News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

20 Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Masih Dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi

Masih ada 20 jemaah haji asal Jawa Timur dirawat di Tanah Suci. Mereka menjalani rawat inap di sejumlah rumah sakit di Mekkah maupun di Madinah, Arab Saudi.
  • Reporter :
  • Editor :
Selasa, 8 Agustus 2023 - 15:51 WIB
20 Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Masih Dirawat di Rumah Sakit di Arab Saudi
Sumber :
  • tvOne - sandi irwanto

Surabaya, tvOnenews.com - Hingga saat ini masih ada 20 jemaah haji asal Jawa Timur dirawat di Tanah Suci. Mereka menjalani rawat inap di sejumlah rumah sakit di Mekkah maupun di Madinah, Arab Saudi.

Hal ini disampaikan kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas 1 Surabaya, Rosidi Roslan, saat ditanya awak media terkait evaluasi pelaksanaan ibadah haji Embarkasi Surabaya, di bidang kesehatan jemaah haji.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Rosidi Roslan, pasca pelaksanaan ibadah haji usai, dan semua rombongan kloter jemaah haji asal Indonesia, termasuk dari Embarkasi Surabaya pulang ke tanah air, namun masih ada 20 jemaah haji yang masih menjalani rawat inap di Arab Saudi.

“Awalnya masih ada 24 jemaah haji Debarkasi Surabaya yang masih sakit dan harus menjalani perawatan di rumah sakit setempat. Update terbaru, kini ada 20 jemaah haji yang masih dirawat di tanah suci,” ungkap Kepala KKP Kelas 1 Surabaya, Rosidi Roslan.

Dari 24 jemaah haji yang masih dirawat sebelumnya, tiga orang dinyatakan meninggal dunia dan satu jemaah haji sudah sembuh, dan diperkenankan pulang, kembali ke tanah air.

“Jadi masih ada sekitar 20 orang gitu ya yang masih dirawat disana. Lebih banyak jemaah haji kita itu dirawat di rumah sakit Arab Saudi, ada yang di rumah sakit di Madinah dan ada juga yang di Mekkah,” ujarnya.

Para jemaah haji yang masih dirawat di Arab Saudi ini rata-rata sakit tensi tinggi, stroke, dan ada juga yang pneumonia. Sebagian besar jemaah haji yang dirawat di rumah sakit tersebut berusia lanjut atau lansia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Mereka yang sakit itu diantaranya masalah stroke ya, stroke. Kemudian ada juga pneumonia gitu ya, kemudian juga masalah septic shop artinya mengalami infeksi kemudian menyebar cepat gitu. Kondisi tubuhnya tidak mampu untuk mengatasi itu, sehingga itu yang menyebabkan banyak juga yang meninggal,” papar Rosidi.

Rosisi menambahkan, pihaknya bersama PPIH Embarkasi Surabaya dan Kemenag masih terus memantau perkembangan jemaah haji yang sakit dan masih menjalani perawatan di rumah sakit di Arab Saudi. Jika jemaah haji sudah dinyatakan sembuh dan layak dan diperkenankan terbang, mereka akan segera dipulangkan ke tanah air. (msi/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Konten Jurnalistik Dieksploitasi Platform Digital dan AI, Pemerintah Percepat Revisi UU Hak Cipta Rampung Tahun Ini

Konten Jurnalistik Dieksploitasi Platform Digital dan AI, Pemerintah Percepat Revisi UU Hak Cipta Rampung Tahun Ini

Pemerintah mempercepat langkah menghadapi ancaman eksploitasi konten jurnalistik oleh platform digital global dan teknologi kecerdasan buatan (AI).
Hari Bumi Sedunia 2026: Dari Kesadaran Global hingga Aksi Nyata Tanam 1.000 Pohon di Bekasi

Hari Bumi Sedunia 2026: Dari Kesadaran Global hingga Aksi Nyata Tanam 1.000 Pohon di Bekasi

Hari Bumi Sedunia 2026 jadi momentum global menjaga lingkungan, aksi nyata tanam 1.000 pohon dilakukan di Bekasi oleh Cermati Fintech Group.
Yoshimi Ogawa Sebut Performa Wasit di Liga Indonesia Telah Alami Peningkatan Pesat, Sentuh Ketepatan Akurasi hingga 90 Persen

Yoshimi Ogawa Sebut Performa Wasit di Liga Indonesia Telah Alami Peningkatan Pesat, Sentuh Ketepatan Akurasi hingga 90 Persen

Agenda ini merupakan acara rutin yang diadakan PSSI bersama awak media dengan bertujuan untuk memberikan edukasi dan membahas seputar performa wasit hingga sejumlah kejadian viral, khususnya terhadap keputusan juru pengadil dalam sejumlah pertandingan.
Serikat Pekerja BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Peran Negara sebagai Jangkar Perlindungan Pekerja

Serikat Pekerja BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Peran Negara sebagai Jangkar Perlindungan Pekerja

Serikat Pekerja BPJS Ketenagakerjaan (SP BPJSTK) menegaskan bahwa negara harus hadir sebagai jangkar dalam memastikan perlindungan pekerja berjalan beriringan dengan pertumbuhan ekonomi melalui penguatan dialog sosial dan sistem jaminan sosial nasional.
Kaji Jabatan Ketum Parpol Maksimal Dua Periode, Ini Kata KPK

Kaji Jabatan Ketum Parpol Maksimal Dua Periode, Ini Kata KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membeberkan soal kajian yang mengatur batas kepemimpinan Ketua Umum partai politik maksimal dua periode.
Hasil Super League 2025-2026: 2 Penalti Ramaikan Kemenangan PSM Makassar Atas Persik Kediri

Hasil Super League 2025-2026: 2 Penalti Ramaikan Kemenangan PSM Makassar Atas Persik Kediri

PSM Makassar menjamu Persik Kediri di Stadion BJ Habibie, Parepare, Kamis (23/4/2026). Poin penuh berhasil diamankan Juku Eja atas kemenangan 3-1 dari Persik. 

Trending

Pertanyakan Kinerja 1.500 Penyapu Jalan di Kota Bandung, Dedi Mulyadi: Menurut Saya Tidak Berfungsi dengan Baik

Pertanyakan Kinerja 1.500 Penyapu Jalan di Kota Bandung, Dedi Mulyadi: Menurut Saya Tidak Berfungsi dengan Baik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mempertanyakan kinerja 1.500 penyapu jalan di Kota Bandung. 
Bung Ropan Mulai Curiga dengan Niat John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026

Bung Ropan Mulai Curiga dengan Niat John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026

Bung Ropan bicara soal rencana yang mungkin akan dikerjakan John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026 nanti menjelang AFF dan ASEAN Cup.
Hidup Produktif Dibiasakan Sejak Kecil, Dedi Mulyadi: Anak-Anak Lebih Baik Cari Kayu Bakar Ketimbang Motor-motoran dan Main Gadget

Hidup Produktif Dibiasakan Sejak Kecil, Dedi Mulyadi: Anak-Anak Lebih Baik Cari Kayu Bakar Ketimbang Motor-motoran dan Main Gadget

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bicara soal hidup yang lebih produktif. Menurut dia, hidup produktif harus dibiasakan sejak kecil. 
Dedi Mulyadi Temui Kakek dan Nenek Pemungut Botol di Tepi Jalan, Langsung Tawarkan Kerja Bergaji Rp4,2 Juta

Dedi Mulyadi Temui Kakek dan Nenek Pemungut Botol di Tepi Jalan, Langsung Tawarkan Kerja Bergaji Rp4,2 Juta

​​​​​​​Dedi Mulyadi temui kakek nenek pemulung botol di jalan, lalu tawarkan pekerjaan sebagai petugas kebersihan di Tangkuban Parahu bergaji Rp4,2 juta.
Jadwal Siaran Langsung Grand Final Proliga 2026: Perjuangan Terakhir Megawati Hangestri Cs Demi Jakarta Pertamina Enduro Pertahankan Gelar Juara

Jadwal Siaran Langsung Grand Final Proliga 2026: Perjuangan Terakhir Megawati Hangestri Cs Demi Jakarta Pertamina Enduro Pertahankan Gelar Juara

Jadwal siaran langsung grand final Proliga 2026, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan akan kembali berjuang untuk terakhir kalinya demi bawa Jakarta Pertamina Enduro pertahankan gelar juara.
Media Belanda Tak Habis Pikir, Gelandang Berdarah Manado Rp347 Miliar Jadi Penentu Lolosnya Lazio ke Final Coppa Italia

Media Belanda Tak Habis Pikir, Gelandang Berdarah Manado Rp347 Miliar Jadi Penentu Lolosnya Lazio ke Final Coppa Italia

Nama Kenneth Taylor kembali mencuri perhatian publik Eropa maupun Indonesia. Gelandang keturunan Rp347 miliar itu jadi penentu lolosnya Lazio ke Final Coppa.
Trending: Kadisdik Jabar Putuskan Sanksi Baru Kasus Bully Guru, Mendikdasmen Susul Langkah KDM, Dedi Mulyadi Ungkap Fakta Haru

Trending: Kadisdik Jabar Putuskan Sanksi Baru Kasus Bully Guru, Mendikdasmen Susul Langkah KDM, Dedi Mulyadi Ungkap Fakta Haru

Langkah tegas Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dalam menyoroti kasus siswa SMAN 1 Purwakarta yang mengejek guru kini berbuntut panjang. Ini kabar terbarunya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT