News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

SK Gubernur Jatim soal Kenaikan Tarif Angkutan Sewa Khusus belum Dijalankan Aplikator

SK Gubernur Jatim tentang tarif angkutan sewa khusus di Jatim, yang ditetapkan pada 10 Juli 2023 lalu hingga saat ini belum dijalankan oleh pihak Aplikator
Senin, 7 Agustus 2023 - 15:37 WIB
SK Gubernur Jatim soal Kenaikan Tarif Angkutan Sewa Khusus belum Dijalankan Aplikator
Sumber :
  • tim tvone - habib

Gresik, tvOnenews.com - Surat keputusan Gubernur Jatim tentang tarif angkutan sewa khusus di Jawa Timur, yang telah ditetapkan pada 10 Juli 2023 lalu hingga saat ini belum dijalankan oleh pihak Aplikator. Hal itu terungkap saat sejumlah organisasi driver di Jatim menggelar sosialisasi SK Gubernur Jawa Timur, tentang angkutan online dalam rangka Sitkamtibmas guna pertumbuhan perekonomian Jawa Timur, Senin (7/8). 

Untuk diketahui, dalam surat keputusan Gubernur Jawa Timur dengan nomer 188/290/KPTS/013/2023 tersebut memutuskan, menetapkan tarif angkutan sewa khusus di Provinsi Jatim dengan rincian sebagai berikut: a. Tarif batas bawah Rp3800,00 per kilometer, b. Tarif batas atas Rp6500,00 per kilometer dan c. Tarif maksimal Rp15.200,00 per kilometer.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Eka Koko, Sekretaris Frontal Jatim mengatakan, jika SK Gubernur Jatim telah ditandatangani pada 10 Juli 2023 lalu. Oleh karenanya dalam kegiatan sosialisasi kali ini pihaknya ingin mengetahui apa- apa pelanggaran yang dialami oleh mitra. Dan ditemukan praktik di lapangan jika masih banyak aplikator yang belum menjalankan SK Gubernur Jatim.

"Perubahan harga (Tarif) belum dilakukan oleh aplikator. Padahal kemarin itu kan setelah SK ditandatangani, maka aplikator wajib menjalankan SK Gubernur," jelas Koko pada tvOnenews.com, Senin (7/8).

Koko menambahkan, perubahan tarif batas bawah dari Rp3200 ke tarif batas bawah Rp3800 yang hingga kini masih belum dijalankan oleh pihak Aplikator sangat merugikan para driver. 

"Kenaikannya itu sekitar 10 persen," ujar Koko.

Koko pun berharap dalam kegiatan sosialisasi yang digelar di salah satu Kafe di Kawasan Industri Gresik (KIG) tersebut, agar pihak Aplikator memperhatikan nasib para driver karena mereka rata-rata murni bekerja sebagai driver online yang mempunyai tanggungjawab menafkahi keluarganya.

"Ya Aplikator segera menjalankan SK Gubernur agar teman-teman driver kerjanya lebih enak," harap Koko.

Sementara itu, Dimas salah satu driver online juga sempat mengeluarkan unek-uneknya terkait pelaksanaan tarif di lapangan yang hingga kini belum dipatuhi oleh pihak Aplikator.

"SK Gubernur itu sebenarnya sudah diturunkan ke kepala daerah (Bupati/ Walikota) apa belum?," tanya Dimas, salah satu peserta sosialisasi SK Gubernur Jatim.

Menanggapi hal itu, Usman Ketua Frontal Gresik menawarkan pada para driver setelah kegiatan sosialisasi, untuk langsung menanyakan pelaksanaan SK Gubernur Jatim ke Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gresik. 

"Iya setelah ini kita bisa menanyakan langsung ke kantor Dishub Gresik," jawab Usman.

Dikatakan Usman, masih banyak terjadinya pelanggaran yang dilakukan pihak aplikator ke mitra seperti terkait harga dan manipulasi jarak, potongan Resto 25 persen dari harga normal. 

"Aduan yang masuk terkait pelanggaran itu sebanyak 2300 aduan dari mitra yang ada di Jawa Timur," ujar Usman.

Oleh karenanya para driver berencana akan melakukan Off Bid massal atau mematikan aplikasi secara bersama-sama jika pihak Aplikator masih bandel dan tidak segera mematuhi SK Gubernur Jawa Timur. Driver juga hari ini akan melaporkan pelanggaran yang dilakukan aplikator ke Dishub dan Diskominfo Jatim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Harga naik tapi yang diterima mitra malah turun. Kan kasian drivernya," ujar Usman.

Kegiatan sosialisasi kali ini diantaranya dihadiri oleh perwakilan Frontal Jawa Timur, Gresik Satoe, Komunitas Ojek Online AE seduluran perantau, Gresik Online Driver (GOLD), DOPU dan SGG, Ganerz, gojek Rea Reo Gresik grup, dan Srikandi mandiri PDOI. (mhb/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyebut negara hemat Rp10,52 triliun dalam pengadaan alat-alat kesehatan.
Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Seorang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh dilaporkan telah diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH). 
Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kawasan Gang Hijau Cemara yang terletak di RW 01, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, kini tampil dengan wajah baru yang lebih teduh dan asri. 
Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Guna meningkatkan keunggulan kompetitif di industri pelumas dalam negeri, PT Pertamina Lubricants terus mengoptimalkan pengoperasian fasilitas produksi yang didukung oleh teknologi mutakhir.
Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Kebijakan Pemerintah Daerah untuk menutup Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan, ditambah dengan terus melonjaknya volume limbah rumah tangga, sempat menjadi tantangan besar bagi warga Guwosari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul. 
Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Selebgram Lisa Mariana kembali menjadi perhatian publik setelah mengungkap adanya informasi tambahan yang ia berikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Trending

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kawasan Gang Hijau Cemara yang terletak di RW 01, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, kini tampil dengan wajah baru yang lebih teduh dan asri. 
Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Guna meningkatkan keunggulan kompetitif di industri pelumas dalam negeri, PT Pertamina Lubricants terus mengoptimalkan pengoperasian fasilitas produksi yang didukung oleh teknologi mutakhir.
Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Kebijakan Pemerintah Daerah untuk menutup Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan, ditambah dengan terus melonjaknya volume limbah rumah tangga, sempat menjadi tantangan besar bagi warga Guwosari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul. 
Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Selebgram Lisa Mariana kembali menjadi perhatian publik setelah mengungkap adanya informasi tambahan yang ia berikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Seorang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh dilaporkan telah diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH). 
Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyebut negara hemat Rp10,52 triliun dalam pengadaan alat-alat kesehatan.
Presiden Prabowo Bocorkan Alasan LKPP Dijadikan Badan Pengadaan Pemerintah

Presiden Prabowo Bocorkan Alasan LKPP Dijadikan Badan Pengadaan Pemerintah

Presiden Prabowo Subianto hendak mengubah Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) ditingkatkan menjadi Badan Pengadaan Pemerintah. Selain itu,
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT