GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dikirim dari Madura lewat Kapal, Sejumlah Sapi Ditemukan Luka dan Tak Berlabel Karantia

Ternak sapi yang datang dari Pulau Madura dibongkar di Pelabuhan Kalbut Situbondo. Hasilnya, ditemukan sejumlah sapi dengan luka robek di telinga dan kaki.
Jumat, 23 Juni 2023 - 17:10 WIB
Kondisi sapi-sapi di Pelabuhan Kalbut
Sumber :
  • hery sampurno

Situbondo, tvOnenews.com - Ternak sapi yang datang dari Pulau Madura dibongkar di Pelabuhan Kalbut Situbondo. Hasilnya, ditemukan sejumlah sapi dengan kondisi luka robek di telinga dan kaki. Tidak hanya itu, sejumlah ternak ditemukan tidak berlabel lolos karantina hewan dari dinas asal ternak.

Tidak adanya tangga untuk melakukan bongkar muat sapi dari dek bawah kapal ke atas dermaga, membuat proses bongkar 74 ternak berlangsung ekstrim. Ternak-ternak yang akan digunakan untuk Hari Raya Kurban itu, harus ditarik di bagian leher untuk bisa dievakausi ke atas dermaga oleh para pekerja pelabuhan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Proses bongkar muat yang ekstrim ini, tidak sedikit membuat hewan ternak mengerang kesakitan bahkan mengalami kelumpuhan sementara saat berhasil naik di dermaga. Lamanya perjalanan kurang lebih lima jam terombang-ambing di atas kapal dengan kapasitas muatan yang overload juga membuat sejumlah sapi terhat ambruk karena mabuk laut.

Kondisi ternak yang penuh luka ini, membuat sejumlah pedagang mengeluh rugi. Untuk hewan ternak pembesaran yang biasanya laku dijual dengan harga lima juta rupiah, saat ini hanya laku tiga juga rupiah dengan kondisi ternak yang luka.

“Kami mengalami kerugian besar melihat kondisi ternak kami luka robek di telinga akibat alat yang digunakan oleh balai karantina dipasang di telinga. Gesekan antar ternak hingga alat tersebut tersangkut di sisi telinga, membuat alat yang menempel merobek daun telinga,” ujar Ahmad Hakim, salah satu pedagang ternak.

“Dirinya menyayangkan niat baik yang dilakukan oleh pihak karantinta hingga membuat ternak-ternak mereka mengalami cidera. Seharusnya proses identifikasi kesehatan yang dilakukan karantina, cukup dilakukan secarik kertas setelah melakukan pemeriksaan menyeluruh ke ternak sapi,” tambah Hakim

“Pembeli mengurungkan niat untuk membeli sapi, setelah melihat sapi tersebut robek di bagian daun telinga. Kalau pun dibeli pasti dengan harga murah,” tutup Hakim.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Paramedik Veteriner Pelabuhan Kalbut Kabupaten Situbondo, Slamet Hariyadi memastikan, kondisi hewan ternak dari Pualau Madura ini, dijamin kondisinya sehat dan layak dikosumsi, meskipun ditemukan beberapa hewan ternak yang tidak terlabel dari karantina dan terdapat luka di beberapa bagian tubuh ternak.

Jelang Hari Raya Kurban ini, aktivitas bongkar muat ternak sapi di Pelabuhan Kalbut akan terus meningkat hingga usai Hari Raya Idul Adha nanti. Aparat kepolsian unsur polisi air dan udara Polres Situbondo terlihat tampak bersiaga di lokasi untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. (hso/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Reaksi Arsene Wenger usai Arsenal Resmi Akhiri Puasa Gelar Juara Liga Inggris Selama 22 Tahun

Reaksi Arsene Wenger usai Arsenal Resmi Akhiri Puasa Gelar Juara Liga Inggris Selama 22 Tahun

Arsene Wenger akhirnya bisa tersenyum lebar melihat Arsenal kembali menjadi juara Liga Inggris seiring dengan kegagalan Manchester City mengalahkan Bournemouth.
Tak Tanggung-tanggung, Dedi Mulyadi Usul 70 Persen Pajak Tambang Dibagikan ke Warga Terdampak

Tak Tanggung-tanggung, Dedi Mulyadi Usul 70 Persen Pajak Tambang Dibagikan ke Warga Terdampak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menjadi sorotan setelah mengungkap rencananya membagikan hasil pajak tambang di Kabupaten Bogor kepada masyarakat sekitar.
Cristiano Ronaldo Ciptakan Rekor Fenomenal usai Dipanggil Timnas Portugal untuk Skuad Piala Dunia 2026

Cristiano Ronaldo Ciptakan Rekor Fenomenal usai Dipanggil Timnas Portugal untuk Skuad Piala Dunia 2026

Megabintang Portugal, Cristiano Ronaldo, kembali dipercaya menjadi pemimpin Selecao das Quinas untuk menghadapi Piala Dunia 2026.
Jadwal Megawati Hangestri usai Mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia: Fokus Pemulihan Jelang Debut Bersama Hyundai Hillstate

Jadwal Megawati Hangestri usai Mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia: Fokus Pemulihan Jelang Debut Bersama Hyundai Hillstate

Menilik agenda dan jadwal Megawati Hangestri usai mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia. Pevoli berjuluk Megatron itu akan memulihkan kondisi fisiknya sebelum gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027.
5 Jurnalis Indonesia Diculik Israel di Laut Gaza, Menlu Sugiono Minta Bantuan Yordania dan Turki

5 Jurnalis Indonesia Diculik Israel di Laut Gaza, Menlu Sugiono Minta Bantuan Yordania dan Turki

Di tengah minimnya akses komunikasi, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI kini menggandeng Yordania dan Turki untuk melacak kondisi para WNI tersebut.
Sherly Tjoanda Berambisi Permudah Petani dan Nelayan, Gubernur Malut: Prioritaskan Konektivitas

Sherly Tjoanda Berambisi Permudah Petani dan Nelayan, Gubernur Malut: Prioritaskan Konektivitas

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda pernah menyampaikan bertekad membantu warganya, yang mayoritas berprofesi petani dan nelayan.

Trending

TRENDING: Mahkota Binokasih Bukan Klenik, Dedi Mulyadi Semprot Kadis, Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi

TRENDING: Mahkota Binokasih Bukan Klenik, Dedi Mulyadi Semprot Kadis, Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi

Berikut rangkuman berita trending hari ini. Mulai dari langkah Dedi Mulyadi luruskan stigma mistis Mahkota Binokasih hingga kabar baik dari Sherly Tjoanda.
News Terpopuler: Nasib Josepha Alexandra Usai ‘Dicurangi’ Juri LCC Kalbar, hingga Sanksi dari MPR untuk Dewan Juri

News Terpopuler: Nasib Josepha Alexandra Usai ‘Dicurangi’ Juri LCC Kalbar, hingga Sanksi dari MPR untuk Dewan Juri

Nasib Josepha Alexandra setelah jawabannya dianulir Juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) MPR di Kalimantan Barat. pernyataan MPR mengenai sanksi kepada dewan juri
Agen Pemain Voli Korea Akui Red Sparks Sempat Hubungi Megawati Hangestri Sebelum Dibajak Hillstate

Agen Pemain Voli Korea Akui Red Sparks Sempat Hubungi Megawati Hangestri Sebelum Dibajak Hillstate

Menurut penuturan agen Chris Kim, Red Sparks ternyata sudah menghubungi Megawati Hangestri lebih awal sebelum tawaran dari Hillstate datang pada Januari silam.
Jangan Sampai Kena Mental, MPR RI Pasang Badan Lindungi Psikologis Siswa SMAN 1 Sambas Peserta LCC Empat Pilar

Jangan Sampai Kena Mental, MPR RI Pasang Badan Lindungi Psikologis Siswa SMAN 1 Sambas Peserta LCC Empat Pilar

MPR RI menyatakan telah berdiskusi dengan SMAN 1 Sambas terkait pendampingan psikologis bagi peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar.
Trend Terpopuler: Bukti Cinta Benny Laos Kepada Sherly Tjoanda, hingga Netizen Gemas dengan Tingkah Gubernur Malut

Trend Terpopuler: Bukti Cinta Benny Laos Kepada Sherly Tjoanda, hingga Netizen Gemas dengan Tingkah Gubernur Malut

Bukti cinta mantan Bupati Pulau Morotai, Benny Laos kepada Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda. Tingkah lucu Sherly Tjoanda saat berkunjung ke rumah Ashanty
Timnas Irak Resmi Umumkan Skuad untuk Piala Dunia 2026, Bek Persib Bandung Frans Putros Dapat Panggilan

Timnas Irak Resmi Umumkan Skuad untuk Piala Dunia 2026, Bek Persib Bandung Frans Putros Dapat Panggilan

Pelatih Timnas Irak, Graham Arnold, resmi mengumumkan skuad yang dipanggil untuk Piala Dunia 2026. Bek Persib Bandung, Frans Putros, termasuk di antaranya.
Kembali Sikapi Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Ini Gila, Sadis Banget

Kembali Sikapi Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Ini Gila, Sadis Banget

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) kembali turun tangan. Ia menyebut kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu sebagai peristiwa sadis.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT