GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berkah Hut RI Ke-78, Home Industry Pembuat Trofi Lomba Agustusan Banjir Pesanan

Perayaan Hut RI ke-78 menjadi berkah tersendiri bagi Marvin Adam (35), pemilik toko trofi atau piala serta pernak-pernik kemerdekaan di Jalan Diponegooro Madiun
Selasa, 22 Agustus 2023 - 16:52 WIB
Trofi di Toko Cahya Setya Probolinggo
Sumber :
  • miftakhul erfan

Madiun, tvOnenews.com - Perayaan Hut RI ke-78 menjadi berkah tersendiri bagi Marvin Adam (35), pemilik Toko Cahya Setya yang berada di jalan Diponegoro Kota Madiun sekaligus pengrajin trofi atau piala serta pernak-pernik kemerdekaan.

Toko yang sekaligus home industry pembuatan trofi inipun banjir pesanan sejak awal bulan Agustus. Rata-rata, trofi atau piala yang dipesan saat ini adalah untuk hadiah pemenang berbagai perlombaan perayaan HUT RI antar warga kampung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Marvin Adam mengaku, pesanan trofi selama bulan Agustus meningkat 40 hingga 50 persen dibanding bulan sebelumnya. Bulan ini pesanan trofi ukuran kecil mencapai ribuan sedangkan trofi set (juara 1, 2 dan 3) mencapai ratusan buah.

“Kalau dari bulan biasanya sih memang naik sampai 40-50 persen ya, jumlahnya yang piala kecil itu ribuan mas, kalau yang trofi satu set sekitar dua ratusan,” ujar Marvin di tokonya, Selasa (22/8).

Bahkan, Marvin mengaku omzetnya bulan Agustus ini juga meningkat. Dalam satu bulan ini, dirinya mampu meraup omzet hingga Rp50 juta. 

“Kalau untuk omzet bulan biasanya itu paling yang maksimal Rp30 juta, sekarang antara Rp45 sampai Rp50 juta dalam satu bulan ini,” imbuhnya. 

Bahkan menurut Marvin, bulan ini dirinya terpaksa menambah karyawan yang diperbantukan untuk perakitan trofi, agar target produksi bisa tercapai. 

Sedangkan untuk jenis trofi yang dipesan pun bervariasi, mulai trofi berbahan plastik atom, resin hingga trofi berbahan marmer. Kebanyakan pesanan adalah piala berukuran kecil yang dipesan oleh sekolah, sedangkan satu set trofi untuk juara 1, 2, 3 termasuk juara harapan 1 hingga juara harapan 3 banyak dipesan oleh warga desa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk harga, Marvin menjualnya di kisaran Rp10 ribu hingga jutaan rupiah, tergantung bahan, jumlah set dan besar kecil ukuran trofi. Pihaknya juga melayani pemesanan khusus atau kilat satu hari jadi namun dengan ongkos berbeda.

Martha Sari (45) seorang pengajar di salah satu sekolah taman kanak-kanak di Kota Madiun, menjadi salah satu pembeli. Dirinya saat itu tengah mengambil pesanan piala sebagai hadiah bagi pemenang perlombaan menggambar dan mewarnai dalam rangka perayaan 17 Agustus di sekolahnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Gandeng Bank Indonesia, Fokus Bangun Ekonomi Jabar Berbasis Ekologi

Dedi Mulyadi Gandeng Bank Indonesia, Fokus Bangun Ekonomi Jabar Berbasis Ekologi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menekankan pentingnya pembangunan yang tidak hanya mengejar angka pertumbuhan, tetapi juga menjaga keseimbangan alam. 
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Profil Josepha Alexandra, Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral Usai Protes Juri LCC Empat Pilar MPR

Profil Josepha Alexandra, Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral Usai Protes Juri LCC Empat Pilar MPR

Berikut ini profil singkat dari Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak yang viral usai melayangkan protes terhadap keputusan juri di LCC Empat Pilar MPR RI.
Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Santriwati Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, ungkap perbuatan tak pantas Kiai Ashari selama bertahun-tahun: Awalnya disuruh mijat hingga temani tidur.
Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Skor akhir 3-1 kemenangan Jepang atas Timnas Indonesia U-17 di laga pekan terakhir Grup B memastikan perjalanan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 berakhir. 

Trending

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Santriwati Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, ungkap perbuatan tak pantas Kiai Ashari selama bertahun-tahun: Awalnya disuruh mijat hingga temani tidur.
Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Josepha Alexandra, siswi kelas 11 SMAN 1 Pontianak yang berani sanggah kekeliruan juri LCC 4 Pilar MPR RI di Kalbar ditawari beasiswa kuliah S1 ke Tiongkok.
Kurniawan Dwi Yulianto Pusing, Jalan Timnas Indonesia di Piala Asia U-17 Terhenti Usai Jepang Sapu Bersih Grup B

Kurniawan Dwi Yulianto Pusing, Jalan Timnas Indonesia di Piala Asia U-17 Terhenti Usai Jepang Sapu Bersih Grup B

Timnas Indonesia U-17 gagal ke perempat final Piala Asia U-17 setelah dikalahkan oleh Jepang di laga terakhir Grup B pada Selasa (12/5/2026) malam WIB. 
Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Skor akhir 3-1 kemenangan Jepang atas Timnas Indonesia U-17 di laga pekan terakhir Grup B memastikan perjalanan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 berakhir. 
Profil Josepha Alexandra, Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral Usai Protes Juri LCC Empat Pilar MPR

Profil Josepha Alexandra, Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral Usai Protes Juri LCC Empat Pilar MPR

Berikut ini profil singkat dari Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak yang viral usai melayangkan protes terhadap keputusan juri di LCC Empat Pilar MPR RI.
Klasemen Akhir Grup B Piala Asia U-17: Jepang dan China Lolos Perempat Final, Timnas Indonesia Tersingkir Akibat Selisih Gol

Klasemen Akhir Grup B Piala Asia U-17: Jepang dan China Lolos Perempat Final, Timnas Indonesia Tersingkir Akibat Selisih Gol

Timnas Indonesia U-17 menjadi pesakitan di Grup B Piala Asia U-17 setelah kalah dari Jepang di laga terakhir babak penyisihan Grup. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT