GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hati-hati ! Jalur Pemudik di Lamongan Rawan Kecelakaan, Puluhan Lampu PJU Tidak Berfungsi

Jelang mudik lebaran, pemudik yang lewati jalur poros nasional, Desa Surabayan, Sukodadi, Kabupaten Lamongan, harus hati-hati. lampu penerangan jalan umum mati
Senin, 10 April 2023 - 13:04 WIB
Jalur Pemudik di Lamongan Rawan Kecelakaan, Puluhan Lampu PJU tidak berfungsi
Sumber :
  • tim tvone - mahrus

Lamongan, tvOnenews.com - Jelang mudik lebaran, pemudik yang melewati jalur poros nasional, tepatnya di Desa Surabayan, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan, harus waspada dan hati-hati. Pasalnya, sejumlah lampu penerangan jalan umum yang berada di sepanjang satu kilometer di wilayah tersebut tidak berfungsi alias mati.

Selain lampu PJU, kondisi jalur poros nasional sepanjang satu kilometer tersebut juga diperparah dengan banyaknya kerusakan aspal serta jalan yang berlubang, sehingga kerap terjadi kecelakaan lalu lintas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Suhari warga pengguna jalan, lampu PJU yang berada di jalan poros nasional sepanjang satu kilometer tersebut padam dan tidak menyala sudah hampir tiga bulan lamanya. Selain itu, terdapat kabel PJU yang melintas di penyebrangan terkelupas sehingga membahayakan para pengguna jalan terutama pada malam hari. 

"Sangat membahayakan pengguna jalan karena PJU mati, dan membuat jalan di malam hari gelap sehingga sering terjadi kecelakaan, terutama para pemotor yang melewati jalan in," ujar Suhari salah satu pengguna jalan.

Kepala Dinas Perhubungan Heru Widi mengaku, telah menerjunkan petugas dari dishub ke lokasi untuk segera melakukan pengecekan dan perbaikan pada sejumlah lampu PJU yang padam tersebut.

"Kita sudah menerjunkan petugas dishub untuk melakukan cross check, nanti kita lihat kerusakannya seperti apa," kata Heru Widi saat diwawancarai tvOnenews.com, Senin (10//4)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara terkait kabel PJU yang terkelupas itu, disebabkan adanya pemindahan tempat penyebrangan beberapa bulan lalu, sehingga saat dilewati mobil roda empat, kabel terkena gesekan dan cepat terkelupas. Meski sangat membahayakan warga pengguna jalan, pihak dishub Lamongan cenderung tidak menanggapi akan melakukan perbaikan.

"Kabel PJU yang terkelupas itu disebabkan tempat penyebrangan yang dipindah, karena kabel PJU itu harusnya ditanam dulu, setelah dipindah kabel tidak ditanam lagi, sehingga terkena gesekan roda kendaraan terus menerus dan cepat terkelupas," tambah Heru. (mmr/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Resep Olahan Daging Kurban: Rendang Bumbu Jawa Otentik ala Chef Devina Hermawan

Resep Olahan Daging Kurban: Rendang Bumbu Jawa Otentik ala Chef Devina Hermawan

Resep rendang bumbu Jawa otentik ala Chef Devina Hermawan, cocok jadi ide menu olahan daging kurban Idul Adha.
Kebakaran Melanda Rumah di Tambora Jakbar, Belasan Branwir dan 60 Personel Damkar Diterjunkan

Kebakaran Melanda Rumah di Tambora Jakbar, Belasan Branwir dan 60 Personel Damkar Diterjunkan

Pengerahan personel besar-besaran dilakukan Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat guna memadamkan api yang menghanguskan rumah di kawasan Tambora, Kamis (28/5) malam. 
KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Kota dengan konektivitas udara dan infrastruktur yang kuat cenderung mengalami pertumbuhan kunjungan wisatawan lebih cepat dibanding wilayah lain. Di Indonesia, Makassar

Trending

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Kebakaran Melanda Rumah di Tambora Jakbar, Belasan Branwir dan 60 Personel Damkar Diterjunkan

Kebakaran Melanda Rumah di Tambora Jakbar, Belasan Branwir dan 60 Personel Damkar Diterjunkan

Pengerahan personel besar-besaran dilakukan Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat guna memadamkan api yang menghanguskan rumah di kawasan Tambora, Kamis (28/5) malam. 
Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Kasus tersebut pertama kali diungkap oleh epidemiolog Indonesia, Wa Ode Dwi Diningrat, yang hadir dalam konferensi ilmiah itu sebagai perwakilan Oxford University, Inggris.
Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman menegaskan pembelian hewan kurban Presiden Prabowo menggunakan APBN sah secara hukum dan syariat Islam.
Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM bersama tiga anggota keluarganya ditemukan meninggal dunia di tenda camping Posong Temanggung. Polisi selidiki dugaan keracunan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT