GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mahasiswa Stikes Hafshawaty Probolinggo Sulap Daun Pepaya Jadi Obat Herbal Pereda Nyeri Haid Wanita

Mahasiswa Stikes Hafshawaty Zainul Hasan Genggong Probolinggo, berhasil menyulap daun pepaya menjadi obat herbal peredah nyeri haid wanita dan raih Gold Medal
Kamis, 10 Agustus 2023 - 16:56 WIB
Mahasiswa Stikes Hafshawaty buat obat pereda nyeri haid
Sumber :
  • m syahwan

Probolinggo, tvOnenews.com - Lima Mahasiswa Stikes Hafshawaty Zainul Hasan Genggong Probolinggo, berhasil menyulap daun pepaya menjadi obat herbal peredah nyeri haid wanita hingga mampu menyabet Gold Medal dalam kompetisi World Youth Stem Invention & Innovation, Organizing Committee di Kuala Lumpur, Malaysia.

Titis Maysaroh, Mahasiswi Stikes Hafshawaty Genggong menyampaikan, jika prestasi tertinggi yang berhasil diraih itu berkat dukungan dan do'a para guru, orang tua dan pengasuh Ponpes Zainul Hasan Genggong serta kekompakan kerja tim. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kompetisi di Kuala Lumpur Malaysia tahun ini diikuti oleh 30 negara, total ada 916 tim dan 2800 peserta. Diantaranya Indonesia, Cina, Malaysia, Thailand, Singapore, Philippines, Iran, Turkey, South Korea, Mexico, Vietnam, Irlandia dan banyak lagi yang lain," jelasnya.

Hasil karya produk inovasi mahasiswa Stikes Hafshawaty tersebut diberi nama Hafshy Papaya's Stikes Hashwaty dan menggunakan bahan yang mudah didapatkan dan dijumpai yaitu daun pepaya.

"Produk itu berupa ekstrak daun pepaya dengan metode dekantasi yang memiliki efek anti nyeri yang dikhusus kan untuk nyeri saat haid, namun produknya masih dalam uji invitro atau uji lab dan diperlukan untuk penelitian berlanjut," imbuhnya.

Sementara itu, Nur Hamim sebagai ketua Stikes Hafshawaty mengatakan, perolehan medali emas (Gold medal) oleh kelima mahasiswanya sangatlah bagus dan bisa menjadi contoh bagi mahasiswa yang lain.

"Lima mahasiswa berprestasi itu adalah Titis Maysaroh, Andi Kurniawan, Farhatus Sholehah, Yulia Fika Nur Azizah dan Rania Ratu Latifah, dari prodi S1 Farmasi Klinik dan Komunitas. Selain itu mahasiswa Stikes Hashawaty juga mendapat Pendalaman Materi FARMASI dengan Kategori LIFE SCIENCE," katanya

Di lain sisi, KH. Moh Hasan Mutawakil Alallah, Ketua Yayasan Hafshawaty Zainul Hasan Genggong menambahkan, sangat mengapresiasi atas keberhasilan anak didiknya hingga mampu menyabet kejuaraan di tingkat internasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Alhamdulillah, tapi mahasiswanya harus lebih giat lagi dan tidak berhenti di sini, untuk berprestasi yang lebih banyak dan tinggi. Jangan pernah merasa puas dengan prestasi saat ini, melainkan teruslah berpacu dalam meraih kesuksesan yang lebih besar," ucapnya.

Beruntung dalam waktu empat atau lima pekan lagi, perguruan tinggi Stikes Hafshawaty akan ada perubahan bentuk menjadi Universitas Hafshawaty Bin Hasan. (msn/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Indonesia Juara Dunia di Street Child World Cup 2026

Indonesia Juara Dunia di Street Child World Cup 2026

Garuda Baru Bukan Hanya Membawa Trofi, tapi Membawa Suara Anak-Anak Indonesia ke Panggung Dunia
Tutup Musim di Hadapan Publik Sendiri, Persik Incar 3 Poin Lawan Persija Sore Ini

Tutup Musim di Hadapan Publik Sendiri, Persik Incar 3 Poin Lawan Persija Sore Ini

Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina Torres, menegaskan timnya tidak akan meremehkan Persija Jakarta pada laga pekan ke-33 Super League 2025/2026.
Dihadiri Kaesang Pangarep, Caketum BPP HIPMI Reynaldo Gelar Malam Kolaborasi Daerah Hingga Sampaikan Hal Ini

Dihadiri Kaesang Pangarep, Caketum BPP HIPMI Reynaldo Gelar Malam Kolaborasi Daerah Hingga Sampaikan Hal Ini

Caketum BPP HIPMI Masa Bakti 2026-2029 Reynaldo Bryan, menggelar malam kolaborasi daerah dengan ketum-ketum BPD HIPMI, tim sukses, serta para senior HIPMI, bertempat di Plataran Senayan
Harga Emas dan Buyback Antam Turun Gocap Jadi Rp2,76 Juta per Gram

Harga Emas dan Buyback Antam Turun Gocap Jadi Rp2,76 Juta per Gram

Koreksi tajam ini membuat pasar kembali mencermati arah pergerakan emas, terutama setelah reli panjang yang sempat mendorong harga logam mulia mencetak rekor tinggi dalam beberapa pekan terakhir.
Sebut Juri LCC MPR RI Tak Perlu Minta Maaf, Ahmd Muzani Digeruduk Warganet Singgung Anggaran hingga Korupsi

Sebut Juri LCC MPR RI Tak Perlu Minta Maaf, Ahmd Muzani Digeruduk Warganet Singgung Anggaran hingga Korupsi

Ketua MPR RI Ahmad Muzani ikut terseret buntut polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR di Pontianak, Kalimantan Barat. Ini kata Ahmad Muzani soal..
Tiba di Nganjuk, Prabowo Bakal Resmikan Museum dan Rumah Singgah Marsinah

Tiba di Nganjuk, Prabowo Bakal Resmikan Museum dan Rumah Singgah Marsinah

Dalam agenda tersebut, Prabowo turut disambut Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Andi Gani Nena Wea.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Nama Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak mendadak menjadi sorotan publik setelah keberaniannya mengemukakan kebenaran yang dilakukan timnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT