News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dinkes Pacitan Dianggap Lambat Tangani Kasus Leptospirosis, Warga Lakukan Pencegahan Mandiri

Penyebaran bakteri Leptospira, jadi permasalahan serius. Setidaknya sudah 6 orang meninggal dunia akibat terjangkit bakteri leptospira (leptospirosis). 
Minggu, 5 Maret 2023 - 21:17 WIB
kasus Leptopirosis Pacitan meningkat
Sumber :
  • Tim tvone - agus wibowo

Pacitan, tvOnenews.com - Penyebaran bakteri Leptospira, kini tengah menjadi permasalahan serius yang dihadapi Pemerintah Kabupaten Pacitan. Hingga saat ini, setidaknya sudah 6 orang meninggal dunia akibat terjangkit bakteri leptospira (leptospirosis). 

Kepedulian warga yang sadar akan bahaya dari Leptospirosis ini cukup tinggi. Di Desa Bahakan, warga melaksanakan aksi bersih-bersih secara gotong royong. Aksi itu diawali dengan membesihkan lingkungan sekitar rumah, dan dilanjutkan mengangkat sampah dari selokan, bahkan menyapu bersih tempat yang dianggap sebagai sarang tikus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Aksi ini merupakan wujud kepedulian akan bahaya Leptospirosis. Sapu bersih tikus dengan menggunakan alat seadanya, yang dimulai dari sekitar rumah tinggal warga", terang Heri Kiswanto,  salah seorang warga yang ikut aksi bersih bersih, Minggu (05/3).

Instruksi Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji kepada Dinas Kesehatan setempat untuk menjadi garda terdepan, agar segera bertindak cepat sebelum bakteri ini mewabah hingga saat ini belum menunjukan aksi realnya.

Justru, aksi cepat tanggap melalui kerja bakti dan kepedulian masyarakat menanggulangi hingga meminimalkan sebaran leptospirosis. Menurut Mas Bupati, sangat diapresisasi. Semangat kolaborasi warga, PemDes, Forkopimcam serta petugas medis Puskesmas untuk bersosialisasi ini sebagai bentuk sinergitas menjaga kesehatan masyarakat.

Lebih lanjut disampaikan Mas Aji, aksi cepat tanggap melalui kerja bakti inilah salah satu upaya guna cegah penyebaran bakteri Leptospira, agar jangan sampai terjadi lebih meluas atau penambahan kasus.

"Inilah pentingnya semangat kolaborasi dengan cepat tanggap. Coba dinkes perlihatkan untuk masyarakat, penanggulangan dan usaha preventif, sosialiaasi melalui penyuluhan intensif, terutama tindakan yang harus diambil, agar tertangani dengan baik, dan secara intens mau bergerak ke pelosok desa, menyatukan pengertian dalam menghadapi permasalahan ini dengan steakholder yang ada. Pencegahan agar bakteri leptospira yang saat ini merebak dan penyakit lain tidak menyebar luas. Wujudkan masyarakat Pacitan sehat," singgungnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pendataan terhadap masyarakat yang ada di lingkungan yang berpotensi terserang penyakit, sangat diperlukan untuk mendapatkan data yang konkrit menyangkut populasi bakteri, sehingga dapat diambil langkah tindak lanjut.

Meski gejala yang ditunjukkan penderita cenderung persis seperti flu biasa, Mas Aji berharap kepada masyarakat untuk lekas memeriksakan diri kesehatannya guna mengetahui secara dini jenis penyakit dan tindakan lanjutan lain yang perlu diambil. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Heboh, Sultan Brunei Cabut Gelar Kerajaan Menantunya

Heboh, Sultan Brunei Cabut Gelar Kerajaan Menantunya

Sultan Brunei Hassanal Bolkiah disebut telah mencabut gelar kerajaan “Yang Amat Mulia Pengiran Anak Isteri” yang disandang menantunya, Pengiran Raabi'atul Adawiyyah Pengiran Haji Bolkiah.
Viral! Video Seorang Ibu Diduga Ditendang oleh Putrinya karena Tidak Bisa Ambil Foto yang Bagus

Viral! Video Seorang Ibu Diduga Ditendang oleh Putrinya karena Tidak Bisa Ambil Foto yang Bagus

Viral sebuah video diduga anak tendang ibunya di daerah Kalimantan Barat. Aksi si perempuan yang diduga menendang sang Ibu, memancing amarah warga sekitar
Hina Pasien BPJS di Threads, Dokter Elda Putri Dinonaktifkan 3 Bulan dari PPDS UGM Usai Ditarik dari Stase Sardjito

Hina Pasien BPJS di Threads, Dokter Elda Putri Dinonaktifkan 3 Bulan dari PPDS UGM Usai Ditarik dari Stase Sardjito

Polemik dokter Elda Putri Rahardini yang menjadi sorotan setelah unggahannya di media sosial (medsos) terkait pasien BPJS Kesehatan berujung pada sanksi akademik. 
Airlangga Optimistis ETF Emas RI Bisa Salip India dan Singapura: Ada 153 Ton Emas Senilai US$20 Miliar

Airlangga Optimistis ETF Emas RI Bisa Salip India dan Singapura: Ada 153 Ton Emas Senilai US$20 Miliar

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto optimistis Indonesia dapat mengejar dan melampaui sejumlah negara di kawasan melalui pengembangan ETF emas.
Potensi Besar Gas Pangkah, Pertamina Dorong Produksi Gas Bumi untuk Industri Jawa Timur

Potensi Besar Gas Pangkah, Pertamina Dorong Produksi Gas Bumi untuk Industri Jawa Timur

Pertamina melihat Wilayah Kerja Pangkah di Gresik, Jawa Timur, bukan sekadar aset migas yang sudah berproduksi.
Airlangga Ungkap Sejarah Pasar Modal Indonesia yang Dimulai Sejak Masa VOC

Airlangga Ungkap Sejarah Pasar Modal Indonesia yang Dimulai Sejak Masa VOC

Airlangga mengawali paparannya dengan mengingat kembali sejarah bursa di Indonesia. Menurutnya, aktivitas bursa pertama kali dibuka oleh pemerintah kolonial Belanda

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

Timnas Indonesia akan kembali bertemu Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Pertemuan tersebut berpotensi menjadi pertandingan yang sarat dendam sekaligus unjuk identitas.
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT