GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Puluhan Siswa Lulusan SMA Sederajat di Banyuwangi bisa Manfaatkan Program Beasiswa untuk Kuliah

upaya pengembangan dan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh pengelola tambang emas di Banyuwangi, BSI buka kesempatan beasiswa
Minggu, 25 Juni 2023 - 20:37 WIB
siswa lulusan SMA sederajat manfaatkan program beasiswa
Sumber :
  • tim tvone - happy oktavia

Banyuwangi, tvOnenews.com – Dalam rangka upaya pengembangan dan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh pengelola tambang emas di Pesanggaran, Banyuwangi, di musim lulusan sekolah kali ini, PT Bumi Suksesindo (BSI/Perusahaan) membuka kesempatan bagi warga Banyuwangi untuk memperoleh beasiswa.

Program yang ditawarkan di tahun 2023 ini adalah Beasiswa BSI 2023 untuk 60 mahasiswa baru jenjang Diploma 3 (D-3) dan Strata 1/Diploma 4 (S-1/D-4).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Siswa-siswi yang berminat bisa mendaftarkan keikutsertaannya mulai 21 Juni sampai 5 Juli 2023. Perusahaan tidak menerima pendaftaran di luar waktu tersebut,” ujar Acting Senior Manager External Affairs PT BSI, Iwa Mulyawan.

Program Beasiswa BSI sudah dimulai sejak 2014. Hingga saat ini, sudah ada 171 orang penerima beasiswa dari PT BSI yang sebagian besar adalah warga Ring 1 Kecamatan Pesanggaran.

Melalui program ini, PT BSI berharap bisa berkontribusi dalam peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) melalui pendidikan. Sebab data BPS hingga 2019, hanya 5,19 persen warga Banyuwangi berusia 15 tahun ke atas yang tamat S-1/D-4. Sementara itu, IPM Banyuwangi pada 2022 mencapai 71,94 persen.  

“Harapan kami dengan beasiswa ini, para generasi muda semakin terpacu untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi,” tutur Iwa.

Untuk mendapatkan beasiswa ini tentu ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Syarat utamanya adalah harus berdomisili di wilayah Kabupaten Banyuwangi yang bisa dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP)/Surat Keterangan Domisili bagi yang belum memiliki KTP dan Kartu Keluarga.

Peserta adalah lulusan SMA/sederajat tahun 2023 dan berusia maksimal 20 tahun. Selain itu, mereka juga harus sudah diterima di Perguruan Tinggi Negeri jenjang Diploma 3 (D-3) atau Strata 1/Diploma 4 (S-1/D-4) melalui Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), baik jalur prestasi (SNBP) maupun jalur tes (UTBK-SNBT).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bantuan dana Pendidikan ini bervariatif, mulai Rp3,5 juta hingga Rp5 juta per semesternya, tergantung dari program pendidikan yang dijalani.

“Tentu saja nantinya mereka juga harus bias bertahan mendapatkan IPK ≥3,00 tiap semester nya,” tutup Iwa. (hoa/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Momen Lucu Layar Error saat Presentasi Data, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Ini Resolusinya Jelek, Zoom Out!

Momen Lucu Layar Error saat Presentasi Data, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Ini Resolusinya Jelek, Zoom Out!

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos sempat dihadapi momen lucu perkara mimbar dan layar error saat presentasi data di acara Musrenbang RKPD 2027.
Media Italia Mulai Cemas Jay Idzes Terancam Absen Ketiga Kalinya di Sassuolo: Kembalinya Sangat Berharga

Media Italia Mulai Cemas Jay Idzes Terancam Absen Ketiga Kalinya di Sassuolo: Kembalinya Sangat Berharga

Kondisi Jay Idzes kembali menjadi sorotan jelang laga penting Sassuolo kontra Lecce di Serie A. Media Italia akui peran bek Timnas Indonesia sulit digantikan.
Gara-gara 'Artikulasi' Juara Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar Jadi Polemik, DPR Minta Final Lomba Diulang

Gara-gara 'Artikulasi' Juara Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar Jadi Polemik, DPR Minta Final Lomba Diulang

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, secara tegas meminta agar babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Kalimantan Barat dilakukan pertandingan ulang. 
Nasib 252 Santri dan Santriwati Usai Ponpes Ndholo Kusumo yang Diasuh Kiai Ashari Ditutup Kemenag

Nasib 252 Santri dan Santriwati Usai Ponpes Ndholo Kusumo yang Diasuh Kiai Ashari Ditutup Kemenag

Begini nasib dari ratusan santri dan santriwati Ponpes Ndholo Kusumo yang ditutup Kemenag RI setelah pengasuhnya yaitu Kiai Ashari ditetapkan sebagai tersangka.
Geram Lihat Kekumuhan di Cirebon, Dedi Mulyadi Ungkap 4 Keraton akan Dipercantik: Kita Bukan Menjual Keraton

Geram Lihat Kekumuhan di Cirebon, Dedi Mulyadi Ungkap 4 Keraton akan Dipercantik: Kita Bukan Menjual Keraton

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyoroti rendahnya durasi kunjungan wisatawan di Kota Cirebon yang rata-rata hanya bertahan satu hari. 
Akui Salah dan Minta Maaf, MC Lomba Cerdas Cermat MPR Ungkap Kesedihannya: Banyak yang Merayakan Jatuhnya Aku

Akui Salah dan Minta Maaf, MC Lomba Cerdas Cermat MPR Ungkap Kesedihannya: Banyak yang Merayakan Jatuhnya Aku

Akui salah dan minta maaf, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR RI Provinsi Kalimantan Barat ungkap kesedihan serta kejadian yang dialaminya usai viral.

Trending

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Santriwati Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, ungkap perbuatan tak pantas Kiai Ashari selama bertahun-tahun: Awalnya disuruh mijat hingga temani tidur.
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
AFC: Timnas Indonesia U-17 Alami Kekecewaan Paling Menyakitkan di Piala Asia U-17

AFC: Timnas Indonesia U-17 Alami Kekecewaan Paling Menyakitkan di Piala Asia U-17

Timnas Indonesia U-17 kalah dari Jepang dengan skor akhir 1-3 di Lapangan A Kawasan Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, pada Selasa (12/5/2026) malam. 
MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

Seusai Terseret dalam polemik jawaban siswi yang disalahkan juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI, sang MC yang bertugas Shindy Lutfiana menyampaikan permohonan maaf
Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Skor akhir 3-1 kemenangan Jepang atas Timnas Indonesia U-17 di laga pekan terakhir Grup B memastikan perjalanan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 berakhir. 
Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Josepha Alexandra, siswi kelas 11 SMAN 1 Pontianak yang berani sanggah kekeliruan juri LCC 4 Pilar MPR RI di Kalbar ditawari beasiswa kuliah S1 ke Tiongkok.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT