News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terkuak Motif Pengeroyokan Mahasiwa Unitri Malang Hingga Tewas, Begini Kata Polisi

Motif pengeroyokan seorang mahasiswa Universitas Tribuana Tunggal Dewi Kota Malang hingga tewas, terupkap seusai dua tersangka ditangkap dan diinterogasi polisi
Rabu, 5 Juli 2023 - 00:30 WIB
Pelaku penganiayaan mahasiswa di Malang hingga tewas ditangkap polisi
Sumber :
  • Eddy Cahyono/tvOne

Malang, tvOnenews.com - Motif pengeroyokan seorang mahasiswa Universitas Tribuana Tunggal Dewi Kota Malang hingga tewas, mulai terkuak.

Motif penganiayaan itu terupkap setelah dua tersangka yakni BS dan E yang ditangkap dan diinterogasi penyidik Reskrim Polres Malang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ternyata pemicunya kedua pelaku merasa terganggu dengan korban yang membleyer-bleyer (menggas) motornya di areal parkiran kafe di Jakan Karya Wiguna, Desa Tegalgondo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang.

Kasat Reskrim Polres Malang AKP Wahyu Rizki Saputro mengatakan, tragedi ini berawal dari tiga mahasiswi asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang menggelar pesta syukuran wisuda di sebuah kafe di Jakan Karya Wiguna, Malang, Sabtu (24/6) malam.

Saat itu korban bernama Krisnael Murri asal Sumba Barat Daya, NTT sempat pamit pulang lebih awal saat pesta syukuran wisuda para mahasiswa ini.

Lalu saat mengambil motor dan akan meninggalkan lokasi, korban memacu suara motor dengan keras. Hal ini memicu rasa kesal para pelaku.

Akibatnya, Krisnael diteriaki dan dikejar hingga berujung pengeroyokan. Korban waktu itu tidak sendiri, melainkan bersama satu rekannya. Saksi ini disebut selamat karena dalam kondisi dibonceng korban.

"Menurut keterangan dari tersangka, si korban ini saat menaiki motornya hingga menyalakan motornya, korban memblayer-blayer (meraung-raungkan) kendaraannya. Hal ini membuat para pelaku merasa tersinggung yang akhirnya meneriaki korban dan terjadi pengejaran. Korban dilempar paving dan dipukuli," jelas Wahyu, Selasa (4/7/2023).

Wahyu menyebut, pesta syukuran yang dimulai sekitar pukul 20.00 WIB itu awalnya berjalan lancar. 

Namun, dalam pesta itu banyak undangan yang mengkonsumsi minuman keras, sampai kemudian di antara pukul 22.00 WIB sampai pukul 23.00 WIB, insiden pengeroyokan itu terjadi hingga mengakibatkan korban meninggal dunia.

"Dalam pesta syukuran, mereka memanggil (mengundang) kurang lebih 160 teman mahasiswa. Mereka yang dipanggil ini dari berbagai wilayah bukan hanya dari Malang. Tapi ada beberapa datang dari Surabaya," urai Wahyu.

Dikatakan Wahyu, pada saat kejadian hampir semuanya mengkonsumsi miras, ini banyak miras dari NTT. 

"Kemudian, sekitar sebelum jam 10 malam atau jam 11 malam, korban bersama saksi ingin pulang mendahului. Mau pulang ke kos korban," sebutnya.

Polisi baru mendapatkan informasi adanya orang meninggal di belakang kampus Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) pada Minggu (26/6), pukul 01.00 WIB. Petugas kemudian merespons dan mendatangi lokasi kejadian.

"Kalau peristiwa pengeroyokan sekitar pukul 11 malam, Polsek Karangploso baru mendapatkan laporan adanya orang meninggal pukul 1 malam," pungkasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hingga kini pihak Satreskrim Polres Malang masih memburu 2 tersangka lainya. 

Dua pelaku yang sudah ditangkap berinisial BS ditangkap hari Jumat (30/6) diperbatasan Mojokerto Gresik, sedangkan E ditangkap di perbatasan Indonesia Timor Leste, hari Senin (3/7) sore. (eco/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rajin Cetak Gol untuk Timnas Indonesia di SUGBK, Ole Romeny Protes Disebut Hanya Keberuntungan

Rajin Cetak Gol untuk Timnas Indonesia di SUGBK, Ole Romeny Protes Disebut Hanya Keberuntungan

Ole Romeny menegaskan ketajamannya bersama Timnas Indonesia di SUGBK bukan sekadar keberuntungan. Ia menyebut kerja keras dan kepercayaan diri jadi kuncinya.
Finis di Peringkat ke-6, Robi Syianturi Gagal Persembahkan Medali dari Nomor Marathon Putra di Gelaran Asian Games 2026

Finis di Peringkat ke-6, Robi Syianturi Gagal Persembahkan Medali dari Nomor Marathon Putra di Gelaran Asian Games 2026

Wakil Indonesia di cabang olahraga atletik nomor Marathon Putra, Robi Syianturi, gagal mempersembahkan medali untuk Merah Putih di gelaran Asian Games 2026 ini.
Wujudkan Transformasi Layanan, Pegadaian Borong Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026

Wujudkan Transformasi Layanan, Pegadaian Borong Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026

PT Pegadaian (Persero) kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional dalam ajang penganugerahan The Best Contact Center Indonesia (TBCCI) 2026 yang diselenggarakan oleh Indonesia Contact Center Association (ICCA).
Gagal Bawa Pulang Medali Asian Games 2026, Natasya Beteyob Langsung Alihkan Fokus Hadapi Kualifikasi Olimpiade

Gagal Bawa Pulang Medali Asian Games 2026, Natasya Beteyob Langsung Alihkan Fokus Hadapi Kualifikasi Olimpiade

Lifter putri Indonesia Natasya Beteyob harus mengakhiri perjuangannya di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya tanpa medali.
Banjir Bandang Solok, Dua Korban Ditemukan Tewas dan Empat Alami Luka-Luka

Banjir Bandang Solok, Dua Korban Ditemukan Tewas dan Empat Alami Luka-Luka

BPPB mengungkapkan total korban tewas akibat banjir bandang di wilayah Arosuka, Kabupaten Solok, yang terjadi pada Senin (21/9/2026) lalu menjadi dua orang.
Turut Berduka Cita, Jokowi Ingat Dedikasi Guruh Soekarnoputra untuk Bangsa Sebelum Meninggal Dunia

Turut Berduka Cita, Jokowi Ingat Dedikasi Guruh Soekarnoputra untuk Bangsa Sebelum Meninggal Dunia

Presiden ke-7 RI, Jokowi mengenang dedikasi Guruh Soekarnoputra, adik Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri dan putra bungsu Soekarno yang meninggal dunia.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Guruh Soekarnoputra, adik Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, meninggal dunia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT