News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPU Jombang Tidak Akan Menghapus Data Pemilih Misterius, Ini Penjelasannya

Munculnya data pemilih siluman sebanyak 165 nama temuan Bawaslu Jombang, juga membuat sibuk Dispendukcapil Jombang.
  • Reporter :
  • Editor :
Kamis, 15 Juni 2023 - 18:22 WIB
Abdul Wadud Burhan Abadi, Komisioner KPU Jombang
Sumber :
  • tvOne - umar sanusi

Jombang, tvOnenews.com - Munculnya data pemilih siluman sebanyak 165 nama temuan Bawaslu Jombang, juga membuat sibuk Dispendukcapil Jombang. Kamis siang (15/6) Kepala Dispendukcapil melakukan pengecekan kembali DP4 (Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu).

Pengecekan di sejumlah desa tidak ditemukan nama tanpa alamat lengkap RT/RW. Namun pada akhirnya juga mendapati satu nama di Desa Cukir, Kecamatan Diwek, Jombang, alamat RT/RWnya garis datar alias tidak ada.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Atas temuan ini Masduki Zakaria, Kepala Dispendukcapil mengatakan, terjadinya kekosongan alamat RT/RW dimungkinkan terjadi kesalahan penulisan atau karena nama bersangkutan tinggal di perumahan atau lokasi yang belum ada RT/RWnya.

"Jadi untuk RT/RW nya kadang nol-nol, kadang NIK nya nol-nol itu kemungkinan besar ada kesalahan dalam proses penulisan.  Memang RT/RW ada beberapa persoalan dengan perumahan baru yang memang RT/RWnya belum terbentuk sehingga masih ditulis nol-nol termasuk nomor rumah," ungkap Masduki, Kamis (15/6).

Sementara Abdul Wadud Burhan Abadi, Ketua Divisi Data dan Perencanaan KPU Jombang mengatakan, data pemilih yang beralamat RT/RW nol/nol memang ada. Namun karena data tersebut berasal dari DP4 maka tidak diubah. 

"Yang jelas semuanya bersumber dari DP4 kita. Kenapa bisa ada angka nol-nol, saya tidak berkompeten untuk menjawab, karena memang data yang dsampaikan oleh KPURI bersumber dari DP4 dan seperti itu apa adanya," kata Burhan ditemui di kantornya Kamis siang.

Tapi, lanjutnya, setelah dikoordinasikan dengan Dispendukcapil memang dimungkinkan ada penulisan RT/RW nol/nol. Karena misalnya perumahan yang masih baru belum diketahui RT/RW nya maka ditulis nol-nol.

"Tetapi prosesnyakan ada update data," kata Burhan.

Mengenai temuan Bawaslu sebanyak 165 data pemilih yang misterius karena tidak dikenal, menurut Burhan, ada beberapa syarat perbaikan dari pengawas pemilu termasuk salah satunya pemilih yang tidak dikenal. 

"Perlu kami jelaskan, data-data tersebut bersumber dari DP4.  Ketentuannya ketika pantarlih melakukan coklit kemudian tidak ditemukan, maka ketentuannya adalah dibiarkan.

DPT Pemilu 2024 Jombang akan ditetapkan tanggal 20-21 Juni 2023, apakah data pemilih tidak dikenal akan masih masuk dalam DPT.

"Kecuali ada surat keterangan dari kepala desa kalau memang yang bersangkutan bukan penduduk desa tersebut. Tapi ini masih didiskusikan dengan Bawaslu juga ya. Karena sesungguhnya ini kan juga data Kemendagri, saya kira desa juga terlibat proses itu," pungkas Burhan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Data pemilih siluman tersebut muncul setelah Bawaslu Jombang mencermati DPSHP yang menemukan 1084 data pemilih anomali karena tidak dikenal.

Dari 1084 nama pemilih dalam daftar pemilih sementara hasil perbaikan yang tidak jelas alamatnya, 919 nama berhasil ditemukan jajaran Bawaslu di tingkat Desa/Kelurahan. Selebihnya sebanyak 165 nama tidak ditemukan atau tidak dikenal meskipun ada nama dan NIK nya. (usi/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Masih Banyak Orangtua Larang Anaknya Vaksinasi, Menkes: Takut Demam

Masih Banyak Orangtua Larang Anaknya Vaksinasi, Menkes: Takut Demam

Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin mengatakan, masih banyak orang tua yang melarang anaknya divaksinasi atau imunisasi.
Viral Ketua BEM UBK Diduga Dikeroyok Usai Disidang Terima Uang Rp300 Juta dari Polisi, Ini Respons Polda Metro Jaya

Viral Ketua BEM UBK Diduga Dikeroyok Usai Disidang Terima Uang Rp300 Juta dari Polisi, Ini Respons Polda Metro Jaya

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi gerombolan mahasiswa diduga mengeroyok Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Bung Karno (BEM UBK).
Purbaya Sebut Perlindungan Hukum ke Pembeli Patriot & Merah Putih Bond Beda dengan Tax Amnesty, Ini Penjelasan Menkeu

Purbaya Sebut Perlindungan Hukum ke Pembeli Patriot & Merah Putih Bond Beda dengan Tax Amnesty, Ini Penjelasan Menkeu

Menkeu Purbaya menegaskan bahwa perlindungan hukum bagi investor yang membeli Patriot Bond dan Merah Putih Bond berbeda dengan pegampunan pajak atau tax amnesty.
Temui Wapres Gibran, PB IKA BEM Nusantara Tegaskan Kawal Kebijakan Pro-Rakyat

Temui Wapres Gibran, PB IKA BEM Nusantara Tegaskan Kawal Kebijakan Pro-Rakyat

Kolaborasi strategis antara pemerintah dan elemen pemuda terus diperkuat. Hal ini tercermin dalam pertemuan antara Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming, dengan jajaran Pengurus Besar Ikatan Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa (PB IKA BEM) Nusantara
Pasca Pemulangan Buron Kasus TPPU Michael Steven, Polisi Langsung Lakukan Penahanan di Rutan Bareskrim Polri

Pasca Pemulangan Buron Kasus TPPU Michael Steven, Polisi Langsung Lakukan Penahanan di Rutan Bareskrim Polri

Bareskrim Polri melakukan penahanan terhadap Michael Steven, bos PT Asuransi Jiwa Kresna atau Kresna Life yang ditangkap, usai menjadi buronan Interpol Red Notice (IRN), terkait kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU).
Gelar Rapat Perdana, CdM Tim Indonesia Todotua Pasaribu Pastikan Kesiapan Fasilitas untuk Atlet Indonesia

Gelar Rapat Perdana, CdM Tim Indonesia Todotua Pasaribu Pastikan Kesiapan Fasilitas untuk Atlet Indonesia

Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia, Todotua Pasaribu, memastikan seluruh kebutuhan atlet dan ofisial akan menjadi prioritas utama demi menunjang pencapaian prestasi terbaik di ajang olahraga terbesar di Asia tersebut.

Trending

KPK Diminta Turun Tangan Usut Dugaan Korupsi Beasiswa di Aceh

KPK Diminta Turun Tangan Usut Dugaan Korupsi Beasiswa di Aceh

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta turun tangan mengusut dugaan korupsi dana beasiswa di Aceh.
Viral Sejumlah Mahasiswa Diduga Terima Uang Rp2,5 Juta Usai Bertemu Gibran, BEM UBK Buka Suara

Viral Sejumlah Mahasiswa Diduga Terima Uang Rp2,5 Juta Usai Bertemu Gibran, BEM UBK Buka Suara

BEM Universitas Bung Karno (UBK) buka suara soal sejumlah mahasiswa diduga terima yang Rp2,5 juta usai bertemu Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka.
Kenang saat Ditangkap, Apakah Bisa Terdakwa Penyelundup Sabu Dapat Perlindungan LPSK?

Kenang saat Ditangkap, Apakah Bisa Terdakwa Penyelundup Sabu Dapat Perlindungan LPSK?

Mangatur Nainggolan, kuasa hukum nahkoda kapal Sea Dragon, Hasiholan Samosir membuat pengaduan kepada LPSK buntut kasus penyelundupan narkoba jenis sabu 2 ton.
Link Live Streaming Princess Cup 2026: Ada Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Vs Australia

Link Live Streaming Princess Cup 2026: Ada Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Vs Australia

Link live streaming Princess Cup 2026, di mana Timnas Voli Putri Indonesia U-18 akan memulai perjuangannya saat melawan Australia di hari pertama ajang yang berlangsung di Thailand tersebut.
Pecahkan Rekor Klose, Messi Resmi Jadi Raja Gol Sepanjang Masa Piala Dunia

Pecahkan Rekor Klose, Messi Resmi Jadi Raja Gol Sepanjang Masa Piala Dunia

Lionel Messi kembali menorehkan tinta emas dalam sejarah sepak bola dunia. Kapten Argentina itu kini resmi menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia 2026.
Detik-detik Ibu Bonceng Anak Dilempar Bom Molotov di Jakut, Nasib Keduanya Bikin Merinding

Detik-detik Ibu Bonceng Anak Dilempar Bom Molotov di Jakut, Nasib Keduanya Bikin Merinding

Aksi pelemparan bom molotov terhadap seorang ibu yang tengah membonceng anaknya di kawasan Koja, Jakarta Utara, viral di media sosial (medsos) Instagram @jakut.info.
Kubu Jokowi Berkomentar Menohok Terkait Kejaksaan Tangguhkan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa: Sangat Berbahaya

Kubu Jokowi Berkomentar Menohok Terkait Kejaksaan Tangguhkan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa: Sangat Berbahaya

Kubu Jokowi lontarkan komentar menohok terkait Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan tanggungkan dua tersangka kasus dugaan ijazah palsu Jokowi, yakni Roy Suryo dan
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT