News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Minta Kepastian Hukum, Nenek 4 Cucu Beri Karangan Bunga Duka Cita ke Mapolsek Mulyorejo

Kecewa, Mety Oesman, warga Surabayaya, yang merupakan pelapor kasus dugaan penipuan dan penggelapan uang, memberikan karangan bunga kepada Kapolsek Mulyorejo
Minggu, 21 Mei 2023 - 07:03 WIB
Kiriman karangan bunga buntut kekecewaan warga
Sumber :
  • sandi irwanto

Surabaya, tvOnenews.com - Mety Oesman, warga Jalan Manyar Tirtomoyo, merupakan pelapor kasus dugaan penipuan dan penggelapan uang senilai ratusan juta rupiah di Polsek Mulyorejo Surabaya, dengan terlapor mantan menantunya, Hendra Anggoro. Wanita berusia 59 tahun ini memberikan “kado” karangan bunga kepada Kapolsek Mulyorejo, Kompol Sugeng Rianto, sebagai tanda kekecewaannya.

Nenek empat cucu ini kecewa karena merasa dibohongi terkait pemanggilan Saksi Ahli Pidana Unair, yang menurut Kapolsek Mulyorejo dijadwalkan Senin depan, tetapi setelah hari ini dirinya konfirmasi langsung ke FH Unair, pihaknya mendapatkan informasi sampai sekarang tidak ada panggilan dari Penyidik Polsek Mulyorejo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jawabannya tidak ada. Cuma hari Rabu kemarin, Edy (Penyidik Polsek Mulyorejo) kirim pesan WA saja ke saksi ahli pidana Unair yang ditugasi itu dan tidak bilang apa-apa,” ungkapya dengan nada kesal.

Mety merasa ingin sekali bertemu langsung dengan Kapolsek Mulyorejo untuk menanyakan kepastian hukum laporannya. Sebab, sudah 15 bulan laporannya tidak ada kepastian hukum.

Mety memaparkan, sejak awal dirinya sudah mengetahui ada permainan dalam laporannya. Nilai kerugiannya ditulis Rp 487 juta dalam surat LP, padahal menurutnya, kerugiannya Rp 700 juta.

“Tapi dia (penyidik Edy) bilang gampang-gampang, sehingga membuat langsung curiga dan tidak mungkin “mbereset” (keliru),” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kalau tidak direspon, saya akan kirim karangan bunga lagi ke Polrestabes Surabaya  dan Polda Jatim. Saya minta kepastian hukum, karena sudah hampir dua tahun laporan saya digantung,” janjinya sambil berjalan ke dalam kantor Polsek Mulyorejo.

Akhirnya, Mety ditemui oleh Kanit Reskrim, Iptu Hiwan, sebab Kapolsek Kompol Sugeng Rianto sedang tidak ada di tempat. (msi/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Komitmen Kesetaraan dalam Industri Pertambangan, Keterlibatan Pekerja Perempuan PT Vale Indonesia Capai 12,37 Persen

Komitmen Kesetaraan dalam Industri Pertambangan, Keterlibatan Pekerja Perempuan PT Vale Indonesia Capai 12,37 Persen

PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) terus berkomitmen untuk menghadirkan industri pertambangan sebagai dunia yang tidak tertutup bagi perempuan.
Gibran Rakabuming Raka Sebut Jusuf Kalla Mentor, Analis UI: Langkah Dewasa yang Jarang Terjadi

Gibran Rakabuming Raka Sebut Jusuf Kalla Mentor, Analis UI: Langkah Dewasa yang Jarang Terjadi

Menurutnya, respons Gibran bukan sekadar spontanitas, melainkan bagian dari strategi komunikasi untuk meredam eskalasi konflik yang berpotensi melebar.
Purbaya Ngaku Tak Tahu Sumber Gaji Manajer Kopdes Merah Putih: APBN Cuma Bayar Cicilan Rp40 Triliun

Purbaya Ngaku Tak Tahu Sumber Gaji Manajer Kopdes Merah Putih: APBN Cuma Bayar Cicilan Rp40 Triliun

Purbaya menegaskan, APBN sejauh ini hanya menanggung pembayaran cicilan program tersebut, yang disebut mencapai Rp40 triliun per tahun.
Gelar Bakti Sosial, Majelis Muballighin Indonesia Imbau Warga Jaga dan Kawal Kepeminpinan Prabowo-Gibran

Gelar Bakti Sosial, Majelis Muballighin Indonesia Imbau Warga Jaga dan Kawal Kepeminpinan Prabowo-Gibran

Keprihatinan atas stabilitas dunia memicu kenaikan harga pangan. Merespons hal tersebut, Majelis Muballighin Indonesia memberikan dukungan sosial kepada 105 warga dengan kegiatan bakti sosial.
Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan, Buyback Jadi Berapa?

Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan, Buyback Jadi Berapa?

Level ini sama seperti perdagangan sebelumnya, menandakan belum ada pergerakan harga untuk sementara waktu.
Ketua Komite Wasit PSSI Soroti Keterbatasan VAR di Super League, Tambahan Kamera Jadi Kunci

Ketua Komite Wasit PSSI Soroti Keterbatasan VAR di Super League, Tambahan Kamera Jadi Kunci

Ketua Komite Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa, menyoroti lagi aspek penting dalam penerapan teknologi Video Assistant Referee (VAR) di kompetisi sepak bola Indonesia.

Trending

Peringatan Tegas Dedi Mulyadi untuk ASN Pemprov Jabar dan Kota Bandung: Radius 1 KM dari Kantor Wajib Bersih

Peringatan Tegas Dedi Mulyadi untuk ASN Pemprov Jabar dan Kota Bandung: Radius 1 KM dari Kantor Wajib Bersih

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), gencar melakukan upaya besar untuk mengembalikan daya tarik dan kewibawaan Kota Bandung sebagai ibu kota provinsi. 
Mengenal Reno Munz, Bek Rp26 Miliar yang Bakal Jadi Saingan Jay Idzes hingga Rizky Ridho di Timnas Indonesia

Mengenal Reno Munz, Bek Rp26 Miliar yang Bakal Jadi Saingan Jay Idzes hingga Rizky Ridho di Timnas Indonesia

Lantas, seperti apa profil Reno Munz, pemain Bundesliga 2 yang siap dinaturalisasi untuk bermain bersama Timnas Indonesia? Simak penjelasannya di bawah ini.
Jadwal Grand Final Proliga 2026, Jumat 24 April: Megawati Hangestri Beraksi Hari Ini! JPE Tantang Gresik Phonska Plus

Jadwal Grand Final Proliga 2026, Jumat 24 April: Megawati Hangestri Beraksi Hari Ini! JPE Tantang Gresik Phonska Plus

Jadwal Grand Final Proliga 2026, Jumat 24 April, menyuguhkan laga perdana partai puncak dari sektor putra dan putri yang digelar di GOR Amongrogo, Yogyakarta.
Tak Ingin Bertele-tele, Pengacara Jusuf Kalla Skak Rismon soal Kasus Ijazah Jokowi: Simple, Sebut Saja Siapa Pendananya

Tak Ingin Bertele-tele, Pengacara Jusuf Kalla Skak Rismon soal Kasus Ijazah Jokowi: Simple, Sebut Saja Siapa Pendananya

Dalam kasus ijazah mantan Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi). Pengacara Mantan Wapres Jusuf Kalla (JK) Abdul Haji Talaohu tak ingin bertele-tele. Ia langsung
Media Korea Terlalu 'Ikut Campur', Sebut Kalau Megawati Hangestri Tak Lagi Dilirik Klub Korea Karena Hal ini

Media Korea Terlalu 'Ikut Campur', Sebut Kalau Megawati Hangestri Tak Lagi Dilirik Klub Korea Karena Hal ini

Megawati Hangestri yang sebelumnya digadang-gadang bakal kembali meramaikan liga voli Korea Selatan justru dikabarkan tak lagi menjadi prioritas klub-klub peserta
Meski Sebentar Lagi Eligible, Raja Assist Eks Kasta Teratas Eropa Belum Bisa Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni karena Alasan Ini

Meski Sebentar Lagi Eligible, Raja Assist Eks Kasta Teratas Eropa Belum Bisa Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni karena Alasan Ini

Raja assist eks kasta teratas Eropa ini belum bisa dinaturalisasi untuk FIFA Matchday Juni. Ada tembok regulasi FIFA yang menghalanginya membela Timnas Indonesia lebih cepat.
5 Fakta Menarik Taisei Marukawa yang Berpeluang Dinaturalisasi Timnas Indonesia

5 Fakta Menarik Taisei Marukawa yang Berpeluang Dinaturalisasi Timnas Indonesia

Taisei Marukawa berpeluang dinaturalisasi Timnas Indonesia. Simak fakta menarik winger Jepang ini, dari syarat residency hingga perannya di skuad John Herdman.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT