahan Kerjasan, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut keterangan saksi kejadian, api pertama diketahui berkobar sekitar pukul 4.15 WIB.

 "Awalnya dari sisi barat bangunan itu. Kaya dari kompor atau listrik gitu disitu, terus mendadak cepat membesar. Kemudian warga ya tidak bisa apa-apa, dan menghubungi pemadam kebakaran," ungkap Abit, saksi mata di lokasi kejadian.

Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung berupaya memadamkan api. Banyaknya material yang mudah terbakar  dan bangunan berupa semi permanen membuat api dengan cepat melalap seluruh kedai kuliner.

Beruntung api tidak merembet ke rumah warga yang berada di dekat lokasi. Hanya satu rumah warga  yang tersambar api pada bagian atapnya.

Sesaat sebelum terjadi kebakaran, sempat terdengar ledakan sebanyak lima kali. Kemudian, api dengan cepat membesar dan membuat warga sekitar tidak dapat berbuat banyak.
 
"Ledakan kencang tadi warga sekitar pada panik. Tadi rumah di sampingnya juga sudah panik, atapnya itu juga ikut terbakar," jelas Abit.

Tiga unit pemadam kebakaran dikerahkan. Api berhasil dipadamkan 30 menit setelah pemadam kebakaran tiba di lokasi, dilanjut pendinginan agar tidak muncul titik api kembali.

Dugaan sementara kebakaran disebabkan karena hubungan arus pendek listrik di salah satu kedai di pusat kuliner tersebut. Namun untuk mengetahui pasti penyebabnya, kini kasus kebakaran tersebut masih ditangani pihak yang berwenang.

"Dari laporan warga kami langsung datangi lokasi. Di Lokasi api sudah besar, kami upayakan agar tidak menjalar ke rumah warga yang lain. Dugaan sementara, tadi itu kata warga si listrik. Tapi biar pihak berwajib yang menangani nanti," terang Effendi, petugas kebakaran Satpol PP Kudus.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini. Namun kerugian yang diderita para pemilik kedai kuliner ditaksir total mencapai ratusan juta rupiah. (Gml/Buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Timnas Iran Masih Belum Pasti Main di Piala Dunia 2026 Gara-Gara Hal Ini, FIFA Diminta Turun Tangan

Timnas Iran Masih Belum Pasti Main di Piala Dunia 2026 Gara-Gara Hal Ini, FIFA Diminta Turun Tangan

Timnas Iran nyatanya masih memiliki masalah menjelang Piala Dunia 2026. Meski FIFA menginginkan mereka bermain, Amerika Serikat masih memberikan masalah
Dinkes Bantah Kasus Hantavirus di Jakarta dari Klaster Kapal Pesiar

Dinkes Bantah Kasus Hantavirus di Jakarta dari Klaster Kapal Pesiar

Dia menyebut pasien yang dinyatakan suspek saat ini sedang menjalani isolasi sambil menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.
Belum Juga Kuliah, Siswi SMAN 1 Pontianak Langsung Dapat Jaminan Kerja usai Jawabannya Dianggap Salah oleh Juri LCC MPR

Belum Juga Kuliah, Siswi SMAN 1 Pontianak Langsung Dapat Jaminan Kerja usai Jawabannya Dianggap Salah oleh Juri LCC MPR

Ketua Komisi II DPR langsung menawarkan beasiswa dan jaminan kerja untuk Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak yang jawabannya dianggap salah oleh juri LCC.
Polresta Sleman Gandeng Ikatan Bidan Indonesia Bahas Legalitas Penampungan Bayi di Pakem Sleman

Polresta Sleman Gandeng Ikatan Bidan Indonesia Bahas Legalitas Penampungan Bayi di Pakem Sleman

Polresta Sleman menggandeng Ikatan Bidan Indonesia (IBI) setempat untuk membahas aspek legalitas praktik penampungan bayi yang ditemukan di wilayah Hargobinangun, Pakem. 
Efek Megawati Hangestri Mendunia, Hyundai Hillstate Kembali Cetak Rekor Mentereng di Media Sosial

Efek Megawati Hangestri Mendunia, Hyundai Hillstate Kembali Cetak Rekor Mentereng di Media Sosial

Siapa sangka Megawati Hangestri mampu memberikan efek besar setelah resmi bergabung bersama Hyundai Hillstate untuk Liga Voli Korea 2026-2027.
Glendoh, Sapi Jumbo Milik Peternak di Sragen dibeli Presiden Prabowo untuk Kurban

Glendoh, Sapi Jumbo Milik Peternak di Sragen dibeli Presiden Prabowo untuk Kurban

Wajah sumringah terlihat dari Hadi Sumanto (83) seorang peternak sapi di Dukuh Tugu, Desa Tangkil, Kecamatan Sragen, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan harus menahan euforia kemenangan mereka atas Al Hilal usai Al Nassr dipaksa bermain imbang dalam laga sengit dan penuh drama.
Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Setelah dihujat warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Provinsi Kalimantan Barat buka suara, tak mengelak dari kesalahan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT