News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemkab Bojonegoro Klaim 13 KK Ngelo akan Diukur Tanahnya untuk Pembangunan Bendungan Karangongko

Tim pembebasan lahan Bendungan Karangnongko usai melakukan rapat koordinasi dengan Kuasa Hukum Warga Ngelo mengklaim sudah bisa mulai mengukur tanah milik warga
Sabtu, 24 Juni 2023 - 14:31 WIB
Pemkab Bojonegoro Klaim 13 KK Warga Ngelo akan Diukur Tanahnya
Sumber :
  • dewi rina

Bojonegoro, tvOnenews.com - Tim pembebasan lahan Bendungan Karangnongko usai melakukan rapat koordinasi dengan Kuasa Hukum Warga Ngelo, Kecamatan Margomulyo Bojonegoro yang terdampak, pada Kamis (23/6) mengklaim sudah bisa mulai mengukur tanah milik warga. Pernyataan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Bojonegoro, Nurul Azizah saat ditemui tvOnenews.com.

"Dari hasil pertemuan, bagi Pemkab Bojonegoro bersama BPN bakal segera bisa memulai pengukuran tanah warga di Desa Ngelo," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lanjut Nurul, pengukuran itu dimulai dari identifikasi warga yang bersedia diukur. Ini karena sudah ada klasifikasi warga yang bersedia diukur segera.

“Dalam waktu dekat ini akan dilakukan kesepakatan terhadap mereka untuk ditindaklanjuti. Sudah ada 13 KK yang minta ganti untung, plus 60 pemilik lahan di luar Desa Ngelo, yang dilakukan secara bertahap, jangan kesusu (terburu-buru)," ujar Setda Nurul.

"Saya kira apapun itu, pemkab akan mengakomodir keinginan warga. Termasuk berkirim surat ke KLHK," tambahnya.

Sementara Kepala BPN Bojonegoro Andreas Rochyadi mengatakan, pemkab akan membuat permohonan kepada KLHK untuk lahan yang bisa ditempati warga.

"Kita harapkan KLHK akan memberikan sebagai hak milik warga," harapnya.

"Bahwa tadi sepakat permintaan dari warga untuk membuat rekomendasi ke KLHK sepakat akan disampaikan ke bupati kalau berkenan membuat surat tersebut, kewenangan berada di pihak pemkab," jelas Andreas.

Andreas juga mengungkapkan, saat ini pihaknya tengah melakukan persiapan pada warga yang mau diganti untung untuk diukur.

"Ada 13 KK dan 60 KK yang kabar-kabar pemilik lahannya di luar desa sana, informasinya begitu dari pak kades," ungkap Andreas. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terpisah, Rahanto, warga Desa Ngelo dikonfirmasi membantah jika jumlah 60 KK yang ada di luar Desa Ngelo mau ganti untung. 

“Monggo, kita semua tidak mengada-ada bahwasanya warga Ngelo, Njeruk, dan Matar yang punya lahan 129 KK diantaranya memiliki bidang lebih dari satu, dan yang minta diukur dan ganti untung itu hanya 13 orang saja. Dan bagi luar desa, bagi saya tidak masalah. Bahkan dari keluarga Mbah Wongso dan pak Santoso tinggal di Ngawi kita hubungi yang punya empat bidang juga bilang sepakat dengan warga lain untuk relokasi," ungkap Rahanto. (dra/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Cegah Permainan Calo, Menhub Masih Rahasiakan Detail Rute MRT Menuju Tangerang Selatan

Cegah Permainan Calo, Menhub Masih Rahasiakan Detail Rute MRT Menuju Tangerang Selatan

Kementerian Perhubungan memutuskan untuk tidak memublikasikan rute Mass Rapid Transit (MRT) tujuan Tangerang Selatan (Tangsel) guna mengantisipasi maraknya spekulasi lahan. 
Wamendagri Akhmad Wiyagus Ungkap IKAPTK Harus Jadi Kekuatan Moral dan Benteng Ketahanan Nasional

Wamendagri Akhmad Wiyagus Ungkap IKAPTK Harus Jadi Kekuatan Moral dan Benteng Ketahanan Nasional

Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus menekankan pentingnya peran Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) sebagai pilar moral dalam sistem birokrasi Indonesia. 
Cegah Kejahatan Jalanan, Polda Sulsel Libatkan 1.500 Warga-Ojol Perkuat Kamtibmas

Cegah Kejahatan Jalanan, Polda Sulsel Libatkan 1.500 Warga-Ojol Perkuat Kamtibmas

Kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat diharapkan semakin kuat sehingga sistem keamanan berbasis masyarakat dapat berjalan optimal dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di Sulawesi Selatan
Berkaca dari Negara China, Bekasi Siap Berinovasi Mengolah Sampah jadi Listrik

Berkaca dari Negara China, Bekasi Siap Berinovasi Mengolah Sampah jadi Listrik

Kabar gembira untuk warga Bekasi nih, karena tidak lama lagi bisa punya listrik dari hasil olahan sampah. Berikut penjelasannya.
Evaluasi Menyeluruh Latsarmil Kemhan: Porsi Latihan Fisik Kini Sesuaikan Kondisi Peserta Koperasi Merah Putih

Evaluasi Menyeluruh Latsarmil Kemhan: Porsi Latihan Fisik Kini Sesuaikan Kondisi Peserta Koperasi Merah Putih

Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin menginstruksikan dilakukannya peninjauan ulang secara menyeluruh terhadap program latihan dasar kemiliteran (latsarmil) bagi para calon manajer Koperasi Merah Putih. 
Persib Bandung Pinjamkan Wonderkid Zulkifli Lukmansyah Untuk Dapatkan Menit Bermain

Persib Bandung Pinjamkan Wonderkid Zulkifli Lukmansyah Untuk Dapatkan Menit Bermain

Persib sepakat untuk melepas Zulkifli Lukmansyah dengan status pinjaman di awal musim 2026/2027. ia diharapkan bisa menimba ilmu selama dipinjamkan ke klub lain

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT