News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Astaga, Butuh Waktu 27 Jam dan 100 Lebih Tangki Air Padamkan Kebakaran Besar Pabrik Plastik di Gresik

Kebakaran dahsyat pabrik plastik PT Gunung Agung Sentoso di Kawasan Kepatihan Industri Menganti Gresik, sempat membuat petugas pemadam kebakaran kuwalahan.
Rabu, 2 Agustus 2023 - 10:05 WIB
Kebakaran gudang produksi plastik
Sumber :
  • m habib

Gresik, tvOnenews.com - Kebakaran dahsyat yang melanda pabrik plastik PT Gunung Agung Sentoso di Kawasan Kepatihan Industri Menganti Gresik, sempat membuat petugas pemadam kebakaran kuwalahan. Besarnya kebakaran yang asap hitamnya membumbung tinggi hingga terlihat dari wilayah Kota Soto Lamongan itu, membuat Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Gresik, harus membutuhkan sekitar 27 jam untuk memadamkan api, Selasa (1/8).

Tidak hanya merepotkan petugas pemadam kebakaran saat proses pemadaman, luasnya area kebakaran yang diperkirakan mencapai 14.000 meter persegi atau sekitar 1,4 hektar tersebut, juga membutuhkan sebanyak 100 tangki lebih atau sekitar 500 ribu liter air.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu diungkapkan Agustinus Halomoan Sinaga, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Gresik, kepada tvOnenews.com. Dikatakan Sinaga, proses pemadaman dan pembasahan di pabrik milik Tomi Suhartono yang berlangsung mulai kemarin siang, Senin (31/7), baru selesai sekitar pukul 15.30 WIB, Selasa (1/8). Itu artinya petugas membutuhkan sekitar 27 jam sejak proses pemadaman dari sejak awal kejadian kebakaran.

“Kalau dihitung-hitung ya kurang lebih ada 100 tangki air dengan kapasitas 5000 liter yang dibutuhkan dalam proses pemadaman. Itu sampai hari ini hingga lokasi kebakaran dinyatakan kondusif,” jelas Kadis Sinaga pada tvOnenews.com, Selasa (1/8).

Meskipun demikian, dikatakan AH Sinaga, petugas hingga saat ini belum mengetahui secara pasti apa yang menjadi penyebab terjadinya kebakaran pabrik plastik tersebut. Sementara kerugian masih dalam proses penghitungan.

“Menurut keterangan security pabrik, awal mula api diketahui dari arah timur belakang pabrik saat jam istirahat karyawan pabrik. Masih belum diketahui penyebabnya. Tiba-tiba api membesar dan meluas terkena hembusan angin yang cukup kencang,” tutur Sinaga.

Dikatakan Sinaga, saat awal kejadian kebakaran, api terus membesar dan menyambar gudang penyimpanan barang jadi plastik. Pihaknya pun menerjunkan puluhan personel dari pos Damkar Driyorejo, Menganti, dan Kota. Kemudian, empat mobil pemadam, dua mobil suolay, dan dua mobil panther. Serta beberapa unit mobil damkar bantuan dari Kota Surabaya dan pabrik di sekitar lokasi.

“Personel melakukan pemadaman dari berbagai sudut dan sisi. Untuk memadamkan api dalam reruntuhan bangunan gudang cukup sulit karena keterbatasan alat pengurai,” ujarnya.

Dia juga mengaku, ada beberapa kendala dalam proses pemadaman kebakaran pabrik plastik. Diantaranya medan yang sulit karena bangunan runtuh, suplai air terbatas, cuaca angin kencang dan terbatasnya alat berat untuk mengurai reruntuhan terbatas.

“Api sudah padam, tinggal pendinginan asap putih saja,” pungkasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti dikabarkan sebelumnya, sebuah pabrik plastik di wilayah Menganti Gresik terbakar hebat hingga membuat kepanikan karyawan. Kebakaran pabrik plastik PT Gunung Agung Sentosa yang diketahui sekitar pukul 12.30 WIB, Senin (31/7) tersebut juga menimbulkan kepulan asap hitam tebal yang membumbung ke langit hingga terlihat dari wilayah Kota Lamongan.

Petugas pemadam kebakaran sulit memadamkan kobaran api lantaran lokasi kebakaran jauh dari sumber air. Hal ini diperparah dengan tidak adanya hydrant di dalam area pabrik. Padahal, harusnya pabrik sebesar itu dilengkapi dengan hydrant. Petugas sampai memarahi HRD lantaran tidak adanya hidran di dalam pabrik. (mhb/far)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rugikan Emil Audero, Kontroversi VAR Kembali Terjadi di Liga Italia saat Juventus Bantai Cremonese 5-0

Rugikan Emil Audero, Kontroversi VAR Kembali Terjadi di Liga Italia saat Juventus Bantai Cremonese 5-0

Kontroversi soal VAR kembali terjadi pada pentas Liga Italia. Kali ini, melibatkan kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, yang menderita kekalahan telak saat Cremonese dibantai Juventus 0-5.
Ada Tokoh yang Sebut MBG Tidak akan Berhasil, Prabowo: 58 Juta Orang Sudah Makan Gratis Tiap Hari

Ada Tokoh yang Sebut MBG Tidak akan Berhasil, Prabowo: 58 Juta Orang Sudah Makan Gratis Tiap Hari

Presiden Prabowo Subianto memasang target ambisius untuk program unggulannya, Makan Bergizi Gratis (MBG). Hingga penghujung 2026 mendatang, Prabowo menargetkan 82,9 juta jiwa dapat merasakan manfaat dari program tersebut.
Terungkap di Pengadilan, Ini Detail Penyimpangan dalam Kasus Jual Beli Gas Rp246 M

Terungkap di Pengadilan, Ini Detail Penyimpangan dalam Kasus Jual Beli Gas Rp246 M

Kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi jual beli gas antara PT Perusahaan Gas Negara (PGN) (Persero) Tbk. dengan PT Inti Alasindo Energy pada kurun waktu 2017–2021 yakni sebesar 15 juta dolar Amerika Serikat atau setara dengan Rp246 miliar (kurs Rp16.400 per dolar AS).
Rating Emil Audero Paling Bagus Sendiri usai Cremonese Kena Bantai 0-5 dari Juventus di Liga Italia

Rating Emil Audero Paling Bagus Sendiri usai Cremonese Kena Bantai 0-5 dari Juventus di Liga Italia

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, memiliki rating yang cukup baik meski Cremonese menderita kekalahan telak. Mereka dihancurkan dengan skor 0-5 oleh Juventus dalam lanjutan Liga Italia.
Main Padel Ternyata Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini Tipsnya

Main Padel Ternyata Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini Tipsnya

Main padel tak hanya seru, tapi juga bisa membantu menurunkan berat badan. Simak tips agar bakar kalori lebih efektif tanpa terasa berat.
Hasil Liga Italia: Emil Audero Lebih Sial daripada Jay Idzes, Juventus Ngamuk hingga Bantai Cremonese 5-0

Hasil Liga Italia: Emil Audero Lebih Sial daripada Jay Idzes, Juventus Ngamuk hingga Bantai Cremonese 5-0

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, menjadi lebih sial ketimbang rekan senegaranya, Jay Idzes. Sebab, Juventus berhasil melanjutkan tren positifnya dengan menang 5-0 atas Cremonese.

Trending

Xabi Alonso Masuk Bursa Pelatih Manchester United usai Didepak Real Madrid? Media Inggris Beberkan Peluangnya

Xabi Alonso Masuk Bursa Pelatih Manchester United usai Didepak Real Madrid? Media Inggris Beberkan Peluangnya

Media Inggris membahas kemungkinan Manchester United mengejar Xabi Alonso sebagai pelatih baru. Sang juru taktik asal Spanyol baru saja berpisah dengan Real Madrid.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
Resmi! Real Madrid Pecat Xabi Alonso usai Ditaklukkan Barcelona, Alvaro Arbeloa Jadi Interim

Resmi! Real Madrid Pecat Xabi Alonso usai Ditaklukkan Barcelona, Alvaro Arbeloa Jadi Interim

Real Madrid resmi mengumumkan pemecatan Xabi Alonso pada Selasa (13/1/2026) dini hari WIB. Keputusan ini diambil setelah kekalahan dari Barcelona di final Piala Super Spanyol.
Hasil Liga Italia: Emil Audero Lebih Sial daripada Jay Idzes, Juventus Ngamuk hingga Bantai Cremonese 5-0

Hasil Liga Italia: Emil Audero Lebih Sial daripada Jay Idzes, Juventus Ngamuk hingga Bantai Cremonese 5-0

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, menjadi lebih sial ketimbang rekan senegaranya, Jay Idzes. Sebab, Juventus berhasil melanjutkan tren positifnya dengan menang 5-0 atas Cremonese.
Pecat Xabi Alonso, Real Madrid Dikabarkan Alami Dinamika di Ruang Ganti Sebelum Dikalahkan Barcelona

Pecat Xabi Alonso, Real Madrid Dikabarkan Alami Dinamika di Ruang Ganti Sebelum Dikalahkan Barcelona

Real Madrid dikabarkan mengalami dinamika di ruang ganti sebelum laga kontra Barcelona. Kekalahan di laga itu kemudian berujung kepada pemecatan Xabi Alonso.
Lebih dari 2.000 Warga Jakarta Terpaksa Mengungsi akibat Banjir

Lebih dari 2.000 Warga Jakarta Terpaksa Mengungsi akibat Banjir

Lebih dari 2.000 jiwa di Jakarta terpaksa meninggalkan tempat tinggal mereka dan mencari perlindungan di lokasi pengungsian setelah banjir besar merendam pemukiman mereka, Senin (12/1).
Usai Duel Persib vs Persija, Seorang Bobotoh Tewas di Area Stadion GBLA

Usai Duel Persib vs Persija, Seorang Bobotoh Tewas di Area Stadion GBLA

Euforia pertandingan besar antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta menyisakan kisah pilu. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT