Pecat Xabi Alonso, Real Madrid Dikabarkan Alami Dinamika di Ruang Ganti Sebelum Dikalahkan Barcelona
- REUTERS/Vincent West
Jakarta, tvOnenews.com - Real Madrid dikabarkan mengalami dinamika di ruang ganti sebelum laga kontra Barcelona. Kekalahan di laga itu kemudian berujung kepada pemecatan Xabi Alonso.
Pada Selasa (13/1/2026) dini hari WIB, Madrid mengumumkan pemecatan Alonso. Itu terjadi kurang dari 24 jam setelah kekalahan 2-3 dari Barca di final Piala Super Spanyol.
“Real Madrid CF mengumumkan bahwa, berdasarkan kesepakatan bersama antara klub dan Xabi Alonso, mereka mengakhiri masanya sebagai pelatih tim utama,” demikian pernyataan resmi klub.
Los Blancos sempat berjuang keras di laga itu, tepatnya pada akhir babak pertama. Mereka tertinggal dua kali akibat gol-gol dari Raphinha dan Robert Lewandowski.
Namun, Rodrygo Goes dan Gonzalo Garcia berhasil menyamakan skor. Duel berakhir dengan skor imbang 2-2 di babak pertama.
Sayangnya, Raphinha mencetak gol keduanya pada paruh kedua. Itu mendefinisikan hasil akhir dalam pertandingan ini dengan skor 3-2 untuk Barcelona.
Rumor pemecatan Alonso sudah dibahas sejak Desember lalu. Serangkaian hasil minor membuatnya berada di ujung tanduk.
Namun, Alonso kemudian berhasil memperbaiki raihannya. Sayangnya, itu hanya menahannya selama beberapa pekan saja.
Menurut kabar dari jurnalis Athletic, Mario Cortegana, ada perpecahan di ruang ganti yang terjadi di skuad Real Madrid. Itu semakin membuncah dalam beberapa pekan terakhir.
Cara Alonso melatih kabarnya dipermasalahkan oleh beberapa pemain Madrid. Padahal, dia tiba setelah membawa Bayer Leverkusen mengakhiri dominasi Bayern Munich di Liga Jerman.
? BREAKING: The tension between Xabi Alonso and the players INCREASED in recent weeks.
— Madrid Xtra (@MadridXtra) January 12, 2026
Several players were unhappy with his methods. @MarioCortegana pic.twitter.com/UcCHQA7Rg4
Sebagaimana dilansir dari The Real Champs, ada perpecahan di antara Vinicius Junior dan Xabi Alonso. Sang pemain asal Brasil sempat terlihat frustrasi ketika digantikan dalam beberapa kesempatan.
Vinicius pantas merasa begitu. Sebab, dia telah melalui dahaga gol dalam 18 pertandingan beruntun.
Di sisi lain, masalah cedera yang membuat Alonso kesulitan. Kylian Mbappe absen pada pertandingan melawan Real Betis dan Atletico Madrid.
Load more