Seorang Anggota Polisi di Bangkalan Merangkap Jadi Guru Ngaji, Begini Kisahnya
- tim tvone - dimas farik
Bangkalan,tvonenews.com - Seorang anggota kepolisian bernama Aiptu Amirulla merangkap jabatan menjadi guru ngaji atau ustad untuk anak-anak di Taman Pendidikan Alquran di Desa Martajesah, Bangkalan.
Setiap sore menjelang Maghrib, usai melaksakan tugasnya di Samsat Polres Bangkalan, Aiptu Amirulllah langsung mendatangi tempat yayasan Miftahul Alquran guna mendidik dan mengajarkan Alquran kepada anak-anak.
"Jadi setelah pulang kerja sebagai anggota kepolisian Bangkalan, sekitar 17.00 WIB, saya langsung ke yayasan untuk mengajarkan kitab suci Alquran kepada anak-anak disana," kata Aiptu Amirullah, anggota Polres Bangkalan, Senin (3/7).
Kegiatan ini sudah dijalani Aiptu Amirullah selama tiga tahun, mengajar Alquran kepada anak-anak dari sore hingga selesai habis Isya.
"Alhamdulillah, sampai saat ini saya tetap aktif mengajarkan kepada anak-anak. Saya telah dibantu dua Ustad, jadi ketika saya tidak bisa datang, anak-anak tetap belajar ngaji," lanjutnya.
Menurut Aiptu Amirullah anggota kepolisian Polres Bangkalan, langkah itu berawal dari bentuk keprihatinan terhadap bocah-bocah yang bermain dan tidak memiliki tempat untuk belajar mengaji.
"Saya awalnya bermain kesana (wilayah Martajesah Bangkalan), melihat anak-anak banyak yang bermain dan tidak belajar mengaji," tuturnya.
Berangkat dari ketukan hatinya tersebut, kemudian Aiptu Amirullah berembuk dengan keluarga tercinta.
"Setelah mendapat dukungan dari keluarga, ia kemudian mengajar anak-anak. Sambil mengajari Alquran, ia mendirikan Yayasan Miftahul Qurani," ucapnya.
Selain mengajarkan Alquran, ia juga mengajarkan adzan dan sholat lima waktu kepada anak-anak. Diharapkan kelak anak-anak hasil dididikannya akan menularkan kemampuan membaca Alquran kepada orang lain. (fds/hen)
Load more