GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

8 Siswa SMK Prapanca 2 Surabaya Tidak Lulus, Buntut konflik Pihak Sekolah dengan Yayasan

Delapan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Prapanca 2 Surabaya tidak diluluskan oleh pihak sekolah.
Minggu, 7 Mei 2023 - 08:27 WIB
Delapan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Prapanca 2 Surabaya tidak diluluskan oleh pihak sekolah
Sumber :
  • tvOne - sandi irwanto

Surabaya, tvOnenews.com - Delapan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Prapanca 2 Surabaya tidak diluluskan oleh pihak sekolah. Ketidaklulusan para siswa tersebut buntut dari konflik antara pihak sekolah dengan yayasan. Mereka yang tidak lulus sekolah ini merasa sedih dan kecewa, karena merasa menjadi korban kesewanang-wenangan sekolah tersebut.

Wajah-wajah sedih tampak dari raut wajah delapan siswa SMK Prapanca 2 Surabaya. Pasalnya, ke delapan siswa tersebut dinyatakan tidak lulus oleh pihak sekolah pada Jumat kemarin. Tak hanya sedih, mereka juga merasa kecewa dengan keputusan Kepala Sekolah SMK Prapanca 2 Surabaya, Gugus Legowo.  Delapan siswa SMK yang berlokasi di jalan Nginden Intan Timur 1 nomer 20 Surabaya yang tidak lulus ini terdiri dari 2 siswi dan 6 siswa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kesedihan tidak hanya dirasakan para siswa, namun orang tua wali murid yang tidak lulus juga merasakan hal yang sama. Mereka pun mendampingi anak-anaknya saat dipanggil pihak yayasan baru di sekolah.  Sejumlah guru meberikan arahan dan motivasi kepada delapan anak didiknya yang tidak lulus ini agar tetap semangat atau tidak patah arang.

Meysia Maulidah, salah seorang siswi SMK Prapanca 2 mengaku dirinya dan teman-temannya merasa sedih karena tidak lulus. Sebabm selama ini dia dan 7 temannya mengikuti proses belajar mengajar dan mengerjakan tugas sekolah serta mengikuti ujian sekolah dengan baik. Mereka tidak tahu mengapa tidak diluluskan oleh pihak sekolah.

“Jujur, saat ini sedih banget. Kami sudah melaksanakan tugas-tugas kami di sekolah ini. Tapi kenapa ujug-ujugnya kami tidak lulus. Kami juga mengikuti pelajaran dan ujian dengan baik,” ungkat Meysia Maulidah.

“Kami kecewa sekali tidak diluluskan. Kami mempertanyakan ini sampai ke diknas, pihak sekolah dan yayasan  juga memperjuangkan kami sebagai siswa untuk bisa lulus. Karena itu, kami berharap bisa lulus sehingga bisa melanjutkaan ke jenjang berikutnya,” harap Mey.

Hal yang sama juga disampaikan Anan Sholeh, siswa SMK Prapanca 2 yang juga tidak diluluskan pihak sekolah. Dia tidak habis pikir kalau pihak sekolah tidak melulusannya bersama 7 temannya yang lain. Memang dia mengetahu ada konflik di sekolah dengan yayasan.

“Kami ini korban dari kesewenang-wenangan pihak sekolah yang tidak meluluskan kami. Sungguh kami sangat sedih dan kecewa. Kami berharap pemerintah bisa membantu permasalah kami ini,” ujar Sholeh, dengan nada lesu.  

Semenara itum Suko Harjono, Ketua Yayasan Baru sekolah ini menyebutkan, delapan siswa yang tidak lulus ini merupakan korban persekongkolan jahat antara yayasan lama  dengan pihak sekolah, dengan Kepala Sekolahnya, Gugus Legowo.

“Ini persekongkolan jahat pihak yayasan lama dengan sekolah. Ya, ini buntut dari konflik yang terjadi pada Januari lalu,” ujar Suko Harjono.

Menurutnya, delapan siswa yang tidak lulus ini karena tetap memilih bertahan di sekolah ini dalam naungan yayasan baru. Pihaknya sudah sampaikan ke Pengawas Pendidikan Jatim, kalau delapan siswa ini tidak diperbolehkan ujian bersama siswa lainnya, yang memilih belajar pada sekolah di nauangan yayasan lama.

“Ini sudah diseting oleh mereka. Kami sebenarnya sudah menemui bu henny sebagai Pengawas Pendidikan Jawa Timur. Bahwa mereka anak anak ini tidak diperbolehkan ikut ujian, dan akhirnya tidak dilulusakan. Tolong mohon Pak Menteri dan Pak Presiden JokowI, ini adalah penelantaran anak-anak bangsa. Kami memang ada konflik dengan mereka tapi jangan dikorbankan anak anak ini,” jelas Suko.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Suko menambahkan, selain sudah melaporkan kasus ini ke diknas Pendidikan Jatim, namun tidak mendapat respon dengan baik, kasus ini juga masih dalam proses hukum. Jadi kasus konflik ini sudah masuk ranah hukum dan statusnya masih belum inkrah. Jadi mereka tidak boleh memberikan keputusan yang semena-mena,” tandasnya.        

Sementara itu, terkait tidak lulusnya 8 siswa ini, awak media mencoba menemui pihak sekolah versi yayasan lama, yang lokasinya bersebelahan dengan sekolah SMK Prapanca 2, namun kepala sekolah belum bisa dikonfirmasi karena sedang tidak ada ditempat. (msi/gol)    

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Wamentan Beberkan Kondisi Terkini Petani di Tengah Dolar AS Menguat

Wamentan Beberkan Kondisi Terkini Petani di Tengah Dolar AS Menguat

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono beberkan kondisi terkini petani di tengah dolar AS menguat dan lemahnya nilai tukar rupiah. Kata Wamentan, kondisi
Jurnalis Italia Sebut Negosiasi Persib dan Bojan Hodak Gagal, Singgung Soal Masalah Pribadi

Jurnalis Italia Sebut Negosiasi Persib dan Bojan Hodak Gagal, Singgung Soal Masalah Pribadi

Bojan Hodak sempat memberi kabar bahwa akan ada pertemuan dia dengan jajaran manajemen Persib termasuk Direktur PT Persib Bandung Bermartabat, Glenn Sugita pada Senin (25/5/2026). 
Gubernur Khofifah Berdialog dengan Pedagang Pasar Banjarejo Bojonegoro, Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil dan Stok Aman

Gubernur Khofifah Berdialog dengan Pedagang Pasar Banjarejo Bojonegoro, Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil dan Stok Aman

Gubernur Khofifah berdialog dengan pedagang di Pasar Banjarejo Kabupaten Bojonegoro.
Rencana Induk Pascabencana Sumatera Rampung, 11.512 Program Pemulihan Masuk Skala Prioritas hingga 2028

Rencana Induk Pascabencana Sumatera Rampung, 11.512 Program Pemulihan Masuk Skala Prioritas hingga 2028

Kasatgas PRR Tito Karnavian imenegaskan, Rencana Induk yang selesai dibahas ini menjadi pedoman utama dalam proses menuju pemulihan permanen pascabencana.
Detik-detik Kericuhan Massa di Lapas Nerkotika Bolangi Sulsel, KPLP: Fasilitas Kantor Dirusak

Detik-detik Kericuhan Massa di Lapas Nerkotika Bolangi Sulsel, KPLP: Fasilitas Kantor Dirusak

Beredar video detik-detik kericuhan massa di Lapas Nerkotika Bolangi Sulsel, beredar di media sosial. Sontak, hal ini menyedot perhatian publik hingga menuai
Pemerintah Siapkan Rp100 Triliun, Mendagri Pastikan Pemulihan Pascabencana Sumatera Masuk Tahap Pemulihan

Pemerintah Siapkan Rp100 Triliun, Mendagri Pastikan Pemulihan Pascabencana Sumatera Masuk Tahap Pemulihan

Mendagri sekaligus Kasatgas PRR Tito Karnavian menjelaskan, penanganan pascabencana dilakukan melalui tiga tahapan, yakni tanggap darurat, masa transisi, dan pemulihan permanen.

Trending

Tak Lagi Pikirkan Red Sparks, Megawati Hangestri Kini Fokus Bidik Gelar Juara Bersama Hyundai Hillstate

Tak Lagi Pikirkan Red Sparks, Megawati Hangestri Kini Fokus Bidik Gelar Juara Bersama Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri resmi bergabung dengan Hyundai Hillstate untuk V-League 2026/2027. Tinggalkan Red Sparks, Megatron kini membidik gelar juara.
5 Fakta Kasus Pembunuhan di Simpang Yasmin Bogor, Hubungan Korban dan Pelaku hingga Curhatan Korban Sebelum Tewas

5 Fakta Kasus Pembunuhan di Simpang Yasmin Bogor, Hubungan Korban dan Pelaku hingga Curhatan Korban Sebelum Tewas

Publik dikejutkan dengan sebuah penemuan jasad wanita yang terjatuh dari Tol BORR, Simpang Yasmin, Bogor pada Sabtu (23/5/2026). Berikut 5 fakta selengkapnya
Luhut Yakin Indonesia Tak Akan Collape Walau Rupiah Melemah dan IHSG Tertekan

Luhut Yakin Indonesia Tak Akan Collape Walau Rupiah Melemah dan IHSG Tertekan

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan yakin Indonesia tak akan collape walau rupiah melemah terhadap dolar AS hingga IHSG yang tertekan
AFC Akui Timnas Indonesia Jadi Tim Asia Pertama di Piala Dunia

AFC Akui Timnas Indonesia Jadi Tim Asia Pertama di Piala Dunia

Sekitar dua pekan lagi sejarah baru akan tercipta di dunia dengan kehadiran 48 tim di Piala Dunia 2026. Sembilan tim asal Asia pun ikut meramaikan gelaran itu.
Belum Selesai Euforia Hattrick Juara Super League, Persib Bandung Langsung Diterpa Kabar Buruk dari Media Prancis

Belum Selesai Euforia Hattrick Juara Super League, Persib Bandung Langsung Diterpa Kabar Buruk dari Media Prancis

Singgung Layvin Kurzawa, media Prancis tiba-tiba membuka diskusi terkat status eks PSG tersebut bersama Persib Bandung yang akan berakhir pada akhir musim.
News Terpopuler: Detik-detik Polisi Kejar Pelaku Pembunuhan Wanita di Bogor, hingga Gaya Dedi Mulyadi Rayakan Persib Juara

News Terpopuler: Detik-detik Polisi Kejar Pelaku Pembunuhan Wanita di Bogor, hingga Gaya Dedi Mulyadi Rayakan Persib Juara

Pengejaran polisi terhadap pelaku pembunuhan wanita di Bogor. Gaya Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi merayakan kemenangan Persib Bandung jadi sorotan publik.
Pria yang Kakinya Putus di Tambora Bukan Korban Begal, tapi Kecelakaan Tunggal

Pria yang Kakinya Putus di Tambora Bukan Korban Begal, tapi Kecelakaan Tunggal

Sebelumnya viral di media sosial Threads soal pria yang kakinya terputus pada bagian pergelangan. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT