News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kemenkumham Jatim Berikan Pendampingan Psikologis kepada Narapidana Terorisme Lapas Surabaya

Narapidana dengan vonis berat, Kanwil Kemenkumham Jatim memberikan perhatian khusus kepada warga binaan kasus terorisme
Kamis, 23 Februari 2023 - 13:01 WIB
Kanwil Kemenkumham Jatim memberikan perhatian khusus kepada warga binaan kasus terorisme
Sumber :
  • tvOne - khumaidi

Sidoarjo, tvOnenews.com - Sebagai narapidana dengan vonis berat, Kanwil Kemenkumham Jatim memberikan perhatian khusus kepada warga binaan kasus terorisme. Mulai dari aspek keagamaan hingga psikologisnya.

“Per Februari 2023 ada 20 orang warga binaan kami di 9 lapas di Jawa Timur yang berasal dari kasus terorisme, 3 orang diantaranya divonis seumur hidup,” ujar Kakanwil Kemenkumham Jatim, Imam Jauhari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jumlah itu turun dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun sebelumnya yang mencapai 38 orang narapidana teroris. Nah, berkurangnya jumlah narapidana teroris secara signifikan ini ternyata berpengaruh terhadap kondisi psikologis narapidana teroris yang masih di lapas.

“Karena melihat teman-temannya sudah pada bebas, mereka banyak yang tanya, kapan bisa bebas. Kondisi ini yang harus kami antisipasi agar mereka tidak berpikir yang aneh-aneh,” tutur Imam.

Untuk itu, pihak Kanwil Kemenkumham Jatim menggandeng Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melakukan pendekatan kepada napiter yang ada.

“Pendekatannya beda-beda, ada yang kami sentuh dari aspek keagamaan seperti di Lapas Madiun dan Lapas Jombang. Ada juga dari aspek psikologi seperti di Lapas Surabaya," lanjut Imam.

Pendekatan secara keagamaan diambil untuk menangani narapidana terorisme yang masih belum menyatakan ikrar terhadap NKRI. Sedangkan untuk pendekatan psikologi digunakan untuk memperkuat psikologis narapidana dengan hukuman seumur hidup.

“Saat ini kami masih membina dua narapidana terorisme yang sejak 2015 sudah menyatakan ikrar NKRI,” ujar Kalapas I Surabaya Jalu Yuswa Panjang.

Jalu mengatakan bahwa kedua warga binaan atas nama Asep Djaja dan Ismail Fahmi itu saat ini sedang menunggu persetujuan remisi perubahan pidana. Dari seumur hidup ke pidana sementara.

“Sebagai antisipasi atas kondisi psikologis keduanya, kami melakukan pendampingan dengan BNPT, jangan sampai mereka kecewa dan kembali menjadi ekstrimis,” urai Jalu.

Pendampingan ini, lanjut Jalu, tujuannya untuk mendalami perasaan dan kejiwaan mereka selama ini, sehingga berguna bagi petugas dalam melakukan intervensi terhadap mereka.

“Karena keduanya karakteristik yang berbeda, sehingga strategi pendekatan dan pembinaan yang tepat,” jelas Jalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kesempatan yang sama, klien pemasyarakatan yang juga terjerat kasus terorisme Hisyam alias Umar Patek juga berkunjung ke Lapas Surabaya. Dia mengaku kangen dengan petugas dan beberapa koleganya. Dia pun sempat memberikan motivasi kepada dua koleganya yang masih menjalani pembinaan di Lapas Surabaya.

“Saya datang untuk bersilahturahmi dan sebagai bukti dan komitmen saya untuk membantu pemerintah dalam menyebarkan paham-paham kontra radikalisme,” tegas Umar. (khu/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gagal Raih Kemenangan di Derbi Liga Australia, Pelatih Melbourne Victory Lampiaskan pada Persib Bandung

Gagal Raih Kemenangan di Derbi Liga Australia, Pelatih Melbourne Victory Lampiaskan pada Persib Bandung

Melbourne Victory akan menghadapi pemuncak klasemen Grup E Persib Bandung di laga pekan ketiga ACL Two 2026-2027 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (28/10/2026). 
Mantan Bupati Tulungagung Syahri Mulyo Bebas Bersyarat Setelah Jalani Penjara 8 Tahun 4 Bulan

Mantan Bupati Tulungagung Syahri Mulyo Bebas Bersyarat Setelah Jalani Penjara 8 Tahun 4 Bulan

Setelah menjalani masa tahanan selama 8 tahun 4 bulan, mantan Bupati Tulungagung Syahri Mulyo bebas bersyarat. Syahri terpantau keluar dari Lapas Kelas IIB Tulungagung pada Selasa (27/10/2026) pukul 07.30 WIB.
Kabar Duka, Eks Wakajati Bangka Belitung Yuliana Sagala Tutup Usia

Kabar Duka, Eks Wakajati Bangka Belitung Yuliana Sagala Tutup Usia

Kabar duka datang dari lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia, Eks Wakajati Bangka Belitung Yuliana Sagala meninggal dunia pada Senin (26/10/2026).
Menkomdigi Apresiasi Kapolri, Berantas Markas Judi Online Lintas Negara hingga Pencurian BTS

Menkomdigi Apresiasi Kapolri, Berantas Markas Judi Online Lintas Negara hingga Pencurian BTS

Menkomdigi Meutya Hafid memberikan apresiasi terhadap Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dalam memberantas permasalahan di Indonesia. Dengan adanya kolaborasi antara Polri dan Komdigi, maka akan lebih menekan angka judi online di Indonesia.
Chery-JLR Freelander 8 Siap Dikirim Akhir Oktober 2026: SUV Canggih nan Gagah, Segini Kisaran Harganya

Chery-JLR Freelander 8 Siap Dikirim Akhir Oktober 2026: SUV Canggih nan Gagah, Segini Kisaran Harganya

SUV Freelander 8 hasil kolaborasi Chery dan Jaguar Land Rover (JLR) bersiap memasuki tahap pengiriman untuk varian lima penumpang di China pada 31 Oktober 2026.
Cegah Polio, Sosialisasi Imunisasi Anak Direncanakan hingga Kecamatan di Surabaya

Cegah Polio, Sosialisasi Imunisasi Anak Direncanakan hingga Kecamatan di Surabaya

Sejumlah elemen masyarakat bersama Pemerintah Kota Surabaya dan UNICEF menggelar kegiatan dalam rangka memperingati World Polio Day 2026 di Atrium Ciputra World Surabaya.

Trending

Bukan Cuma Tungku Api, Tas Ukuran Jumbo Usai Pertemuan Terakhir Tersangka dengan Korban Ibu-Anak di Madiun Jadi Petunjuk Penting

Bukan Cuma Tungku Api, Tas Ukuran Jumbo Usai Pertemuan Terakhir Tersangka dengan Korban Ibu-Anak di Madiun Jadi Petunjuk Penting

Bukan cuma tungku api, tas berukuran jumbo juga merupakan petunjuk penting dalam kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun. Meski demikian, petugas di lapangan masih mendalami hal tersebut lebih lanjut.
Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Memasuki hari kedua, Selasa (27/10/2026), Operasi Patuh Jaya 2026 yang digelar Polda Metro Jaya kian intensif. 
Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur, mulai terpecahkan. Perselisihan berujung maut tersebut diduga bermula dari komunikasi antara istri sah tersangka dan korban DH.
Shin Tae-yong Wanti-wanti Lapangan JIS yang Tak Kunjung Membaik Bisa Cederai Pemain Persija Jakarta

Shin Tae-yong Wanti-wanti Lapangan JIS yang Tak Kunjung Membaik Bisa Cederai Pemain Persija Jakarta

Persija berhasil kembali meraih kemenangan atas Persik Kediri. Hasil akhir 2-1 mewarnai laga lanjutan pekan ketujuh Super League 2026-2027.
Jangan Asal Beli, Ini Dokumen Penting yang Harus Dicek Sebelum Membeli Apartemen

Jangan Asal Beli, Ini Dokumen Penting yang Harus Dicek Sebelum Membeli Apartemen

Sejumlah pembeli apartemen di Surabaya dan sekitarnya mengaku belum menerima Akta Jual Beli (AJB) dan Sertifikat Hak Milik Satuan Rumah Susun (SHMSRS), meski pembayaran unit telah lunas
Klasemen Akhir Grup G Piala Dunia U-15 2026: Timnas Indonesia U-15 Lanjut ke Mana?

Klasemen Akhir Grup G Piala Dunia U-15 2026: Timnas Indonesia U-15 Lanjut ke Mana?

Timnas Indonesia U-15 meraih hasil yang campur aduk pada Senin (26/10/2026) kemarin. Mereka mengalahkan Burundi namun takluk dari Portugal.
Usai Bunuh Istri Siri dan Anak di Madiun, Pelaku Beli Mesin Giling Daging dan Tas Kresek Hitam

Usai Bunuh Istri Siri dan Anak di Madiun, Pelaku Beli Mesin Giling Daging dan Tas Kresek Hitam

Setelah menghabisi nyawa dari istri siri dan anak kandungnya, pelaku pembunuhan di Madiun yakni DBS sempat membeli mesin giling serta tas kresek sampah hitam.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT