GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bahaya, 50 Persen Penderita Leptospirosis di Pacitan Tak Tertolong

Leptospirosis merupakan penyakit infeksi akut yang dapat menyerang manusia maupun hewan. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri leptospira dengan reservoir utama adalah rodent.
Jumat, 3 Maret 2023 - 17:19 WIB
Bahaya, 50 Persen Penderita Leptospirosis di Pacitan Tak Tertolong
Sumber :
  • tvOne - agus wibowo

Pacitan, tvOnenews.com - Leptospirosis merupakan penyakit infeksi akut yang dapat menyerang manusia maupun hewan. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri leptospira dengan reservoir utama adalah rodent. Penyebaran lainnya bisa melalui hewan peliharaan seperti babi, lembu, kambing, kucing, anjing, kelompok unggas dan beberapa hewan liar.

Gejala atau tanda-tanda penyakit ini yaitu seseorang akan mengalami demam dengan menggigil, sakit kepala berat, nyeri perut, mual, muntah, hilang nafsu makan (anoreksia), warna kuning pada putih mata (jaundice) hingga nyeri pada otot terutama di daerah betis yang membuat sulit berjalan. Nyeri dapat pula terjadi di punggung dan paha.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bila tidak diobati, penyakit berlanjut dengan gejala pembesaran hati (hepatomegali), limpa (limfadenopati dan splenomegali), gangguan ginjal sampai gagal ginjal, radang selaput otak dan sumsum tulang belakang (meningitis), gangguan pernafasan (respiratory distress), bahkan kematian.

Leptospirosis yang disebabkan oleh Spirochete bacteria dalam genus leptospira mempunyai angka kematian cukup tinggi yaitu 40-50 persen pada penderitanya.

Gejala akan muncul biasanya 5-14 hari pasca terpapar, dengan gejala 90% demam yang tidak khas sedangkan 10% dari kasus akan menjadi progresif, perburukan kondisi menjadi gagal berbagai fungsi organ hingga kematian.

dr Netty Nurnaningtyas Sp Em, dokter Specialist Emergency Rumah Sakit dr Darsono Pacitan ini menjelaskan gejala berat yang sering terjadi ketika pasien datang adalah jaundice (kuning seluruh tubuh), gagal ginjal, perdarahan, infeksi otak, gagal jantung dan paru.

"Apabila pasien yang datang (berobat) dalam kondisi berat, tingkat kematian mencapai 5-15%, bahkan 50% apabila sudah terjadi perdarahan paru," katanya.

"Rata-rata pasien dating, dirujuk ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit dr Darsono Pacitan sudah dalam kondisi berat, atau sudah mengalami sakit lebih dari 7 hari, dengan riwayat pengobatan tidak adekuat," jelasnya.

dr Netty menambahkan, pasien kondisi berat biasanya perlu dilakukan cuci darah, alat bantu nafas bahkan dirawat di ruangan intensif (ICU) untuk penanganan lanjutan.

"Oleh karena mengingat tingkat progresivitas penyakit leptopirosis ini, penemuan kasus di awal gejala & pengobatan sedini mungkin akan mengurangi terjadinya beratnya penyakit serta lamanya terjangkit," imbuhnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Leptospirosis yang merebak di Pacitan merupakan varian bakteri ganas tingkat mortalitas tinggi. Segera ke pelayanan kesehatan jika mengalami keluhan, agar mendapatkan pengobatan dan perawatan medis secara intensif. (asw/gol)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Chromebook Jadi Sorotan, Pengamat Sebut Tim Khusus Nadiem Langgar Hierarki Negara

Kasus Chromebook Jadi Sorotan, Pengamat Sebut Tim Khusus Nadiem Langgar Hierarki Negara

Pengamat kebijakan publik, Yanuar Winarko, menilai keberadaan tim khusus eksternal dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) merupakan bentuk maladministrasi yang serius.
MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

Seusai Terseret dalam polemik jawaban siswi yang disalahkan juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI, sang MC yang bertugas Shindy Lutfiana menyampaikan permohonan maaf
Keselamatan Prajurit Prioritas Utama, Kemenko Polkam Buka Peluang Tarik Pasukan TNI dari Lebanon

Keselamatan Prajurit Prioritas Utama, Kemenko Polkam Buka Peluang Tarik Pasukan TNI dari Lebanon

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) menegaskan bahwa perlindungan nyawa prajurit TNI yang bertugas di Lebanon adalah harga mati. 
AFC: Timnas Indonesia U-17 Alami Kekecewaan Paling Menyakitkan di Piala Asia U-17

AFC: Timnas Indonesia U-17 Alami Kekecewaan Paling Menyakitkan di Piala Asia U-17

Timnas Indonesia U-17 kalah dari Jepang dengan skor akhir 1-3 di Lapangan A Kawasan Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, pada Selasa (12/5/2026) malam. 
Dedi Mulyadi Gandeng Bank Indonesia, Fokus Bangun Ekonomi Jabar Berbasis Ekologi

Dedi Mulyadi Gandeng Bank Indonesia, Fokus Bangun Ekonomi Jabar Berbasis Ekologi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menekankan pentingnya pembangunan yang tidak hanya mengejar angka pertumbuhan, tetapi juga menjaga keseimbangan alam. 
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 

Trending

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Santriwati Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, ungkap perbuatan tak pantas Kiai Ashari selama bertahun-tahun: Awalnya disuruh mijat hingga temani tidur.
Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Skor akhir 3-1 kemenangan Jepang atas Timnas Indonesia U-17 di laga pekan terakhir Grup B memastikan perjalanan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 berakhir. 
MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

Seusai Terseret dalam polemik jawaban siswi yang disalahkan juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI, sang MC yang bertugas Shindy Lutfiana menyampaikan permohonan maaf
Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Josepha Alexandra, siswi kelas 11 SMAN 1 Pontianak yang berani sanggah kekeliruan juri LCC 4 Pilar MPR RI di Kalbar ditawari beasiswa kuliah S1 ke Tiongkok.
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Buntut Polemik Anulir Jawaban Siswa, MPR Nonaktifkan Juri dan MC dari Lomba Cerdas Cermat, Begini Alasannya

Buntut Polemik Anulir Jawaban Siswa, MPR Nonaktifkan Juri dan MC dari Lomba Cerdas Cermat, Begini Alasannya

Polemik jawaban siswi SMAN 1 Pontianak dianulir dewan juri dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MPR RI beri klarifikasi
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT