GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebelum Ditemukan Tewas, Pasutri di Banyuwangi sempat Terdengar Cekcok

Kronologis tewasnya pasangan suami istri (pasutri) di Desa Karetan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi, Selasa (27/6) pagi, mulai terungkap
Rabu, 28 Juni 2023 - 09:47 WIB
Pasutri di Banyuwangi ditemukan tewas
Sumber :
  • tim tvone - happy oktavia

Banyuwangi, tvOnenews.com – Kronologis tewasnya pasangan suami istri (pasutri) di Desa Karetan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi, Selasa (27/6) pagi, mulai terungkap. Sebelum ditemukan tewas, keduanya sempat terlibat cekcok. Kabar ini terungkap dari keterangan keponakan korban yang tinggal satu rumah.

Versi saksi, sebelum kejadian, sempat terdengar pertengkaran dari arah kamar kedua korban. Lalu, terdengar suara mirip hentakan. Setelah itu, korban laki-laki menitipkan anaknya ke saksi, lalu beranjak pergi. Ketika pagi, kedua korban sudah ditemukan tak bernyawa. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ada keterangan dari keponakan korban yang sempat mendengar cekcok. Lalu, korban laki-laki menitipkan anaknya,” kata Kapolsek Purwoharjo AKP Budi Hermawan.

Namun, belum diketahui penyebab cekcok tersebut, yang janggal lagi, tidak ditemukan bekas kekerasan fisik pada korban perempuan. Tapi, polisi menemukan mirip cairan yang keluar dari hidung korban. 

“Kalau korban perempuan tak ditemukan bekas kekerasan, hanya keluar cairan dari hidung. Untuk pastinya menunggu hasil pemeriksaan medis,” jelas Kapolsek.

Polisi masih terus menggali penyebab tewasnya pasutri tersebut. Sejumlah saksi juga dimintai keterangan. Hasilnya, korban diketahui sering terlibat cekcok. Sayangnya, pihak keluarga menolak dilakukan autopsi. Mereka juga cenderung tertutup. Usai diperiksa medis RSUD Genteng, Banyuwangi, kedua jenazah korban dibawa pulang pihak keluarga. Kedua korban meninggalkan bayi perempuan yang  berusia 11 bulan. Sehari-harinya, korban perempuan membuka usaha salon, sedangkan suaminya bekerja serabutan.

Diberitakan sebelumnya, warga digegerkan tewasnya pasutri di dalam rumah. Korban masing-masing bernama Prico Dwi Prama Dana Putra (24) dan Ida Dwi Damayanti (26). Keduanya ditemukan sudah tak bernyawa, sekitar pukul 07.00 WIB. Korban perempuan tergeletak di dalam kamar, sedangkan suaminya gantung diri di dekat kandang ayam di belakang rumah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk pengembangan penyidikan, polisi memasang police line di lokasi. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, diantaranya telepon selular milik korban.

Tewasnya pasutri ini sempat menggegerkan warga. Keduanya ditemukan pertama kali oleh keponakan korban yang tinggal satu rumah. Saksi yang berusia 12 tahun ini curiga melihat kondisi rumah yang sepi. Setelah dilihat, ternyata korban sudah meninggal secara mengenaskan. (hoa/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Belum Resmi Bekerja Sama, Pelatih Hillstate Sudah Hafal Makanan Korea Kesukaan Megawati Hangestri

Belum Resmi Bekerja Sama, Pelatih Hillstate Sudah Hafal Makanan Korea Kesukaan Megawati Hangestri

Kang Sung-hyung, pelatih Hyundai Hillstate diam-diam sudah mencari tahu apa makanan khas Korea Selatan yang disukai oleh calon pemainnya Megawati Hangestri.
Dedi Mulyadi Umumkan Sayembara Berhadiah Ratusan Juta Rupiah: Lombakan Kebersihan antar-UPTD Dinas PU, yang Terburuk Diumumkan secara Terbuka

Dedi Mulyadi Umumkan Sayembara Berhadiah Ratusan Juta Rupiah: Lombakan Kebersihan antar-UPTD Dinas PU, yang Terburuk Diumumkan secara Terbuka

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengumumkan sayembara berhadiah. Tak tanggung-tanggung, hadiahnya mencapai ratusan juta rupiah. 
PPIH Minta Jamaah Haji Indonesia Tak Paksakan Diri ke Masjidil Haram saat Waktu-Waktu Padat

PPIH Minta Jamaah Haji Indonesia Tak Paksakan Diri ke Masjidil Haram saat Waktu-Waktu Padat

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi memberikan imbauan serius bagi jamaah calon haji Indonesia untuk menjaga stamina menjelang puncak ibadah haji. 
Siswi SMA Asal Tangerang Selatan Diterima di Tujuh Universitas Dunia

Siswi SMA Asal Tangerang Selatan Diterima di Tujuh Universitas Dunia

Siswi lulusan SMA Bina Nusantara (Binus) Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Kalya, berhasil diterima di tujuh perguruan tinggi terkemuka dunia pada seleksi masuk tahun ajaran 2026/2027.
Kirab Budaya Cirebon Menghubungkan Sejarah dan Masa Depan

Kirab Budaya Cirebon Menghubungkan Sejarah dan Masa Depan

Kirab Budaya Mahkota Binokasih Napak Tilas Pajajaran yang digelar di Kota Cirebon disebut menjadi upaya menghubungkan sejarah masa lalu dengan pembangunan masa depan oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. 
Jamaah Calon Haji Diimbau Untuk Jaga Kesehatan

Jamaah Calon Haji Diimbau Untuk Jaga Kesehatan

Para jamaah calon haji asal Karawang, Diimbau untuk tetap menjaga kesehatan selama dalam perjalanan haji tahun ini, khususnya ketika di tanah suci agar bisa mengikuti seluruh rangkaian ritual haji dengan optimal.

Trending

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT