News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hilang 2 Hari, Jasad Seorang Kakek Ditemukan Mengambang di Sungai Bengawan Madiun

Warga Desa Beran, Kecamatan-Kabupaten Ngawi, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat kakek mengambang di aliran sungai bengawan Madiun, Rabu (26/4)
Rabu, 26 April 2023 - 22:17 WIB
Hilang 2 Hari, Jasad Seorang Kakek Ditemukan Mengambang Di Sungai Bengawan Madiun.
Sumber :
  • Tim tvone - miftakhul erfan

Ngawi, tvOnenews.com - Warga Desa Beran, Kecamatan-Kabupaten Ngawi, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat kakek mengambang di aliran sungai bengawan Madiun, Rabu (26/4).

Saat ditemukan, kondisi mayat korban tertelungkup dengan masih mengenakan pakaian lengkap dan tersangkut di bebatuan sungai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, mayat pria tersebut adalah Maksum (72) warga Desa Kendung, Kecamatan Kwadungan, Kabupaten Ngawi, yang dilaporkan hilang sejak dua hari yang lalu.

Korban diketahui hilang pada Senin (24/4) petang, kemudian Selasa pagi warga menemukan barang milik korban yakni cangkul dan topi di tepi sungai desa setempat.

Selvie (25) warga setempat mengakui pertama kali mengetahui ada sesosok mayat di sungai saat ada warga yang melintas di jalan desa dan mengetahui ada mayat tertelungkup di atas bebatuan tengah sungai Bengawan Madiun.

"Tahunya itu ada orang lewat teriak-teriak melihat orang telungkup di padasan tengah sungai. Setelah saya lihat ternyata benar. Kata orang kemarin memang ada orang hilang di sungai, mungkin saja korban adalah yang dicari,” ujar Selvie.

Sebelumnya, Eko Apriyanto, anggota Basarnas mengatakan, Selasa kemarin sejumlah Tim SAR dan TNI-Polri sudah melakukan pencarian di sekitar lokasi dan sepanjang aliran sungai tempat korban hilang, namun tidak ditemukan. Hingga akhirnya jasad korban ditemukan hari ini di aliran sungai Bengawan Madiun atau berjarak sekitar 15 kilometer dari lokasi hilang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 ”Setelah mendapat informasi dari warga kita langsung menuju lokasi, setelah kami lihat ternyata benar ciri-cirinya sama dengan orang hilang yang kami cari kemarin, langsung kita kordinasi dengan kepolisian dan kami evakuasi,” tandas Eko. 

Petugas Polsek Ngawi dan tim Inafis Polres Ngawi yang datang ke lokasi kejadian langsung melakukan olah TKP dan identifikasi terhadap mayat korban. Guna kepentingan lebih lanjut, mayat korban kemudian dievakuasi ke RSUD Soeroto Ngawi. (men/hen)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.
Raymond/Joaquin Dua Kali Runner-up di Awal 2026, PBSI Soroti Faktor Fisik

Raymond/Joaquin Dua Kali Runner-up di Awal 2026, PBSI Soroti Faktor Fisik

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PP PBSI, Eng Hian, menilai fisik masih menjadi fokus utama evaluasi bagi Raymond Indra/Nikoolaus Joaquin

Trending

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT