GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Korban Terseret Ombak Pantai Jembatan Panjang hingga 4 Hari ke Depan

Tim SAR terus melakukan pencarian hingga lima hari ke depan, terhadap tiga korban yang masih belum ditemukan akibat terseret ombak di Pantai Jembatan Panjang.
Senin, 10 Juli 2023 - 12:06 WIB
Operasi pencarian korban terseret ombak
Sumber :
  • edi cahyono

Malang, tvOnenews.com - Tim SAR Gabungan akan terus melakukan pencarian hingga lima hari ke depan, terhadap tiga korban yang masih belum ditemukan akibat terseret ombak di Pantai Jembatan Panjang.

Kapolsek Bantur AKP Slamet Subagyo, dalam keterangannya menyampaikan, pencarian korban terseret ombak Pantai Jembatan Panjang akan dilakukan hingga Jumat (14/7) mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Rencana pencarian korban dilakukan selama tujuh hari, yakni mulai Sabtu (8/7) hingga Jumat (14/7), dan hari ini, Senin (10/7) merupakan pencarian hari ketiga pascalaka laut itu," ucapnya.

Menurut Slamet, pencarian di hari ketiga ini, 70 personel dilibatkan untuk pencarian korban laka laut yang sempat menyeret lima pengunjung di Pantai Jembatan Panjang, Kecamatan Bantur.

"Pencarian dipimpin langsung oleh Rescue Basarnas Surabaya. Tim dibagi menjadi enam regu yang memiliki wilayah pencarian berbeda-beda," jelasnya.

Untuk Regu 1, lanjut Slamet, yang berjumlah enam orang dengan menggunakan kapal Landing Craft Rubber (LCR) atau perahu karet dengan menyisir pesisir pantai sampai ke tengah laut, Pantai Sendangbiru ke pantai Bantol. 

"Kalau Regu 2 itu berjumlah empat orang wilayah pencariannya sama, cuma menggunakan kapal jukung untuk menyisir pantai sampai ke tengah laut," terangnya.

Sedangkan, tambah Slamet, untuk Regu 3-5, melakukan penyisiran mulai dari Pantai Jembatan Panjang ke Pantai Regent, Pantai Krambil, hingga Pantai Kondang Merak.

"Untuk Regu 6, wilayah pencariannya mulai Pantai Kondang Merak hingga ke Pantai Banyumeneng. Untuk memudahkan pencarian, pengunjung tidak diperbolehkan masuk ke Pantai Jembatan Panjang," tegasnya.

Sebagai informasi, dalam pemberitaan sebelumnya, pada Sabtu (8/7) sore, satu korban bernama M. Ruspandi alias Pendi (24) warga Jalan Tirtomulyo, RT 001 RW 001 Desa Kolagen, Kecamatan Tajinan berhasil ditemukan lebih awal dalam kondisi selamat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selanjutnya, tim SAR gabungan pada Minggu (9/7) sekitar pukul 10.00 WIB berhasil menemukan satu korban lagi, di Pantai Bantol Kecamatan Donomulyo dalam keadaan selamat.

Korban yang berhasil ditemukan tersebut merupakan Warga Negara Asing (WNA) yang bernama Ana Bryna Ramires (24) asal Spanyol, dan telah dievakuasi ke pos pam Pantai Jembatan Panjang, selanjutnya di evakuasi ke Puskesmas Bantur untuk dirawat pelayanan medis.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Empat Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Ternyata Prajurit Lintas Matra, AL dan AU

Empat Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Ternyata Prajurit Lintas Matra, AL dan AU

Keempat tersangka masing-masing berinisial NDP, SL, BHW, dan ES. Mereka kini telah diamankan di Puspom TNI untuk proses penyidikan lebih lanjut.
X Batasi Pengguna Minimal 16 Tahun di Indonesia

X Batasi Pengguna Minimal 16 Tahun di Indonesia

Kementerian Komunikasi dan Digital merespons X (sebelumnya Twitter) yang menetapkan batas usia minimum pengguna di Indonesia menjadi 16 tahun.
Sempat Buron 10 Hari, Pelaku Pembunuhan di Muara Payang Lahat Akhirnya Ditangkap

Sempat Buron 10 Hari, Pelaku Pembunuhan di Muara Payang Lahat Akhirnya Ditangkap

Usai sudah pelarian yang dilakukan oleh A alias AP bin S, warga Desa Muara Payang Kecamatan Muara Payang Kabupaten Lahat Sumatera Selatan. A diburu oleh tim Sat
Mantan Jaksa Agung Tegaskan Penyiraman Terhadap Andrie Merupakan Aksi Terorisme

Mantan Jaksa Agung Tegaskan Penyiraman Terhadap Andrie Merupakan Aksi Terorisme

Mantan Jaksa Agung, Marzuki Darusman menegaskan bahwa peristiwa penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus merupakan bentuk aksi terorisme.
Tak Mau Seperti Valentino Rossi, Marc Marquez Blak-blakan Bilang Dirinya Tak akan Balapan di MotoGP Sampai Usia 40 Tahun

Tak Mau Seperti Valentino Rossi, Marc Marquez Blak-blakan Bilang Dirinya Tak akan Balapan di MotoGP Sampai Usia 40 Tahun

Rider Ducati sekaligus juara bertahan MotoGP yakni Marc Marquez, mengungkapkan berapa lama kemungkinan dirinya masih akan berkarier di dunia balap motor ini.
Jelang Nyepi di Bali, Antrean Kendaraan di Pelabuhan Ketapang Menurun

Jelang Nyepi di Bali, Antrean Kendaraan di Pelabuhan Ketapang Menurun

Jelang ditutup sementara pelayaran di Selat Bali, antrean kendaraan di Pelabuhan ASDP Ketapang, Banyuwangi, menurun.

Trending

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Sanksi untuk Persib Bandung Pasca Kericuhan di Laga ACL 2 Sudah Keluar?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Sanksi untuk Persib Bandung Pasca Kericuhan di Laga ACL 2 Sudah Keluar?

AFC kembali mengumumkan hasil sidang Komite Disiplin dan Etik Tebaru pada Selasa (17/3/2026). Apakah sanksi untuk Persib pasca kericuhan di ACL 2 sudah keluar?
Resmi! FIFA Kucurkan Cuan Fantastis dengan Nominal yang Bikin Melongo usai Putros Dipanggil Timnas Irak, Persib Bandung Ketiban Durian Runtuh

Resmi! FIFA Kucurkan Cuan Fantastis dengan Nominal yang Bikin Melongo usai Putros Dipanggil Timnas Irak, Persib Bandung Ketiban Durian Runtuh

Persib Bandung dipastikan menerima dana FIFA dengan nominal fantastis lewat program CBP setelah Frans Putros dipanggil Timnas Irak ke playoff Piala Dunia 2026.
Dedi Mulyadi Singgung Jabatan Istri Kades Hoho, Akhirnya Terungkap Awal Mula Jadi Sekdes

Dedi Mulyadi Singgung Jabatan Istri Kades Hoho, Akhirnya Terungkap Awal Mula Jadi Sekdes

​​​​​​​Dedi Mulyadi menyinggung jabatan istri Kades Hoho yang menjadi sekdes. Terungkap sang istri sudah dulu menjabat sebelum Hoho Alkaf menjadi kepala desa.
Jawab Keresahan, Gubernur KDM Bongkar Penyebab THR PPPK Paruh Waktu di Jabar Dibayar Kecil: Kebentur PP 9 Tahun 2026

Jawab Keresahan, Gubernur KDM Bongkar Penyebab THR PPPK Paruh Waktu di Jabar Dibayar Kecil: Kebentur PP 9 Tahun 2026

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) mengupas alasan besar Tunjangan Hari Raya (THR) Lebaran 2026 PPPK (P3K) paruh waktu tidak bisa cair sepenuhnya.
Tiba-tiba Media AS dan Italia Soroti Sejumlah Penggawa Timnas Indonesia, Maarten Paes hingga Emil Audero

Tiba-tiba Media AS dan Italia Soroti Sejumlah Penggawa Timnas Indonesia, Maarten Paes hingga Emil Audero

Timnas Indonesia semakin mendapat perhatian dunia. Hal itu terlihat dari mulai seringnya para pemain skuad Garuda dibahas oleh media asing, mulai dari Amerika -
Kontroversi Final! Senegal Dicoret, Maroko Resmi Juara Piala Afrika

Kontroversi Final! Senegal Dicoret, Maroko Resmi Juara Piala Afrika

Maroko resmi dinyatakan sebagai juara Piala Afrika setelah bandingnya dikabulkan Confederation of African Football (CAF) saat berhadapan dengan Senegal.
Update Arus Mudik: Macet Luar Biasa 29 Kilometer di Tol Jakarta-Cikampek, Tol Layang MBZ Sama Padatnya

Update Arus Mudik: Macet Luar Biasa 29 Kilometer di Tol Jakarta-Cikampek, Tol Layang MBZ Sama Padatnya

Memasuki hari yang diprediksi sebagai puncak arus mudik 2026, kemacetan panjang mulai menyergap para pengendara di Ruas Tol Jakarta-Cikampek arah Jawa Tengah. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT