GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sejarah Tahun Baru Islam Hijriah, Semangat dari Kegelapan menuju Kemuliaan

1 Muharam 1445 Hijriah tahun ini jatuh pada hari Rabu (19/7). Sebagai hari libur nasional, Tahun Baru Hijriah dirayakan oleh seluruh masyarakat Indonesia.
Rabu, 19 Juli 2023 - 14:37 WIB
Masjid Sunan Ampel Surabaya
Sumber :
  • Istimewa

Surabaya, tvOnenews.com - Terhitung sejak masuknya waktu maghrib malam Rabu kemarin, 1 Muharam 1445 Hijriah tahun ini jatuh pada hari Rabu (19/7). Sebagai hari libur nasional, tentunya Tahun Baru Hijriah tak hanya dirayakan oleh umat Muslim, namun juga seluruh masyarakat Indonesia yang hidup dalam bhinneka tunggal ika.

Berbeda dengan tahun masehi yang dirayakan dengan pesta kembang api dan pesta pora, tahun baru Hijriah lebih banyak dimaknai dan dirayakan dengan ibadah dan zikir serta pawai selawat memeringati hijrahnya umat Islam dipimpin oleh Rasulullah SAW dari Makkah ke Madinah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Setiap Tahun Baru Hijriah, kita akan selalu melakukan refleksi terhadap diri sendiri apakah akhlak dan keimanan kita sudah semakin baik atau justru sebaliknya,” kata Gus Fawait.

Asal usul Tahun Baru Islam dimulai ketika seorang Gubernur Abu Musa Al-Asyari menuliskan surat yang diberikan kepada Khalifah Umar Bin Khatab RA. Kepada pemimpin tersebut, ia mengaku bingung perihal surat yang tidak memiliki tahun.

Hal inilah yang menyulitkannya saat penyimpanan dokumen atau pengarsipan. Kondisi inilah yang mendasari dibuatnya kalender Islam, yang mana saat itu umat Muslim masih mengadopsi peradaban Arab pra-Islam tanpa angka tahun, hanya sebatas bulan dan tanggal.

Rasulullah SAW sendiri menggunakan kalender ini sebagai penyempurnaan waktu. Misal saja, mengembalikan bulan menjadi 12 dan tidak memaju mundurkan bulan atau hari yang semestinya masyarakat Jahiliah ketika itu.

Gus Muhamad Fawait, Presiden Laskar Sholawat Nusantara (LAN) sekaligus ulama muda NU, memaknai Tahun Baru Hijriah sebagai momentum hijrahnya Rasulullah SAW beserta umat islam dari Makkah ke Madinah.

Tahun Hijriah dipilih oleh para sahabat di masa Khulafaur Rasydin, menjadi tanda perubahan masa eksistensi umat Muslim dari Jahiliah menjadi Madani.

Usulan tersebut dilontarkan langsung oleh Khalifah Ali Bin Abi Thalib dan disetujui oleh semua sahabat nabi yang lainnya.

Sebenarnya, selain usulan tersebut, awalnya ada beberapa opsi dari kalangan sahabat Rasulullah. Seperti momen Isra’ dan Mi’raj, yang disebut sebagai momentum penting saat nabi terakhir tersebut menerima wahyu untuk menjadi salah satu Nabi Allah SWT.

Alasannya, momen hijrah dinilai lebih universal jika dibandingkan dengan momen kelahiran Rasulullah.

“Momentum hijrahnya Rasulullah SAW sebagai simbol hijrahnya dari masa kegelapan ke masa yang penuh terang benderang atau hijrahnya umat Muslim dari masa Jahiliah ke masa penuh Kemuliaan,” terang Gus Fawait, Rabu (20/7).

Penentuan pastinya, yaitu pada 17 tahun setelah hijrah yang dilakukan oleh Rasulullah tersebut, tepatnya pada tahun 638 Masehi. Sejak itulah, kalender Islam mulai dikenal dan diakui sebagai pedoman penanggalan oleh umat Islam.

“Tidak ada perubahan yang terjadi sejak penetapan tersebut sampai saat ini, dimana sistem dan proses penanggalan masih mengacu kepada kesepakatan khalifah di masa Rasulullah tersebut,” tambahnya. 

Dalam perjalanannya, sejumlah peristiwa penting juga terjadi dalam momentum pergantian tahun Hijriah yang juga dikenal dengan bulan yang juga dinamakan Muharam, dimana cucu Nabi Sayyidina Husain Bin Ali (RA) terbunuh dalam perang saudara di tanah Karbala.

“Terbunuhnya Sayidina Husain di tanah Karbala terjadi saat sekelompok umat Islam yang tidak sepaham dengan berbaiatnya. Sebagian umat Islam di Kufah yang mengangkat Imam Husain sebagai Khalifah melanjutkan kepemimpinan pascameningalnya Saydina Hassan Bin Ali,” sambungnya.

Sejarah kelam 10 Asyura merupakan pembelajaran berharga bagi umat Islam terutama di nusantara agar tidak mudah dipecah.

“Konsep bernegara kita di Indonesia dengan ideologi Pancasila adalah sudah final dan merupakan bagian dari ijtihad ulama terhadap piagam Madinah yang dicontohkan Nabi Muhamad SAW,” ungkapnya

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam konsep hubul wathan minal iman, umat Islam sebagai mayoritas bisa hidup berdampingan dengan seluruh umat agama lain yang sebangsa dan setanah air, dan ini sudah sesuai dengan konsep Islam dimana harmoni terjadi dalam perbedaan.

“Seluruh umat dapat melaksanakan ibadah sesuai dengan keyakinannya adalah bagian dari syariat Islam dalam piagam Madinah yang dikenal oleh Rasulullah SAW, dimana semua umat manusia bebas menjalankan keyakinannya dan saling menghargai,“ pungkasnya. (zaz/far) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Peringatan BMKG pada 16-19 Februari Jakarta Diguyur Hujan Lebat, 72 Stasiun Pompa Telah Disiagakan

Peringatan BMKG pada 16-19 Februari Jakarta Diguyur Hujan Lebat, 72 Stasiun Pompa Telah Disiagakan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan potensi hujan lebat hingga hujan sangat lebat di DKI Jakarta pada 16 Februari hingga 19 Februari 2026.
Soal Kondisi Ekonomi Global Penuh Ketidakpastian, Menkeu Purbaya:  Jangan Takut

Soal Kondisi Ekonomi Global Penuh Ketidakpastian, Menkeu Purbaya: Jangan Takut

Soal kondisi ekonomi global penuh ketidakpastian, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa katakan pihaknya percaya diri bahwa perekonomian Indonesia cukup baik untuk tidak
Pemerintah Singapura Keluarkan Peraturan Baru untuk Pendatang Asing, Dapat Ditolak Sebelum Tiba

Pemerintah Singapura Keluarkan Peraturan Baru untuk Pendatang Asing, Dapat Ditolak Sebelum Tiba

Pemerintah Singapura keluarkan peraturan baru untuk pendatang asing. Bahkan kabarnya kebijakan imigrasi negeri singa itu jauh lebih ketat bagi pendatang asing. 
Arsenal Tatap Banyak Gelar! Wigan Dihajar 4-0 di Piala FA

Arsenal Tatap Banyak Gelar! Wigan Dihajar 4-0 di Piala FA

Arsenal menjaga tren positif setelah meraih kemenangan telak 4-0 atas Wigan Athletic pada babak keempat Piala FA, Senin (16/2/2026).
Bukan Monas! Pramono Ingin Lebaran Betawi 2026 Digelar di Lapangan Banteng

Bukan Monas! Pramono Ingin Lebaran Betawi 2026 Digelar di Lapangan Banteng

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta Lebaran Betawi 2026 dilaksanakan di Lapangan Banteng. Pernyataan itu disampaikan saat menghadiri acara Silaturahmi
11 Inspirasi Ucapan Menyambut Ramadhan 2026 Penuh Makna, Cocok untuk Postingan Medsos dan Dikirim ke Grup WA

11 Inspirasi Ucapan Menyambut Ramadhan 2026 Penuh Makna, Cocok untuk Postingan Medsos dan Dikirim ke Grup WA

Berikut 11 inspirasi ucapan menyambut bulan suci Ramadhan 2026 penuh makna, cocok untuk postingan media sosia hingga dikirim ke grup WhatsApp.

Trending

Sudah Lama Dipendam Sule, Mantan Asisten Pribadi Kini Bongkar Kisah Perselingkuhan Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana

Sudah Lama Dipendam Sule, Mantan Asisten Pribadi Kini Bongkar Kisah Perselingkuhan Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana

Isu lama mengenai skandal perselingkuhan yang menyeret mendiang mantan istri Sule, Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana dibongkar oleh mantan asisten pribadi Lina
Persija Jakarta Menang! Performa Mauro Zijlstra Malah Jadi Sorotan Serius

Persija Jakarta Menang! Performa Mauro Zijlstra Malah Jadi Sorotan Serius

Asisten pelatih Persija Jakarta Ricky Nelson memberikan komentarnya terkait debut Mauro Zijlstra pada laga pekan ke-21 Super League 2025/2026.
Ramalan Keuangan Shio 17 Februari 2026: Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan Keuangan Shio 17 Februari 2026: Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan keuangan shio untuk Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular. Simak prediksi finansial serta tips mengatur pemasukan dan pengeluaran hari ini.
Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro belum dilakukan penahanan usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkotika sabu
Hal-Hal yang Tidak Membatalkan Puasa, tapi Merusak Pahalanya

Hal-Hal yang Tidak Membatalkan Puasa, tapi Merusak Pahalanya

Jelang Ramadhan 1447 H, ketahui hal-hal yang tidak membatalkan puasa, tapi merusak pahalanya menurut penjelasan Ustaz Adi Hidayat.
Ramalan Zodiak Besok, 17 Februari 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, Pisces

Ramalan Zodiak Besok, 17 Februari 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, Pisces

Ramalan zodiak besok, 17 Februari 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Simak prediksi cinta, karier, dan keuangan di sini.
Utang Setinggi Gunung Uhud Insyaallah Lunas, Kata Ustaz Adi Hidayat Coba Baca Doa ini Dibarengi Usaha

Utang Setinggi Gunung Uhud Insyaallah Lunas, Kata Ustaz Adi Hidayat Coba Baca Doa ini Dibarengi Usaha

Selain usaha juga dibutuhkan doa agar utang-utang anda bisa lunas. Sebab tidak pernah tahu bantuan Allah SWT dari arah mana saja.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT