News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Calon Jamaah Haji Keberatan dengan Ongkos Naik Haji Karena Dinilai Masih Terlalu Tinggi

Pemerintah telah menetapkan ongkos naik haji sebesar Rp49 juta. Kenaikan ongkos haji ini masih dinilai terlalu besar bagi calon jamaah haji.
Rabu, 15 Februari 2023 - 13:03 WIB
Calon Jamaah Haji Keberatan dengan Ongkos Naik Haji Karena Dinilai Masih Terlalu Tinggi
Sumber :
  • tvOne - sandi irwanto

Surabaya, tvOnenews.com - Pemerintah telah menetapkan ongkos naik haji sebesar Rp49 juta. Kenaikan ongkos haji ini masih dinilai terlalu besar bagi calon jamaah haji. Karena itu, sejumlah calon jamaah haji meminta pemerintah kembali mengkaji ulang ongkos naik haji yang baru ini.

Penetapan ongkos naik haji yang baru oleh pemerintah yakni sebesar Rp49 juta ini masih menuai pro kontra di tengah masyarakat. Terutama bagi calon jamaah haji yang sudah masuk daftar tunggu atau waiting list. Salah satunya, Ani L. Suryani, calon jamaah haji yang merasa keberatan dengan ongkos naik haji yang masih dinilai tinggi ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Menurut saya sangat memberatkan bagi mereka yang akan berangkat tahun ini, karena seperti kita ketahui ongkos haji ditahun sebelumnya tidak terlalu tinggi, Jadi calon jamaah haji yang akan berangkat tinggal menambahkan dana sedikit dari uang pendaftaran awal 25 juta,” ungkap wanita 36 tahun ini.

Menurut Ani, kalau sekarang menambahnya hampir lebih 100 persen. Hal Ini membuat dirinya kasihan dengan mereka calon haji yang sudah sangat lama waiting list. Di saat waktu yang ditunggu siap berangkat uang untuk menambahkan tidak cukup.

Kalau saya pribadi calon jamaah haji yang waiting list insya’Allah diperkirakan masih berangkat beberapa tahun lagi, dengan adanya penetapan biaya haji yang tinggi maka akan saya persiapkan untuk menabung lagi,” ujarnya.

“Karena logika berfikirnya umroh yang 9 atau 13 hari saja biaya bisa sampai 35 juta sedangkan haji 40 hari lebih sebanding lah. Tapi ingat ada bunga dari uang daftar haji kami di sana yang bisa dimanfaatkan lebih optimal lagi,” imbuh Ibu dengan tiga putra ini.

Ani berharapa pemerintahan kembali mengkaji ulang kenaikan ongkos haji ini. Selain itu itu, pemberlakuannya tidak mendadak dan perlu sosialisasi agar calon haji bisa mempersiapkan diri, termasuk mempersiapkan biaya ongkos naik haji.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kalau memang ada wacana menaikkan ongkos naik haji dan pada akhirnya pemerintah telah memutuskan naik haji, namun pemberlakuannya tidak musim haji tahun ini melainkan tahun depan, sehingga calon jamaah haji bisa mempersiapkan diri,” ujarnya.

“Hal ini agar para calon jamaah calon haji yang akan berangkat tahun ini tidak merasa berat. Jadi tidak langsung diterapkan, setidaknya setahun atau 2 tahun lagi, sehingga calon jamaah haji bisa menyiapkan diri dengan menabung, tidak terbebani seperti itu,” tandas Ani. (msi/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas
Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan kasus tanggapan laporan palsu pada aplikasi JAKI bukan pertama kali terjadi.
Apa Itu Green Business? Ini 3 Cara Tingkatkan Kredibilitas dan Akses Pembiayaan Bisnis Hijau di Era ESG

Apa Itu Green Business? Ini 3 Cara Tingkatkan Kredibilitas dan Akses Pembiayaan Bisnis Hijau di Era ESG

Secara sederhana, bisnis hijau adalah model usaha yang berfokus pada pengurangan dampak lingkungan, penggunaan sumber daya secara efisien, serta penerapan
KPK Koordinasi Dengan Tim Internal Terkait Adanya Dugaan Intimidasi Saksi Kasus Ijon Proyek Bekasi

KPK Koordinasi Dengan Tim Internal Terkait Adanya Dugaan Intimidasi Saksi Kasus Ijon Proyek Bekasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berkoordinasi dengan tim internal terkait adanya dugaan intimidasi terhadap saksi kasus suap ijon proyek di Kabupaten Bekasi.

Trending

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT