News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gelombang Tinggi di Laut Jawa Capai 3 Meter, Ratusan Nelayan di Rembang Berhenti Melaut

Gelombang tinggi yang mencapai 3 meter di laut Jawa membuat ratusan nelayan tradisional di pesisir Pantura, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, tidak berani melaut.
Rabu, 8 Februari 2023 - 16:59 WIB
Ratusan perahu nelayan terparkir di pesisir pantai Desa Gegunung Wetan, Rembang, Jawa Tengah, Rabu (8/2/2023).
Sumber :
  • Tim tvOne - Abdul Rohim

Rembang, Jawa Tengah - Gelombang tinggi yang mencapai 3 meter di laut Jawa beberapa hari terakhir ini membuat ratusan nelayan tradisional di pesisir Pantura Rembang, Jawa Tengah, tidak berani melaut. 

Nelayan yang kawatir akan tergulung ombak jika nekat melaut, memilih menyandarkan perahu mereka di dermaga pantai sambil menunggu cuaca kembali membaik. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ratusan kapal kapal nelayan kecil dengan kapasitas rata rata 3 Gross Ton ini hanya bisa terparkir di bibir pantai Desa Gegunung Wetan, Kecamatan Rembang Kota, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, sembari menanti cuaca kembali membaik. 

Dengan cuaca seperti ini, ketinggian ombak di perairan utara jawa bisa mencapai 3 meter dan bisa membahayakan keselamatan jiwa. Selama tidak melaut, para nelayan mengisi waktu dengan memperbaiki alat tangkap atau jaring dan kapal mereka sembari menunggu cuaca kembali membaik. 

"Saat ini kami tidak melaut sejak 4 hari yang lalu. Ketinggian ombak antara 3 sampai 4 meter," ujar Suparman, salah seorang nelayan Desa Gegunung Wetan, Kecamatan Rembang Kota, Rabu (8/2/2023). 

Ditengah cuaca buruk seperti ini, para nelayan hanya bisa pasrah. Merekapun mengaku hasil tangkapan mengalami penurunan. 

"Selama ini hasil tangkapan kami rajungan. Jika kondisi normal melaut sampai tengah laut bisa mendapatkan 15 sampai 20 kilogram," imbuhnya. 

Untuk memenuhi kebutuhan sehari hari, nelayan hanya mengandalkan tabungan mereka bahkan sampai menggadaikan barang berharga mereka untuk biaya menyambung hidup. 

"Selama tidak melaut, untuk memenuhi kebutuhan sehari hari ya kami terpaksa berhutang, menjual atau menggadaikan barang," ungkap Dasri, salah seorang nelayan tradisional lainnya.

Para nelayan tradisional ini kebanyakan merupakan nelayan rajungan. Mereka biasanya mencari rajungan mulai pagi hari hingga menjelang sore hari. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan kondisi ini para nelayan tak bisa berbuat banyak. Mereka berharap cuaca kembali bersahabat agar bisa kembali mencari ikan di tengah laut. 

Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) diprediksi kondisi gelombang tinggi di laut utara Jawa ini masih akan berlangsung hingga satu pekan kedepan. (Arm/Buz) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jelang Pledoi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Tagar Kawal Ibam Trending di Media Sosial

Jelang Pledoi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Tagar Kawal Ibam Trending di Media Sosial

Nama Ibrahim Arief atau yang akrab disapa Ibam jadi trending topic di media sosial sejak Rabu (23/4) malam, atau tepat sehari jelang sidang pembacaan nota pembelaan atau pledoi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (24/4).
Berhasil Bebaskan Pilot Susi Air, Kasum TNI Terima Penghargaan Internasional

Berhasil Bebaskan Pilot Susi Air, Kasum TNI Terima Penghargaan Internasional

Kasum TNI Letjen Richard Tampubolon menerima penghargaan dari pemerintah Selandia Baru atas perannya dalam operasi pembebasan pilot Philip Mark Mehrtens yang sempat disandera Kelompok Separatis di Papua.
Hidup Produktif Dibiasakan Sejak Kecil, Dedi Mulyadi: Anak-Anak Lebih Baik Cari Kayu Bakar Ketimbang Motor-motoran dan Main Gadget

Hidup Produktif Dibiasakan Sejak Kecil, Dedi Mulyadi: Anak-Anak Lebih Baik Cari Kayu Bakar Ketimbang Motor-motoran dan Main Gadget

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bicara soal hidup yang lebih produktif. Menurut dia, hidup produktif harus dibiasakan sejak kecil. 
Alami Stroke, Seorang Jemaah Haji Kloter 2 NTB Batal ke Tanah Suci

Alami Stroke, Seorang Jemaah Haji Kloter 2 NTB Batal ke Tanah Suci

Seorang jamaah haji kloter 2 dari Kabupaten Lombok Tengah, Embarkasi Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) batal berangkat ke Tanah Suci, lantaran mengalami stroke.
Popsivo Polwan Ungkap Kunci Bisa Tikung Jakarta Electric PLN, Rebut Status Juara Ketiga Proliga 2026

Popsivo Polwan Ungkap Kunci Bisa Tikung Jakarta Electric PLN, Rebut Status Juara Ketiga Proliga 2026

Jakarta Popsivo Polwan mengungkapkan kunci kemenangan atas Jakarta Electric PLN di leg kedua perebutan juara ketiga Proliga 2026.
Kabar Buruk untuk Timnas Indonesia? Utusan Donald Trump Minta FIFA Ganti Iran dengan Italia di Piala Dunia 2026

Kabar Buruk untuk Timnas Indonesia? Utusan Donald Trump Minta FIFA Ganti Iran dengan Italia di Piala Dunia 2026

Seorang utusan untuk Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, telah meminta FIFA untuk mengganti Iran dengan Timnas Italia untuk Piala Dunia 2026.

Trending

Trending: Kadisdik Jabar Putuskan Sanksi Baru Kasus Bully Guru, Mendikdasmen Susul Langkah KDM, Dedi Mulyadi Ungkap Fakta Haru

Trending: Kadisdik Jabar Putuskan Sanksi Baru Kasus Bully Guru, Mendikdasmen Susul Langkah KDM, Dedi Mulyadi Ungkap Fakta Haru

Langkah tegas Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dalam menyoroti kasus siswa SMAN 1 Purwakarta yang mengejek guru kini berbuntut panjang. Ini kabar terbarunya.
Milan dan Inter Gigit Jari? Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Ini Justru Memendam Mimpi Gabung Liverpool Gara-gara Cody Gakpo

Milan dan Inter Gigit Jari? Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Ini Justru Memendam Mimpi Gabung Liverpool Gara-gara Cody Gakpo

Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes jadi incaran AC Milan dan Inter, namun bek Sassuolo itu justru memendam mimpi gabung Liverpool, terinspirasi dari Cody Gakpo.
Dedi Mulyadi Temui Kakek dan Nenek Pemungut Botol di Tepi Jalan, Langsung Tawarkan Kerja Bergaji Rp4,2 Juta

Dedi Mulyadi Temui Kakek dan Nenek Pemungut Botol di Tepi Jalan, Langsung Tawarkan Kerja Bergaji Rp4,2 Juta

​​​​​​​Dedi Mulyadi temui kakek nenek pemulung botol di jalan, lalu tawarkan pekerjaan sebagai petugas kebersihan di Tangkuban Parahu bergaji Rp4,2 juta.
Harta Kekayaan Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat yang Suka Bagi-bagi Uang ke Warga

Harta Kekayaan Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat yang Suka Bagi-bagi Uang ke Warga

Dikenal sebagai pejabat yang paling hobi blusukan dan "royal" membagi-bagikan bantuan kepada warga di jalanan, lantas berapa harta kekayaan milik Dedi Mulyadi?
Cerita Tim KKI Sumut Borong 6 Emas di Seleknas 2026

Cerita Tim KKI Sumut Borong 6 Emas di Seleknas 2026

Baru-baru ini 6 atlet Kushin Ryu M Karate-Do Indonesia (KKI) Sumatera Utara (Sumut) membanggakan Provinsi Sumut. Pasalnya enam (6) atlet KKI Sumut lolos seleksi
Pesan Penting Nova Arianto untuk Semua Pemain Timnas Indonesia, Kasus Fadly Alberto Segera Ditindak

Pesan Penting Nova Arianto untuk Semua Pemain Timnas Indonesia, Kasus Fadly Alberto Segera Ditindak

Pelatih Timnas Indonesia, Nova menyampaikan pesan penting untuk seluruh Pemain. Hal ini mengingatkan viralnya tendangan kungfu Fadly Alberto
Ramalan Keuangan Zodiak 24 April 2026: Saatnya Bijak Ambil Peluang dan Jaga Stabilitas Finansial

Ramalan Keuangan Zodiak 24 April 2026: Saatnya Bijak Ambil Peluang dan Jaga Stabilitas Finansial

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 24 April 2026 untuk Aries hingga Pisces, ungkap peluang rezeki, tantangan finansial, dan strategi bijak mengelola uang hari ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT